Kamus Penyakit

Rentan Menyerang Anak-anak, Waspadai Penyakit Kurap Kepala dan Gejalanya

July 12, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Kurap merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang bagian tubuh mana saja dan dikelompokkan dalam berbagai jenis. Salah satu penyakit kurap yang perlu diwaspadai adalah penyakit kurap kepala. Kurap jenis ini rentan terjadi pada anak-anak dan bisa menular.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyakit kurap kepala, simak selengkapnya di bawah ini.

Apa itu penyakit kurap kepala?

Penyakit kurap kepala atau dalam bahasa medis disebut dengan tinea capitis merupakan infeksi jamur pada kulit kepala. Infeksi jamur ini rentan terjadi pada anak-anak yang berusia sekolah.

Kurap jenis ini merupakan penyakit yang sangat menular dan biasanya ditularkan dari orang ke orang melalui media penyebaran seperti sisir, handuk, topi, atau bahkan bantal.

Meskipun lebih sering menyerang anak-anak, tidak menutup kemungkinan bahwa kurap jenis ini juga dapat menyerang seseorang dari segala usia.

Baca juga: Bisa Menular, Yuk Cari Tahu Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Kurap!

Penyebab & penularan kurap kepala

Kurap pada kulit kepala disebabkan oleh satu dari beberapa variestas jamur yang disebut dermatofita. Jamur menyerang lapisan luar kulit pada kulit kepala.

Dilansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa metode penularan kurap kepala yang perlu kamu ketahui:

  • Orang ke orang: Kurap biasanya menyebar melalui kontak langsung (kulit ke kulit) dengan orang yang terinfeksi
  • Benda ke manusia: Kurap juga dapat menyebar melalui kontak dengan benda atau permukaan yang disentuh orang atau hewan yang terinfeksi, seperti pakaian, handuk, seprai, sisir, atau bahkan brush
  • Hewan ke manusia: Anjing dan kucing, terutama anak anjing dan kucing sering menjadi pembawa kurap. Hewan lain yang dapat menjadi pembawa penyakit ini di antaranya adalah sapi, kambing, babi, dan kuda. Seseorang dapat terjangkit kurap dengan cara mengelus hewan yang teinfeksi kurap.

Karena penyakit ini merupakan penyakit yang mudah menular, kamu harus selalu waspada terhadap penyebaran penyakit kurap kepala. Dan sebaiknya ketahuilah gejala penyakit kurap kepala.

Apa gejala penyakit kurap kepala?

Sama seperti kebanyakan penyakit lainnya, kurap kepala juga memiliki gejala yang harus diperhatikan. Dapat dikatakan bahwa gejala penyakit ini dapat terlihat dengan jelas, karena gejala umum berupa bercak yang terasa gatal di kulit kepala.

Agar lebih jelas, berikut adalah pemaparan lebih lanjut mengenai gejala kurap kepala yang harus kamu perhatikan.

  • Satu atau lebih bercak bundar kulit bersisik yang terdapat pada kulit kepala yang dapat menyebabkan rambut menjadi rontok
  • Bercak atau lesi yang melebar dan membesar secara perlahan-lahan
  • Area yang terkena menjadi bersisik, abu-abu atau memerah
  • Bercak memiliki titik-titik hitam kecil di mana rambut telah patah di kulit kepala
  • Rambut menjadi rapuh dan rontok dengan mudah ketika dicabut
  • Nyeri pada kulit kepala
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Demam ringan

Pada beberapa kasus yang lebih parah, seseorang mungkin saja akan mengalami pembengkakan berkerak yang disebut kerion yang menimbulkan nanah kering, ini dapat menyebabkan bintik-bintik botak permanen pada jaringan parut.

Bagaimana pengobatan pada penyakit kurap kepala?

Meskipun merupakan penyakit menular, kurap kepala dapat disembuhkan. Dokter mungkin saja akan meresepkan obat oral pembunuh jamur atau sampo yang dapat mengobati penyakit ini.

Pengobatan antijamur

Obat antijamur yang peling terkenal untuk mengobati kurap adalah griseofulvin dan terbinafine hydrochloride (Lamisil).

Keduanya merupakan obat yang dapat kamu konsumsi dalam kurun waktu enam minggu. Yang perlu diperhatikan adalah keduanya dapat menimbulkan efek samping, seperti diare dan sakit perut.

Oleh karena itu, ada baiknya mengonsumsi obat tersebut dengan resep dokter. Atau jika kamu memutuskan untuk mengonsumsinya, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menghindari efek samping lainnya.

Pengobatan dengan sampo

Selain dapat meresepkan obat antijamur, dokter juga mungkin saja akan merekomendasikan pengobatan dengan sampo. Biasanya sampo tersebut mengandung bahan ketoconazole aktif atau selenium sulfide.

Sampo membantu mencegah jamur menyebar, tetapi pengobatan jenis ini tidak dapat membunuh kurap. Untuk dapat menghilangkan kurap sepenuhnya harus mengombinasikan pengobatan jenis ini dengan pengobatan oral.

Penyakit kurap kepala memang dapat diobati, tetapi akan lebih baik jika kamu mencegah faktor penyebab timbulnya penyakit ini. Kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah ini.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 04 Juli 2020. Ringworm of the Scalp (Tinea Capitis) 

Mayo Clinic (2018). Diakses pada 04 Juli 2020. Ringworm (Scalp)

    register-docotr