Menyusui

Memberi Bayi Susu Formula yang Dicampur ASI, Bagaimana Ketentuannya?

January 17, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Susu formula dicampur ASI biasanya diberikan oleh ibu menyusui karena berbagai alasan medis atau pribadi. Menyusui memang sangat bermanfaat untuk kesehatan pertumbuhan bayi, terutama untuk usia 6 bulan ke bawah.

Namun, terkadang beberapa faktor menjadi alasan wanita untuk memberikan susu formula. Nah, untuk mengetahui bolehkan pemberian susu formula dicampur ASI lebih lengkapnya yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Mata Juling Pada Bayi: Pahami Penyebab dan Perawatan Tepat yang Perlu Dilakukan

Apa boleh memberikan susu formula dicampur ASI?

Dilansir dari Healthline, ASI berevolusi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, menawarkan antibodi yang melindungi dari infeksi, dan mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak.

Namun, diperlukan beberapa minggu untuk ibu dan bayi merasa percaya diri serta nyaman saat menyusui.

Perlu diketahui, menyusui juga bermanfaat untuk orang tua karena dapat mempercepat proses pemulihan, melawan depresi pascapersalinan, dan mengurangi risiko kanker tertentu.

Karena itu, American Academy of Pediatrics dan World Health Organization merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan anak.

Faktanya, satu penelitian kecil telah menunjukkan bahwa penggunaan formula yang dikombinasikan dengan susu ASI untuk bayi baru lahir tidak berdampak negatif. Pemberian ASI eksklusif memang ideal, namun dicampur dengan susu formula tidak ada larangan untuk melakukannya.

Pasokan ASI biasanya tidak akan terpengaruh jika mulai memberikan susu formula pada bayi. Jumlah ASI berapapun memiliki manfaat dan tidak menjadi masalah jika ingin menambahkan susu formula.

Susu formula diketahui mengandung vitamin, mineral, karbohidrat, lemak, dan protein yang dibutuhkan bayi untuk bertahan serta berkembang. Formula juga menawarkan pilihan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi untuk sementara.

Beberapa alasan mencampur susu formula dengan ASI

Pemberian susu formula dicampur ASI bisa disebabkan oleh berbagai alasan. Ada beberapa alasan mengapa orang tua memilih untuk memberikan susu formula dicampur ASI untuk bayi, antara lain sebagai berikut:

Ingin mendapatkan tidur ekstra

Memberikan susu formula dicampur ASI merupakan salah satu cara untuk memungkinkan ibu mendapatkan tidur ekstra. Dengan cara ini, orang tua bisa secara bergiliran memberi makan bayi di malam hari.

Pasokan ASI rendah

Beberapa ibu mungkin kesulitan untuk menghasilkan ASI yang cukup ketika menyusui secara eksklusif. Melengkapi dengan susu formula dapat memastikan bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan sambil tetap mengonsumsi ASI.

Sibuk bekerja

Banyak wanita yang memilih kombinasi ASI dan susu formula untuk kenyamanan saat bekerja. Karena itu, mencampurkan ASI dengan susu formula dalam satu botol bisa menjadi solusi untuk orang tua yang memiliki kesibukan pekerjaan.

Bagaimana cara mencampurkan susu formula dan ASI?

Jika kamu memutuskan untuk melengkapi pemberian ASI dengan susu formula, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.

Keduanya dapat dicampur bahkan dalam botol yang sama, namun tetap harus berhati-hati dengan mengikuti petunjuk sebelum menggabungkan susu formula dengan ASI.

Pencampuran yang tidak tepat dapat menyebabkan konsentrasi nutrisi berlebihan dan berisiko membahayakan bayi. Untuk itu, ada baiknya meneliti atau mencari tahu terlebih dahulu dengan konsultan laktasi sebelum mulai menambahkan susu formula dengan ASI. 

Konsultan laktasi dapat membantu menentukan berapa banyak susu formula yang harus diberikan pada setiap periode makan atau dalam waktu 24 jam. Susu formula diketahui membutuhkan lebih banyak waktu untuk perut bayi supaya dapat dicerna.

Susu formula untuk bayi pada umumnya terdiri dari tiga jenis yakni cairan pekat, bubuk, dan siap diminum. Jika kamu menggunakan formula cairan pekat atau bubuk, maka pastikan untuk membuatnya sesuai petunjuk atau instruksi yang tertera.

Campur dulu susu formula tersendiri (bubuk formula dengan air hangat). Sementara ASI siapkan dalam wadah terpisah. Baru kemudian campur keduanya dalam satu botol. Pemberian susu formula dengan ASI biasanya lebih sedikit untuk mempermudah proses pencernaan.

Secara bertahap, kamu bisa menambahkan susu formula ke dalam perencanaan pemberian makan agar perut bayi bisa mencerna dengan nyaman.

Baca juga: Telapak Tangan Sering Gatal? Bisa Jadi 6 Hal Ini Penyebabnya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Babycenter.com (2020), diakses 7 Januari 2021. Mixed feeding with breastmilk and formula
  2. Very Well Family (2020), diakses 7 Desember 2020. Mixing Formula With Breast Milk in the Same Bottle
  3. Healthline (2020), diakses 7 Januari 2021. Can You Mix Breast Milk and Formula?
  4. NHS (2020), diakses 7 Januari 2021. How to combine breast and bottle feeding
    register-docotr