Kamus Penyakit

Infeksi Jamur Tinea Cruris, Salah Satu Penyebab Gatal pada Selangkangan

July 11, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Jika mengalami gatal di bagian tubuh yang hangat dan lembab seperti di selangkangan, mungkin kamu mengalami jock itch. Jock itch adalah sebutan lain untuk infeksi jamur tinea cruris.

Biasanya infeksi jamur tinea cruris akan menyebabkan rasa gatal dan juga ruam pada kulit, terutama di bagian selangkangan dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai infeksi jamur tinea cruris, dari gejala hingga pengobatannya.

Seperti apa gejala infeksi jamur tinea cruris?

Gejala umum yang dialami antara lain:

  • Kulit merah atau timbul ruam
  • Gatal terus menerus
  • Sensasi terbakar
  • Kulit bersisik, mengelupas atau pecah-pecah
  • Semakin parah jika melakukan olahraga atau aktivitas berat lainnya
  • Ruam dapat menyebar dengan cepat

Umumnya infeksi ini muncul di area selangkangan atau pangkal paha. Tapi sangat memungkinkan menyebar hingga ke bokong atau juga ke bagian perut.

Apa penyebab infeksi jamur tinea cruris?

Infeksi jamur tinea cruris ini disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut dermatofita. Jamur ini memang hidup di kulit dan umumnya tidak mengganggu.

Namun, di saat kelembaban kulit terganggu, seperti memakai pakaian berkeringat terlalu lama, dapat membuat jamur ini berkembang biak dengan cepat. Di saat itulah biasanya akan mulai disertai dengan rasa gatal. Umumnya penyakit ini menjangkiti para atlet.

Penyebab lainnya, mungkin saja karena tertular orang lain. Karena penyakit ini dapat ditularkan dari kontak fisik dari orang yang sedang terinfeksi oleh jamur ini. Atau bisa juga dari kontak dengan pakaian yang belum dicuci, dari orang yang terinfeksi jamur ini.

Mendiagnosis infeksi jamur tinea cruris

Jika rasa gatal sudah mengganggu, sebaiknya kamu mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan. Dokter akan langsung melihat dan melakukan pemeriksaan fisik pada bagian kulit yang gatal dan timbul ruam.

Dalam beberapa kasus, dokter membutuhkan sampel sel kulit dengan cara mengeruk bagian luar kulit, untuk memastikan diagnosis. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa pasien tidak mengidap penyakit kulit lainnya, seperti psoriasis.

Bagaimana mengobatinya?

Jika mengalaminya kamu tidak perlu khawatir, karena infeksi ini tidak membahayakan. Walaupun dapat terasa sangat mengganggu, kamu bisa segera sembuh setelah mendapatkan perawatan dengan menggunakan krim antijamur sesuai resep dokter.

Jika belum mengunjungi dokter, kamu bisa mendapatkan krim antijamur di apotek atau toko obat pada umumnya.

Namun, jika sebelumnya sudah menggunakan obat gatal yang dijual bebas, kondisi kulit tak membaik, dokter akan memberikan resep dengan obat oles yang lebih kuat seperti:

Dokter juga mungkin akan memberikan obat minum seperti:

  • Itraconazole (Sporanox)
  • Fluconazole (Diflucan)

Saat menggunakan obat oles, pastikan area kulit sudah dibersihkan dan dilap hingga kering. Kemudian oleskan obat pada bagian gatal.

Untuk mendukung penyerapan obat dan mengurangi lembab di area gatal, gunakanlah pakaian berbahan katun longgar, dan ganti pakaian jika berkeringat atau saat terasa tidak nyaman.

Apakah infeksi jamur tinea cruris dapat dicegah?

Karena infeksi ini umumnya muncul pada orang yang rutin berolahraga atau atlet, maka salah satunya cara pencegahannya adalah menjaga kulit agar tidak terlalu lembab akibat keringat. Selain itu, kamu dapat melakukan beberapa tips pencegahan seperti berikut ini:

  • Tetap kering

Jika akan berkegiatan fisik, bawalah handuk untuk mengelap keringat agar tubuh tidak lembab, terutama di daerah pangkal paha. Pastikan area tersebut tetap kering untuk menghindari pertumbuhan jamur berlebih.

  • Pakai pakaian bersih

Gantilah pakaian secara rutin. Setidaknya satu kali sehari. Atau jika kamu melakukan kegiatan berkeringat, gantilah pakaian sesegera mungkin saat dibutuhkan.

  • Pakaian yang sesuai untuk olahraga

Jika kamu seorang atlet atau suka olahraga, gunakanlah pakaian yang dapat menyerap keringat dan hindari pakaian ketat. Pakaian yang ketat dapat menyebabkan gesekan dan mengakibatkan peradangan pada kulit, serta meningkatkan risiko masalah kulit lainnya, termasuk infeksi jamur ini.

  • Jangan berbagi barang pribadi

Karena infeksi jamur tinea cruris dapat menular dari kontak fisik dengan barang orang lain, maka hindari meminjam pakaian atau barang lainnya saat berolahraga. Bawalah handuk atau pakaian ganti pribadi saat berolahraga.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Mayoclinic.org diakses 7 Juli 2020 Jock Itch 
  2. Healthline diakses 7 Juli 2020 Jock Itch: Causes, Symptoms, and Treatments 
  3. Webmd diakses 7 Juli 2020 Jock Itch 
    Berita Terkait
    register-docotr