Kesehatan Anak

Alergi pada Anak, Apa Saja Dampak Jangka Pendek yang Bisa Dialami?

September 21, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Moms, apakah anak pernah mengalami gatal-gatal atau bengkak pada wajah setelah makan-makanan tertentu? Atau bersin-bersin setelah bermain bersama dengan hewan peliharaan?

Mungkin itu adalah reaksi alergi pada anak. Ada beberapa penyebab alergi yang akan menimbulkan reaksi atau dampak jangka pendek saat anak mengalaminya. Agar lebih memahami alergi pada anak, yuk simak penjelasan berikut ini!

Apa itu alergi?

Alergi adalah respons sistem kekebalan tubuh terhadap benda asing yang umumnya tidak berbahaya. Benda asing yang dapat memicu alergi itu disebut alergen.

Ada beberapa jenis alergen, namun tubuh meresponsnya dengan cara yang sama. Cara tersebut yakni menganggap alergen membahayakan dan akan menyerangnya.

Respons penyerangan tersebut kemudian memicu timbulnya dampak yang dapat mengganggu kesehatan dan kegiatan orang yang mengalaminya.

Beberapa jenis alergen antara lain makanan, tanaman, debu, serbuk sari hingga obat-obatan tertentu. Alergen ini bisa memengaruhi siapa saja, orang dewasa atau anak-anak. Dalam beberapa kondisi, alergi juga bisa diturunkan dari orangtua kepada anaknya.

Apa dampak jangka pendek alergi pada anak?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, alergen merupakan respons imunitas tubuh terhadap alergen.

Sistem kekebalan tubuh akan membuat antibodi dan kemudian menyebabkan sel-sel tertentu melepaskan zat kimia ke dalam aliran darah untuk melawan alergen.

Karena pelepasan zat kimia tersebut, akan muncul reaksi alergi. Reaksi ini bisa muncul dalam beberapa bentuk. Dan umumnya reaksi ini hanya akan menjadi dampak jangka pendek alergi.

Berikut beberapa jenis alergi berdasarkan alergen dan dampak jangka pendek yang mungkin dialami.

Rinitis alergi

Alergi ini biasanya disebabkan oleh alergen yang memengaruhi bagian hidung, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang atau jamur. Situasi ini akan menimbulkan reaksi dan dampak jangka pendek berupa:

  • Bersin
  • Gatal pada hidung, mata atau langit-langit mulut
  • Pilek, hidung tersumbat
  • Mata berair, merah, bengkak atau konjungtivitis

Alergi makanan

Merupakan kondisi yang dipicu oleh alergen yang berbentuk makanan. Biasanya bisa berupa telur, susu, makanan laut, kacang-kacangan atau jenis makanan lainnya. Reaksi alergi dapat berupa:

  • Bengkak pada bibir, lidah, wajah atau tenggorokan
  • Biduran
  • Rasa tidak nyaman seperti kesemutan di mulut

Alergi serangga

Sengatan serangga seperti lebah juga bisa memicu timbulnya reaksi alergi, biasanya akan muncul gejala atau dampak seperti:

Alergi obat

Ada beberapa obat tertentu yang bisa menjadi alergen. Salah satu yang umum adalah antibiotik jenis penisilin. Biasanya akan menunjukkan gejala atau dampak seperti:

  • Biduran
  • Kulit gatal
  • Ruam
  • Pembengkakan wajah

Alergi kulit

Alergi pada kulit bisa disebabkan oleh beberapa alergen, termasuk udara, bahan kain tertentu atau zat yang bersentuhan dengan kulit. Reaksi alergi kulit sering dikaitkan dengan terjadinya dermatitis atopik atau eksim, meski tidak semua mengalaminya. Bisa juga menunjukkan gejala seperti:

  • Gatal
  • Merah
  • Kulit mengelupas

Reaksi alergi yang disebutkan di atas, umumnya bisa diatasi dengan pengobatan medis atau obat alami. Tapi ada reaksi jangka pendek yang dapat membahayakan.

Anafilaksis

Setiap alergi berkemungkinan jatuh ke kondisi anafilaktik. Jika anak mengalami anafilaksis, akan menunjukkan gejala yang parah dan darurat medis. Jika tidak segera ditangani dapat mengancam jiwa. Berikut beberapa gejalanya:

  • Sakit kepala
  • Ruam kulit
  • Mual
  • Muntah
  • Denyut nadi lebih cepat atau lebih lambat
  • Sesak napas parah
  • Tekanan darah turun
  • Hilang kesadaran

Apakah alergi bisa disembuhkan?

Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan alergi. Namun kamu bisa mengatasi gejala yang timbul dengan obat-obatan tertentu. Dalam kasus ringan, kamu bisa menggunakan obat-obatan yang ada di apotek atau perawatan alami.

Dalam beberapa kasus yang cukup berat, dokter mungkin akan merekomendasikan suntikan alergi atau imunoterapi untuk menurunkan respons tubuh terhadap alergen.

Demikian penjelasan mengenai alergi pada anak dan juga dampak yang mungkin terjadi. Segera cek ke dokter jika reaksi alergi pada anak memberikan dampak yang cukup mengganggu aktivitas hariannya, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Kidshealth.org, diakses 20 September 2020 All About Allergies

Mayoclinic, diakses 20 September 2020 Allergies

Healthline, diakses 20 September 2020 Everything You Need to Know About Allergies

    register-docotr