Kesehatan Anak

Moms Beri Salep Gatal ke Bayi Jangan Coba-Coba, Ini Tips Pilih yang Aman

August 5, 2020 | Putri Prima Soraya
no-image

Ketika bayi mengalami gatal hingga muncul ruam merah, Moms mungkin merasa panik dan langsung mencari salep gatal untuk bayi. Tapi menggunakan salep untuk bayi tidak boleh sembarangan loh, Moms. Apalagi kulit bayi masih sensitif, jika salah pilih bisa memperparah gatal.

Lalu, seperti apa tips memilih salep gatal untuk bayi yang tepat? Simak yuk di bawah ini Moms!

Baca Juga: Kulit Bayi Moms Gatal dan Memerah? Bisa Jadi Terkena Dermatitis

Apakah gatal pada bayi hal yang umum?

Gatal pada bayi adalah hal yang umum, paling sering terjadi di bagian pipi, lengan, pangkal paha atau juga kaki. Biasanya gatal ini berwarna merah atau ruam dan bisa jadi adalah dermatitis atopik atau eksim.

Jika Moms mengalami eksim, ada kemungkinan si kecil juga akan mengalaminya, biasanya  muncul di kulit kepala, sisi hidung, kelopak mata dan alis, dan di belakang telinga.

Selain itu, pemakaian popok juga dapat menjadi penyebab gatal pada bayi. Hal ini karena popok membuat kulit tertutup, sehingga kulit bayi menjadi lembap dan bisa menjadi tempat munculnya kuman yang akhirnya menyebabkan gatal.

Tips memilih salep gatal untuk bayi

Gatal-gatal yang dialami bayi tentu membuat rasa yang tidak nyaman dan biasanya si kecil akan rewel. Salah satu cara mengatasi gatal dan menghilangkannya adalah dengan salep gatal untuk bayi.

Tapi, tentu memilihnya tidak boleh sembarangan, apalagi kulit bayi lebih sensitif, jika salah justru akan memperburuk keadaan. Nah, agar Moms tidak salah pilih salep gatal untuk bayi, berikut ini tips yang bisa Moms ikuti. 

1. Pilihlah yang punya kandungan zinc

Salep gatal untuk bayi yang pertama yang bisa Moms pilih adalah yang mengandung zinc oxide. Bahan aktif zinc oxide bekerja dengan  membentuk lapisan pelindung kulit dan menjaga kelembapan pada kulit. 

2. Pelembap tidak beraroma

Salep pelembap tidak hanya efektif untuk menjaga  kulit si kecil agar tidak kehilangan kelembapannya, tapi juga dapat meredakan rasa gatal yang disebabkan eksim. Mengoleskan pelembap ketika si kecil mengalami gatal efektif untuk memberikan perlindungan pada kulit bayi. 

Terutama jika kulit bayi kering. Kulit kering dapat memperburuk eksim dan menyebabkan lebih banyak peradangan. Pelembap bekerja lebih baik dari pada lotion yang mengandung banyak air.

Moms bisa mengoleskannya beberapa kali dalam sehari, seperti sebelum si kecil makan, atau ketika sedang tidur. Namun, ketika Moms memilih pelembap, usahakan pilih yang tidak beraroma menyengat.

Karena biasanya pelembap yang punya aroma menyengat mengandung alkohol yang dapat memperburuk rasa gatal pada bayi.

3. Salep gatal untuk bayi dengan kandungan hidrokortison

Hidrokortison digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kulit seperti eksim, dermatitis, alergi, ruam. Kandungan hidrokortison asetat mengurangi pembengkakan, gatal, dan kemerahan. 

Untuk menggunakan salep ini, Moms memerlukan rekomendasi dari dokter karena penggunaanya tidak bisa sembarangan. Hal ini karena obat ini termasuk jenis kortikosteroid, berdasarkan kekuatannya kortikosteroid ada empat jenis mulai dari ringan, sedang, agak kuat, dan kuat.

Jika Moms tidak tahu apakah kortikosteroid tersebut termasuk jenis kuat ini justru akan merusak kulit bayi yang masih sensitif.

Ketika menggunakan salep ini, pastikan juga area yang gatal sudah dibersihkan. Jangan membalut, menutupi, atau membungkus area yang gatal kecuali diarahkan oleh dokter. Bila digunakan di area yang tertutup popok, usahakan menggunakan popok yang tidak ketat, ya Moms.

4. Salep steroid

Salep steroid efektif Moms gunakan sebagai salep gatal untuk bayi terutama yang disebabkan oleh eksim. Dengan menggunakan salep ini bisa mencegah eksim semakin parah.

Untuk mendapatkan salep ini, Moms tidak perlu resep dokter, karena dijual bebas. Beberapa merek salep steroid mengandung hidrokortison sebesar 0.5 persen sampai 1 persen. 

Tapi, salep steroid harus dihindari jika ternyata gatal si kecil disebabkan oleh infeksi. Mengoleskan steroid justru dapat membuat semakin parah dan mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan bakteri.

Baca Juga: Amankah Ibuprofen Dikonsumsi Saat Menyusui? Begini Penjelasannya!

5. Salep gatal untuk bayi hindari yang mengandung air

Salep yang mengandung air akan membuat rasa terbakar, menyengat, gatal dan kemerahan. Ini akan membuat si kecil merasa tidak nyaman dan menjadi ingin menggaruk sehingga menyebabkan luka.

Selain mengoleskan salep gatal, cara yang bisa Moms lakukan adalah dengan mengidentifikasi dan menghindari apa pun yang mengiritasi kulit atau memperburuk gatal. Seperti sabun, hewan, semprotan kimia, dan asap rokok. Hindari semua ini jika memungkinkan.

Moms juga harus segera membawa si kecil ke dokter jika ternyata gatal tak juga kunjung hilang dan membaik. 

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Healthline (2018). Diakses pada 02 Agustus 2020. Tips for Treating Diaper Rash

Very Well (2019). Diakses pada 02 Agustus 2020. Anti-Itch Creams and Remedies for Children

NHS (2017). Diakses pada 02 Agustus 2020. Eczema in babies and young children

Patient (2020). Diakses pada 02 Agustus 2020. Topical Steroids for Eczema

Healthline (2015). Diakses pada 02 Agustus 2020. 11 Best Diaper Rash Creams

Web MD (2017). Diakses pada 02 Agustus 2020. Helpful Tips for Soothing Your Baby’s Eczema

    Berita Terkait
    register-docotr