Kesehatan Anak

Kotoran Telinga Anak Menumpuk dan Mengeras? Begini Cara Aman Membersihkannya!

April 8, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kotoran telinga pada dasarnya dihasilkan oleh tubuh untuk melindungi telinga dari benda asing yang masuk melalui lubang telinga. Meskipun demikian, kotoran ini ternyata bisa mengganggu jika sudah terlalu banyak dan kering, bahkan pada anak-anak.

Kotoran telinga dihasilkan oleh kelenjar di saluran telinga. Lapisan kotoran telinga di saluran ini akan memperbaharui diri secara otomatis dan akan terbuang dengan sendirinya ke luar telinga.

Namun ketika kotoran ini menjadi kering dan mengeras, perlu bantuan pembersihan agar pendengaran dan fungsi telinga tidak terganggu.

Gejala kotoran telinga yang mengeras

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam SAGE journals menyebut sekitar 10 persen anak-anak memiliki kotoran telinga berlebih dan mengeras.

Meskipun terkadang tidak menunjukkan gejala, namun anak bisa mengalami:

  • Hilang pendengaran sekitar 5-40 desibel
  • Bunyi nging di telinga atau tinnitus
  • Sensasi penuh di saluran telinga
  • Saluran telinga terasa gatal
  • Nyeri di telinga
  • Adanya cairan yang keluar dari telinga
  • Bau yang menguar dari saluran telinga
  • Pusing-pusing
  • Batuk

Kenapa kotoran telinga bisa bertumpuk dan mengeras?

Pada dasarnya kotoran telinga yang bertumpuk dan mengeras merupakan kondisi yang jarang terjadi. Pasalnya, saluran telinga secara alami memiliki mekanisme untuk menentukan jumlah kotoran telinga yang diperlukan.

Tapi pada beberapa kasus, kotoran telinga yang berlebih dapat mengganggu pendengaran, menyebabkan nyeri atau rasa tidak nyaman. Biasanya si Kecil akan menarik-narik telinganya untuk menunjukkan bahwa dia tidak nyaman.

Beberapa kemungkinan penyebab kondisi ini antara lain:

  • Menggunakan cotton bud. Alat ini justru dapat mendorong kotoran telinga dan membuatnya bertumpuk di dalam telinga
  • Memasukkan jari ke telinga, jika si Kecil menekan-nekan telinga dengan jari, kotoran pun bisa semakin masuk ke saluran telinga
  • Menggunakan sumbat telinga

Baca juga: Jangan Pakai Cotton Bud, Ini Cara Membersihkan Telinga yang Tersumbat Kotoran dengan Aman

Bagaimana cara menyingkirkan kotoran telinga anak yang mengeras?

Kamu bisa membuat kotoran telinga anak menjadi lembut atau lunak kembali dengan obat tetes yang bisa ditemukan di apotek. Kamu pun bisa menggunakan beberapa tetes minyak zaitun.

Jika si Kecil memiliki masalah kotoran yang menumpuk dan menjadi keras ini secara berkala, maka diperlukan obat tetes telinga khusus untuknya.

Terkadang dokter akan menggunakan syringe atau penyemprot untuk menyingkirkan kotoran telinga pada anak. Pada beberapa kasus kotoran telinga yang mengeras ini, si Kecil membutuhkan penanganan spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT).

Cara menggunakan obat tetes

Jika si Kecil diresepkan untuk menggunakan obat tetes untuk membersihkan kotoran telinga yang menumpuk dan keras, cobalah ikuti langkah berikut ini untuk memberikannya:

  • Baringkan anak dengan menyamping, posisikan telinga yang bermasalah menghadap atas
  • Tarik dengan lembut lubang telinga bagian bawah untuk membuka saluran telinga
  • Berikan 5 tetes obat tersebut di telinga anak, atau ikuti perintah yang diresepkan oleh dokter
  • Biarkan obat tersebut berada di telinga anak, jadi kamu harus pastikan si kecil tetap berbaring selama 10 menit
  • Selanjutnya posisikan anak di arah berlawanan, sehingga telinga yang bermasalah menghadap ke bawah
  • Biarkan obat tetes tersebut keluar bersama dengan kotoran telinga yang sudah lunak, siapkan tisu untuk membersihkannya

Selalu ikuti petunjuk dan rekomendasi yang diberikan oleh dokter terkait dosis dan cara pemakaian obat tetes tersebut.

Tips aman 

Untuk amannya, jangan coba membersihkan kotoran telinga yang berlebih sendiri di rumah. Jika memang kotoran telinga anak membuat kamu khawatir, ada baiknya pergi ke dokter anak. Dokter akan menentukan apakah kotoran si Kecil perlu dibersihkan.

Pergilah ke dokter jika upaya yang kamu lakukan untuk melunakkan kotoran telinga anak tidak berhasil. Yang lebih penting, jangan gunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga si Kecil.

Karena, banyak kasus yang menyebabkan anak dilarikan ke rumah sakit akibat cedera di telinga yang dipicu oleh membersihkan telinga dengan cotton bud. Di Amerika Serikat saja, lebih dari 260.000 anak mengalami hal itu selama tahun 1990-2010.

Demikianlah berbagai penjelasan tentang kotoran telinga anak yang bisa mengeras. Selalu jaga kondisi kesehatan si Kecil, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

register-docotr