Menyusui

Moms, Ini 6 Posisi yang Nyaman untuk Menyusui Si Kecil

July 7, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Ario W. Pamungkas
no-image

Pengalaman menjadi seorang ibu baru tentunya terasa membahagiakan. Walaupun ada masa-masa di saat ibu baru kebingungan dengan beberapa cara untuk merawat si kecil. Termasuk tentang cara menyusui atau posisi menyusui yang tepat.

Meskipun sudah mendapat bekal tentang posisi menyusui dari dokter, tetap saja ada yang masih merasa bingung atau merasa tidak nyaman dengan posisi yang dianjurkan. Untuk itu, berikut beberapa posisi menyusui yang bisa moms coba sampai merasa menemukan pola yang cocok.

6 pilihan posisi menyusui untuk moms

Berbagai posisi menyusui bayi untuk ibu baru. (Foto: breastfeedingbuddies.com)

1. Posisi menyusui cradle hold

Ini adalah posisi paling umum dilakukan oleh ibu yang baru mulai menyusui. Keunggulan posisi ini adalah dianggap paling mudah untuk dilakukan. Berikut tahapan melakukan posisi ini:

  • Moms perlu mencari posisi duduk dengan nyaman. Misalnya, duduk pada kursi yang memiliki penopang tangan, untuk membantu menopang tubuh bayi.
  • Kemudian gendong bayi dan posisikan kepala bayi di lekukan salah satu lengan moms. Mom bisa menyandarkan lengan pada bagian kursi, sementara bagian telapak tangan menopang bagian bokong bayi.
  • Posisikan hidung bayi berhadapan langsung dengan payudara. Jika moms menggendongnya menggunakan tangan kanan, maka hadapkan pada payudara sebelah kanan.

2. Posisi cross-cradle hold

Posisi ini mirip dengan posisi cradle hold. Bedanya di sini moms menopang kepala bayi dengan telapak tangan. Kelebihan posisi ini adalah moms bisa memastikan pelekatan mulut bayi dengan payudara sudah tepat. Berikut tahapan untuk melakukan posisi ini.

  • Moms bisa duduk bersandar dengan nyaman.
  • Kemudian menggendong bayi dan topang kepala bayi dengan salah satu telapak tangan. Misalkan menggunakan telapak tangan kiri.
  • Kemudian lengan kiri digunakan untuk menopang tubuh bayi.
  • Moms pastikan memposisikan bayi pada payudara yang bersebrangan dengan tangan yang digunakan untuk menopang bayi.

3. Posisi side-lying atau berbaring miring

Posisi ini biasanya dianjurkan untuk ibu yang melahirkan dengan operasi caesar. Kelebihan posisi ini bagi ibu yang menjalani operasi ceaser adalah tubuh bayi tidak menekan bagian perut ibu yang belum pulih dari jahitan. Cara melakukan posisi ini yaitu:

  • Moms bisa berbaring dan memiringkan tubuh, lalu posisikan bayi di samping dan menghadap moms.
  • Posisikan hidung bayi sejajar dengan puting susu ibu.
  • Kemudian gunakan lengan untuk membantu menopang bagian punggung bayi.
  • Atau moms bisa menggunakan ganjalan selimut di punggung bayi sebagai penyangga agar bayi lebih mudah menjangkau payudara.
  • Sementara itu moms bisa menopang payudara menggunakan tangan lainnya agar posisi menyusui untuk bayi lebih nyaman.

4. Posisi football hold

Posisi ini disebut football hold karena mirip dengan cara orang membawa bola. Nilai plus dari posisi ini yaitu cocok dilakukan untuk ibu yang menyusui bayi kembar dan untuk yang memiliki payudara besar.

Dilansir dari Mayoclinic.org, posisi ini juga dianjurkan untuk moms yang baru saja melahirkan dengan operasi caesar. Sama seperti posisi berbaring miring, posisi ini juga tidak membuat perut ibu tertekan.

Namun minusnya adalah moms memerlukan bantuan bantal atau bantuan lainnya untuk menopang tubuh bayi agar si kecil tetap nyaman selama menyusui. Tahapan untuk melakukan posisi ini adalah:

  • Gunakan satu tangan untuk menopang bayi, misalkan menggunakan tangan kanan. Lalu posisikan kepala bayi di bagian telapak tangan kanan.
  • Topang tubuh bayi menggunakan lengan kanan. Pastikan untuk menekuk siku agar ibu dan bayi lebih nyaman.
  • Kemudian posisikan mulut bayi sejajar dengan payudara sebelah kanan.
  • Sementara itu menggunakan tangan kiri, moms bisa menopang payudara dengan posisi telapak tangan membentuk huruf C.
  • Gunakan bantal untuk membantu menopang tubuh bayi untuk memberikan rasa nyaman untuk ibu dan bayi.

5. Posisi sitting baby atau bayi duduk

Khusus untuk posisi ini, bisa dilakukan saat bayi sudah lebih besar. Posisi ini juga biasanya dilakukan saat bayi sudah tidak betah diam dalam posisi berbaring. Keuntungan dari posisi ini, bayi sudah bisa menyesuai posisi yang lebih nyaman. Tips agar nyaman melakukan posisi ini antara lain:

  • Moms dapat duduk tegak dan memangku si kecil dalam posisi duduk menghadap moms, dengan posisi mulut sejajar dengan payudara.
  • Bayi dapat bersandar pada salah satu lengan moms agar lebih nyaman.
  • Sementara itu selama menyusui moms bisa membantu menopang punggung dan leher si kecil. Pastikan juga posisi ini tidak menutup hidung bayi.

6. Posisi laid back atau berbaring

Posisi ini umumnya dilakukan bagi ibu menyusui yang masih dalam masa pemulihan setelah melahirkan. Keuntungan posisi ini ialah ibu bisa tetap berbaring sambil memberikan ASI. Sementara minusnya bayi mungkin membutuhkan waktu sebelum bisa melakukan pelekatan yang tepat.

Berikut cara melakukan posisi ini.

  • Temukan posisi berbaring yang nyaman. Pastikan kepala dan leher moms mendapat topangan dengan tepat.
  • Kemudian bayi di perut moms, dengan kepalanya sejajar dengan payudara.
  • Saat menyusui dengan posisi ini, pastikan bayi tidak mengalami kesulitan bernafas, karena mungkin saja hidungnya tertutup payudara moms.

Demikian beberapa posisi yang bisa moms lakukan saat menyusui si kecil. Tips tambahan, untuk moms yang baru melahirkan, bisa menggunakan bantal untuk menyusui agar posisi menyusui lebih nyaman.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Kidshealth.org diakses 1 Juli 2020 Nursing Positions 
  2. Mayoclinic.org diakses 1 Juli 2020 Breast-feeding positions 
  3. Medicalnewstoday diakses 1 Juli 2020 What are the best positions for breastfeeding? 
    Berita Terkait
    register-docotr