Kesehatan Wanita

Moms, Begini 4 Tips Merawat Luka Jahitan Setelah Melahirkan Normal

September 25, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Salah satu hal yang menjadi pekerjaan rumah ketika kamu melahirkan secara normal adalah bagimana merawat luka jahitan setelah persalinan.

Meski sebagian besar kasus seperti ini tidak menimbulkan rasa sakit yang berat, dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun tak ada salahnya melakukan beberapa tips berikut, agar proses pemulihanmu semakin cepat.

Seperti apa luka vagina setelah persalinan?

Dilansir dari Whattoexpect, proses melahirkan normal umumnya menyebabkan luka robek pada vagina. Biasanya ini terjadi akibat beberapa faktor seperti:

  1. Baru melahirkan untuk pertama kali
  2. Bayi yang dilahirkan memiliki berat badan di atas normal
  3. Proses persalinan membutuhkan waktu yang sangat lama
  4. Saat proses persalinan dokter menggunakan alat bantu seperti vakum, atau forceps.

Jenis lukanya sendiri mayoritas terdiri dari dua kategori. Pertama luka tingkat pertama, yang dicirikan dengan selaput vagina yang robek. Kedua, ada juga yang sampai mengakibatkan luka tingkat kedua. Ini ditandai dengan adanya kulit serta dan otot vagina yang mengalami robek.

Kondisi ini biasa dikenal dengan istilah medis robekan perineum, dan terkadang perlu mendapat tindakan jahitan, disertai obat-obatan untuk mengatasinya.

Baca juga: Cegah Virus Menyebar, Ini Tips Menggunakan Masker Sesuai Panduan WHO

Bagaimana mengatasi luka jahitan setelah melahirkan normal?

Setelah meninggalkan rumah sakit biasanya dokter atau bidan akan menyarankan kamu untuk melakukan beberapa tips di bawah ini. Tujuannya adalah untuk merawat luka jahitan agar sembuh semakin cepat.

Menjaga kebersihan jahitan

Hal ini merupakan langkah utama yang harus kamu lakukan agar luka jahitan akibat melahirkan normal bisa pulih dengan segera.

Jika ini diabaikan, bukan hanya luka tersebut akan semakin lama sembuh, namun juga berisiko menimbulkan infeksi yang berbahaya.

Ganti pembalut nifas secara rutin

Kamu wajib mengganti pembalut nifas sesering mungkin dan cuci tangan baik sebelum maupun sesudahnya. Ini akan mengurangi risiko terjadinya infeksi akibat kondisi vagina yang tidak higienis.

Cuci dengan air dan antiseptik

Biasakan juga untuk mengambil secangkir air hangat yang telah ditambahkan sedikit antiseptik dari dokter setiap kali kamu harus ke kamar mandi.

Tuangkan perlahan ke atas jahitan saat duduk di dudukan toilet, untuk membunuh bakteri dan kuman yang ada di area tersebut. Sesekali kamu juga bisa berendam sambil duduk di bak berisi air hangat yang telah ditambahkan antiseptik.

Air hangat akan menenangkan area yang terdapat luka jahitan, dan membantu mengatasi pembengkakan.

Pastikan untuk mengeringkan area tersebut dengan lembut setelahnya. Semakin kering jahitannya, semakin cepat kemungkinan ia sembuh dengan optimal

Baca juga: 12 Manfaat Oatmeal Bisa Jadi Antioksidan dan Sukseskan Diet Sehatmu

Berlatih senam panggul

Dikenal juga dengan istilah senam kegel, gerakan-gerakan yang ada di dalam aktivitas olahraga yang satu ini ternyata juga sangat bermanfaat bagi wanita yang baru melahirkan.

Senam panggul dipercaya efektif membantu meningkatkan aliran darah ke area vagina, dan mempercepat proses penyembuhan luka akibat jahitan. Coba untuk melakukan senam ini setidaknya empat set latihan sehari secara rutin untuk hasil pemulihan yang optimal.

Jangan banyak mengejan saat buang air besar

Dilansir dari Healthline, pelunak feses umum diresepkan pada wanita yang melahirkan normal. Fungsinya adalah untuk mengurangi kebutuhanmu mengejan saat buang air besar.

Hal ini penting karena mengejan terlalu keras atau sering, bisa membuat luka jahitan menjadi koyak. Oleh karena itu, kamu disarankan meminta resep obat pencahar ringan jika setelah melahirkan mengalami susah buang air besar.

Tidak melakukan aktivitas berat

Dokter juga biasanya akan melarangmu melakukan pekerjaan berat, seperti mengangkat barang selama beberapa hari pertama sejak melahirkan. Alasannya karena kegiatan semacam itu dapat membuat jahitan menjadi tegang.

Untuk pulih sepenuhnya, yang terbaik adalah tetap aktif dan bergerak, tetapi juga banyak istirahat.

Apabila beberapa cara di atas belum efektif membantu luka jahitanmu pulih, atau malah semakin terasa sakit dan tak kunjung sembuh. Ada baiknya untuk segera berkonsultasi kepada dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan, dan memberikan resep obat pereda rasa sakit jika diperlukan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

How should I take care of my stitches after a vaginal delivery?  https://www.babycenter.in/x1046169/how-should-i-take-care-of-my-stitches-after-a-vaginal-delivery diakses pada 23 September 2020

Taking Care of Vaginal Tears After Delivery https://www.healthline.com/health/pregnancy/treatment-vaginal-cervical-lacerations#complications diakses pada 23 September 2020

Vaginal and Perineal Tears During and After Childbirth, https://www.whattoexpect.com/first-year/perineal-tears/ diakses pada 23 September 2020

 

 

    Berita Terkait
    register-docotr