Kesehatan Anak

Khawatir saat Perut Bayi Kembung? Yuk, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

July 17, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Perut kembung pada bayi adalah kondisi di mana udara atau gas terperangkap pada area perut atau usus. Pada beberapa bayi mungkin terlihat seperti hal biasa.

Namun, pada beberapa bayi kondisi kembung juga bisa menyakitkan lho Moms. Udara ini bisa menimbulkan gelembung-gelembung kecil di perut dan menyebabkan tekanan serta sakit perut.

Lalu, sebenarnya apa sih yang bisa menyebabkan perut bayi menjadi kembung? Dan bagaimana cara mengatasi perut kembung pada bayi yang aman? Simak ulasan berikut ini.

Gejala perut bayi kembung

Ketika udara terperangkap di perut bayi, Moms mungkin mendapati beberapa gejala di bawah ini:

  • Bersendawa
  • Mulai rewel
  • Menangis
  • Kentut
  • Perutnya keras

Terkadang bayi dengan perut yang membuncit karena kembung nampak sangat tidak nyaman atau kesakitan.

Penyebab perut bayi kembung

Hampir setiap bayi pasti pernah mengalami kembung. Hal ini bisa terjadi karena beberapa aktivitas yang dilakukan bayi, di antaranya:

1. Bayi terlalu banyak menelan udara

Menelan udara ini bisa terjadi saat bayi minum ASI dari payudara Moms, atau saat mereka minum dari botol pada posisi tertentu. Bahkan bayi juga bisa menelan udara saat mereka bersuara atau berbicara lho.

2. Menangis berlebihan

Selain saat bicara, menangis berlebihan juga bisa membuat bayi menelan banyak udara Moms. Mungkin Moms akan menyadari keluarnya udara saat mereka selesai menangis.

Mungkin sulit bagi Moms untuk mengetahui apakah gas yang menyebabkan mereka menangis atau justru menangis menyebabkan bayi menelan banyak gas.

3. Masalah pencernaan ringan

Bayi bisa mengalami kembung karena konstipasi. Kembung juga bisa jadi gejala kondisi gastrointestinal, seperti refluks.

Namun kasus tersebut sangat jarang terjadi. Untuk memastikannya, Moms harus konsultasi dengan dokter anak terutama jika gas pada perut bayi sangat banyak dan parah.

4. Perut bayi kembung karena pencernaan yang belum matang

Saat bayi, organ pencernaan mereka masih belum berkembang seutuhnya. Tubuh bayi masih dalam tahap belajar bagaimana mencerna makanan.

Sehingga mereka cenderung mendapatkan lebih banyak gas daripada orang dewasa.

5. Makanan baru

Saat bayi diperkenalkan dengan makanan baru, kemungkinan gas terperangkap di dalam perut dan kembung sangat mungkin terjadi.

Ini biasanya terjadi saat bayi mulai diperkenalkan dengan makanan padat. Untuk beberapa bayi, seringnya terjadi kembung mungkin merupakan salah satu tanda sensitivitas makanan.

Cara mengatasi perut bayi kembung

Kembung bukanlah kondisi medis, Moms bisa membantu bayi mengatasi kembung sendiri di rumah. Bagi sebagian besar bayi, ini adalah gejala sementara tetapi terkadang menyakitkan.

Meski begitu, ada baiknya Moms tetap lakukan konsultasi soal kondisi kembung bayi saat mengunjungi dokter anak.

Sementara itu, Moms bisa melakukan beberapa langkah berikut ini untuk kurangi kondisi perut kembung pada bayi.

1. Bantu bayi bersendawa

Setelah bayi minum dari dot atau setelah menyusu, Moms bisa bantu bayi untuk bersendawa untuk cegah perut kembung.

Caranya Moms bisa menggosok atau menepuk punggung bayi dengan lembut. Lakukan gerakan mengusap dari arah bawah ke atas.

Jika dia tidak langsung bersendawa, bayi dibaringkan telentang selama beberapa menit lalu coba lagi.

2. Pijat perut bayi

Gosok perut bayi dengan lembut. Coba tekan dengan gerakan searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam. Biarkan reaksi bayi memandu tekanan.

3. Menggendong bayi dalam posisi telungkup

Moms juga bisa kurangi kembung pada bayi dengan menggendong mereka dalam kondisi telungkup.

Gendong bayi dalam keadaan telungkup, beri topangan pada kepala bayi dan angkat sedikit. Pastikan tidak ada yang menutupi wajah atau hidung bayi.

4. Tummy time

Moms juga bisa mengajak bayi melakukan tummy time dengan cara membaringkan mereka dalam posisi tengkurap.

Tummy time bisa membantu mengeluarkan gas yang terperangkap di dalam perut. Selain itu aktivitas ini juga bermanfaat untuk perkembangan otot bayi.

5. Menggerakkan kaki bayi

Pertama baringkan bayi dalam posisi telentang. Setelah itu angkat kaki bayi dengan lutut yang ditekuk.

Gerakkan kaki bayi seolah-olah sedang melakukan gerakan mengayuh sepeda untuk membantu bayi mengeluarkan gas yang terperangkap di perut mereka.

Kapan harus ke dokter?

Pada umumnya, perut kembung pada bayi bisa membaik dengan sendirinya. Namun pada sedikit kasus, itu bisa menjadi tanda pertama dari masalah pencernaan yang lebih serius.

Hubungi dokter segera jika bayi Moms menunjukkan gejala berikut:

  • Tidak buang air besar, feses berdarah, atau muntah.
  • Sangat rewel. Jika Moms tidak bisa membuatnya tenang, dokter perlu memeriksa masalahnya.
  • Mengalami demam. Jika bayi memiliki suhu dubur 38 celcius atau lebih, dokter perlu memeriksa ada atau tidaknya infeksi. Jika dia berusia di bawah 3 bulan, segera bawa bayi ke dokter.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

WebMD. Diakses pada 14 Juli 2020. Infant Gas: How to Prevent and Treat It

Medical News Today. Diakses pada 14 Juli 2020. Causes and how to relieve gas in a baby

    register-docotr