Menyusui

Produksi ASI Berlebihan? Mungkin Ini Penyebabnya

September 17, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Ibu menyusui berharap memiliki jumlah ASI yang mencukupi kebutuhan bayinya. Beberapa bahkan sampai mengonsumsi suplemen untuk mendukung produksi ASI yang berlimpah. Namun apa jadinya jika produksi ASI justru terlalu berlebihan?

ASI berlebihan ternyata dapat mengganggu ibu dan bayinya. Bayi bisa kesulitan menelan dan ibu bisa mengalami nyeri payudara. Nah, berikut beberapa hal yang menyebabkan produksi ASI berlebih yang perlu Moms ketahui.

Penyebab produksi ASI berlebihan

Beberapa ibu menyusui berharap memiliki ASI berlimpah, sementara beberapa lainnya justru berlebihan dalam memproduksi ASI. Berikut hal-hal yang dapat menyebabkan produksi ASI berlebih.

Pengaruh hormon

Produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin. Karenanya, stimulasi hormon prolaktin yang berlebihan dapat menyebabkan produksi yang juga berlebihan. Tidak hanya stimulasi dari luar, terkadang perubahan hormon setelah melahirkan juga dapat memengaruhi prolaktin.

Tubuh bingung dengan kondisi menyusui

Seperti yang sudah disebabkan di poin sebelumnya, bahwa produksi ASI dipengaruhi oleh rangsangan hormon dari hisapan bayi. Tapi terkadang, ada ibu menyusui yang mencoba untuk memeras ASI menggunakan pompa untuk persediaan ASI.

Persediaan tersebut bisa diberikan pada bayi, saat ibu sedang bekerja atau berada jauh dari bayi. Namun, di satu sisi memompa ASI dianggap sebagai kebutuhan langsung bayi oleh tubuh. Karenanya, tubuh berusaha memproduksi lebih banyak ASI.

Kondisi bawaan

Salah satu kondisi yang mungkin terjadi pada ibu yang kelebihan memproduksi ASI adalah jumlah alveoli yang lebih banyak dari ibu menyusui pada umumnya. Alveoli sendiri adalah kantong penghasil ASI dan salah satu bagian dari payudara.

Normalnya jumlah alveoli bisa mencapai ratusan ribu. Pada wanita yang memproduksi ASI berlebih, jumlahnya bisa berkali lipat lebih banyak dari jumlah normal.

Penggunaan galactagogue

Galactagogue adalah makanan atau obat yang dapat membantu meningkatkan jumlah ASI. Biasanya digunakan oleh ibu menyusui yang merasa produksi ASI-nya hanya sedikit, sementara bayinya membutuhkan lebih banyak ASI.

Namun penggunaan galactagogue yang berlebihan juga tidak baik. Karena dapat menyebabkan produksi ASI berlebihan.

Mengapa produksi ASI yang berlebihan tidak baik untuk bayi dan ibu?

Ada beberapa pengaruh ASI berlebihan yang dirasakan oleh ibu menyusui, di antaranya:

  • Payudara terasa selalu penuh
  • Selain itu payudara juga terasa berat
  • Dalam beberapa kasus, kelebihan produksi ASI juga dapat menyebabkan saluran ASI tersumbat dan menyebabkan mastitis
  • Payudara sangat mungkin terasa nyeri karena selalu penuh dan membuat ibu merasa tidak nyaman untuk menyusui

Sementara pada bayi, produksi ASI yang berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, seperti:

  • Bayi kesulitan untuk menelan ASI. Karena produksi ASI berlebihan membuat aliran ASI lebih banyak dan kencang.
  • Bayi dapat memuntahkan ASI jika merasa aliran ASI terlalu kencang. Dalam beberapa kasus, ini membuat bayi menolak untuk menyusu kembali.
  • Bayi akan berusaha mencari cara untuk menghentikan aliran yang terlalu deras. Beberapa di antaranya mencoba cara menggigit puting ibu, namun pada akhirnya cara tersebut justru akan melukai puting ibu.

Demikian penjelasan mengenai penyebab produksi ASI berlebihan. Sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter atau ahli laktasi jika Moms mencurigai terjadinya produksi ASI yang berlebihan.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Mayoclinic diakses 16 September 2020 What causes hyperlactation during breast-feeding?
    https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/hyperlactation/faq-20453399
  2. First Cry Parenting diakses 16 September 2020 Hyperlactation – Causes, Signs, and Remedies
    https://parenting.firstcry.com/articles/hyperlactation-causessigns-and-treatment/
  3. IDAI diakses 16 September 2020 Manajemen Laktasi
    https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/manajemen-laktasi
    Berita Terkait
    register-docotr