Kesehatan Seksual

Tahukah Kamu Ternyata Ada 5 Jenis Orgasme yang Bisa Dirasakan Wanita, Loh!

September 18, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Jika pada pria orgasme umumnya terjadi bersama dengan ejakulasi, bagaimana dengan wanita? Faktanya ada perbedaan antara orgasme pria dan wanita. Jika orgasme pada pria diikuti dengan keluarnya sperma, maka orgasme wanita tidak selalu diikuti dengan ejakulasi atau keluarnya cairan.

Namun, orgasme wanita juga memberikan sensasi menyenangkan. Uniknya, ada beberapa jenis orgasme yang bisa dirasakan wanita, loh! Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai beberapa jenis orgasme tersebut.

Baca Juga: Ssst… Ini 6 Penyebab Perempuan Susah Orgasme saat Berhubungan Seksual

5 jenis orgasme yang mungkin dialami wanita

Orgasme mengacu pada rasa pelepasan hasrat seksual yang disertai kontraksi otot di sekitar vagina dan panggul. Pelepasan hasrat itu ternyata tergantung dari bentuk rangsangan yang diterima dan membuatnya terbagi menjadi lima jenis, seperti berikut ini:

1. Orgasme vagina

Orgasme vagina adalah satu yang paling umum diketahui. Jenis orgasme ini akan dialami saat wanita mendapatkan rangsangan seksual melalui penetrasi. Baik itu penetrasi yang dilakukan melalui hubungan seksual dengan lawan jenis atau dengan alat bantu seksual lain.

Rangsangan pada vagina biasanya mengenai area G-spot. G-spot sendiri seringkali diartikan sebagai area yang merespons lebih rangsangan seksual. Sayangnya keberadaannya menjadi misteri karena berbeda pada setiap wanita.

Walau ada yang menganggap kebanyakan G-spot berada di bagian depan dinding vagina. Intinya, jika area ini diberi rangsangan selama penetrasi, akan menjadi kunci pengalaman orgasme vagina.

2. Orgasme klitoris

Orgasme klitoris adalah jenis orgasme yang juga populer di kalangan wanita. Kondisi ini bisa terjadi jika pasangan memberikan rangsangan intens pada bagian klitoris. Klitoris adalah salah bagian vagina yang terletak di tengah atas, tempat bertemunya labia mayora dan labia minora.

3. Orgasme campuran

Ini adalah penggabungan antara orgasme vagina dan juga klitoris. Dibutuhkan rangsangan yang dilakukan dengan intens pada vagina dan juga klitoris.

Dilansir dari Doctor NDTV, penelitian mengatakan bahwa wanita paling merasa nyaman saat mencapai orgasme jenis ini dalam posisi seksual misionaris atau posisi wanita di atas.

4. Multipel orgasme

Jenis yang keempat adalah orgasme yang terjadi lebih dari satu kali. Ini mungkin terjadi, walau tidak semua wanita pernah mengalaminya. Pengalaman multi orgasme didukung beberapa faktor, termasuk sesi pemanasan sebelum berhubungan, posisi dan lama waktu berhubungan.

5. Coregasm

Mungkin terdengar aneh, namun coregasm adalah orgasme yang dicapai wanita tanpa melakukan hubungan seksual dan tanpa rangsangan pada bagian genital. Lalu bagaimana orgasme bisa terjadi?

Dilansir dari Healthline, orgasme jenis ini bisa terjadi saat wanita melakukan gerakan fisik yang menggunakan otot dasar panggul. Kemudian gerakan itu menghasilkan rangsangan pada wanita dan bisa berakhir dengan orgasme. Sementara itu, coregasm juga mungkin dialami oleh pria, loh!

Untuk wanita, beberapa gerakan yang mungkin bisa menciptakan corgasm antara lain:

  • Sit-up
  • Crunch samping
  • Squat
  • Pullup.

Berniat mencoba merasakan coregasm? Apapun jenis orgasme yang kamu alami, semua orgasme pada dasarnya menawarkan sensasi yang sama. Sensasi tersebut berupa rasa senang dan juga seringkali dianggap sebagai penghilang stres. Serta dapat meningkatkan suasana hati seseorang.

Baca Juga: Jangan Jadi Kebiasaan, Ini Dampak Buruk Seringnya Memalsukan Orgasme

Hal lain yang perlu diketahui dari orgasme wanita

Kamu merasa asing atau sama sekali belum pernah merasakan orgasme meski sudah aktif berhubungan seksual? Mungkin kamu mengalami kondisi anorgasmia.

Kondisi anorgasmia adalah gangguan orgasme pada wanita. Gangguan ini dibagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder.

  • Anorgasmia primer: wanita yang sama sekali belum pernah merasakan orgasme meski aktif berhubungan seksual.
  • Anorgasmia sekunder: wanita yang pernah mengalami orgasme, namun tidak pernah mengalaminya kembali.

Kondisi ini bisa disebabkan berbagai faktor termasuk masalah ginekologi, penggunaan obat tertentu atau masalah psikologis seperti gangguan kecemasan atau karena mengalami gangguan depresi. Sebaiknya konsultasikan ke dokter jika kamu mengalaminya.

Tak perlu khawatir karena kondisi tersebut bisa diatasi. Umumnya dengan terapi atau dengan bantuan obat-obatan. Kamu masih memiliki kesempatan untuk merasakan sensasi kelima jenis orgasme pada wanita seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Medical News Today diakses 17 September 2020 Female orgasms: What you need to know
https://www.medicalnewstoday.com/articles/female-orgasm

Doctor NDTV diakses 17 September 2020 5 Types Of Orgasms Women Can Have
https://doctor.ndtv.com/sexual-health/5-types-of-orgasm-women-can-have-1797362

Healthline diakses 17 September 2020 Coregasm: Why It Happens, How to Have One, and More
https://www.healthline.com/health/coregasm

Healthline diakses 17 September 2020 Orgasmic Dysfunction
https://www.healthline.com/health/orgasmic-dysfunction

    Berita Terkait
    register-docotr