Kesehatan Anak

Mengatasi Perut Kembung pada Bayi Tak Boleh Sembarangan! Berikut Ini Caranya

August 13, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Perut kembung pada bayi dapat membuatnya tak nyaman. Akibatnya, si kecil akan mudah rewel dan menangis. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui apa saja cara untuk mengatasi perut kembung pada bayi.

Bukan dengan obat-obatan, Moms bisa menggunakan langkah lain untuk mengatasinya. Bagaimana caranya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca juga: Sering Buang Gas Tiba-tiba? Ini Cara Mengatasi Perut Kembung

Perut kembung pada bayi

Sama seperti orang dewasa, bayi juga bisa merasakan kembung. Kondisi ini disebabkan oleh adanya gas berlebih yang berkumpul di satu titik yaitu perut. Mengutip dari WebMD, dalam sehari, bayi bisa ‘buang gas’ 13 hingga 21 kali.

Ada banyak penyebab mengapa bayi bisa merasakan kembung, di antaranya adalah:

  • Menelan udara, bisa terjadi ketika ‘salah menempel’ ke payudara saat hendak minum ASI, atau posisi yang salah saat minum dari botol.
  • Masalah pencernaan, bisa terjadi saat bayi sedang mengalami sembelit atau gangguan pada lambung seperti refluks.
  • Saluran pencernaan belum sempurna, membuat proses penyerapan makanan menjadi tidak optimal, sehingga tubuh lebih banyak memproduksi gas.
  • Alergi, yaitu bentuk reaksi tubuh pada makanan yang dapat memicu produksi gas di dalam lambung.

Cara mengatasi perut kembung pada bayi

Pada orang dewasa, obat-obatan mungkin dapat membantu mengatasi perut kembung. Tapi pada bayi, pemberian obat tak boleh dilakukan sembarangan. Bayi memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap obat, sehingga konsumsinya harus sesuai dengan resep dan anjuran dokter.

Alih-alih menggunakan obat, Moms bisa melakukan beberapa cara untuk mengatasi perut kembung pada bayi, seperti:

1. Buat bayi bersendawa

Layaknya orang dewasa, Moms bisa mengatasi perut kembung pada bayi dengan membantunya untuk bersendawa. Dengan bersendawa, gas yang ada di perut akan naik ke atas menuju kerongkongan, lalu dikeluarkan lewat mulut.

Tak perlu bingung, sebenarnya bayi punya cara tersendiri untuk bersendawa. Si kecil akan berpaling dari makanan atau payudara saat terdapat banyak gas di dalam perutnya. Rasa tidak nyaman juga akan membuatnya sedikit lebih rewel.

Yang perlu Moms lakukan adalah membantunya agar gas di dalam perut lebih mudah untuk keluar. Caranya, usap atau tepuk punggungnya secara perlahan sampai ia bersendawa.

Baca juga: Suhu Tubuh Bayi Mendadak Naik atau Turun, Apa yang Perlu Dilakukan Moms?

2. Pijat dan gosok badan bayi

Cara mengatasi perut kembung pada bayi selanjutnya adalah dengan menggosok atau memijat perutnya. Lakukan dengan lembut dan perlahan, agar si kecil tak merasa kesakitan.

Pijat memutar searah atau berlawanan dengan jarum jam. Biarkan buah hati tercinta ikut melakukannya, karena ia lebih merasakan efek dari pijatan itu. Jika berhasil, maka gas tersebut dapat keluar melalui kentut.

Selain perut, Moms juga dapat memijat atau menggosok bagian tubuh lainnya, seperti bahu, punggung, bahkan kaki. Kondisi yang rileks akan memudahkan bayi untuk buang angin.

3. Lakukan tummy time

cara mengatasi perut kembung apda bayi dengan tummy time.
Ilustrasi tummy time. Sumber foto: www.mamanatural.com

Selain dua cara di atas, Moms bisa mengatasi perut kembung pada bayi dengan melakukan tummy time, yaitu membiarkannya dalam posisi tengkurap. Teknik ini bisa memberikan tekanan pada perut, sehingga gas akan lebih mudah keluar.

Namun, yang perlu diingat, selalu awasi dan perhatikan buah hati tercinta saat melakukan langkah ini. Sebab, tummy time bisa menyebabkan si kecil muntah dan mengeluarkan apa yang telah masuk ke dalam perutnya. Hindari juga untuk melakukan hal ini tepat setelah makan.

Kemudian, jangan biarkan bayi untuk melakukan tummy time hingga tertidur. Mengutip dari Kids Health, posisi perut di bawah saat tidur bisa memperbesar risiko terjadinya sudden infant death syndrome (SIDS), atau sindrom kematian bayi mendadak.

4. Berikan makanan prebiotik

Prebiotik merupakan bakteri baik yang ada di dalam sistem pencernaan manusia, termasuk bayi. Bakteri tersebut berfungsi menyeimbangkan kinerja berbagai organ pencernaan, terutama usus. Sehingga, proses pembuangan akan menjadi lebih lancar.

Mengutip dari Medical News Today, prebiotik dapat membantu mengurangi gas berlebih di dalam perut. Kandungan prebiotik bisa ditemukan pada buah dan sayuran segar.

Meski hampir dipastikan aman, sebaiknya Moms berkonsultasi lebih dulu dengan dokter jika si kecil masih berusia di bawah 6 bulan.

Idealnya, bayi boleh mengonsumsi makanan berupa pendamping ASI setelah berusia 6 bulan. Pemberian MPASI sebelum 6 bulan biasanya dilakukan atas saran dokter dengan pertimbangan kondisi bayi.

5. Gerakan bersepeda

Mendorong kaki ke perut bisa bantu atasi kembung pada bayi. Sumber foto: www.zenruba.com

Cara mengatasi perut kembung pada bayi yang terakhir adalah dengan gerakan bersepeda. Posisikan buah hati tercinta dalam keadaan telentang, kemudian gerakkan kedua kakinya seperti sedang mengayuh sepeda. Gerakan ini dapat mendorong udara yang terperangkap di dalam perutnya.

Cara yang hampir mirip, posisikan si kecil dalam keadaan telentang dan dorong dengan lembut lututnya hingga mendekati perut. Tahan selama 10 detik kemudian lepaskan sembari meluruskan kakinya.

Nah, itulah lima cara mengatasi perut kembung pada bayi yang bisa Moms lakukan di rumah. Jika kondisinya tidak membaik, tak perlu pikir panjang untuk segera membawanya ke dokter anak, ya!

Jangan ragu untuk konsultasikan masalah kesehatanmu bersama dokter terpercaya di Good Doctor. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Medical News Today, diakses 8 Agustus 2020, Causes and how to relieve gas in a baby.
  2. WebMD, diakses 8 Agustus 2020,  Infant Gas: How to Prevent and Treat It.
  3. WhatToExpect, diakses 8 Agustus 2020, Have a Gassy Baby? What to Know About Infant Gas Symptoms, Remedies and Causes.
  4. Pragnancy Birth & Baby, diakses 8 Agustus 2020, Medicines and your baby.
  5. KidsHealth.org, diakses 8 Agustus 2020, Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

    Berita Terkait
    register-docotr