Kamus Penyakit

Merawat Luka Herpes dengan Cara Sederhana dan Tetap Aman, Simak Panduannya!

August 4, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Herpes merupakan penyakit yang dapat menimbulkan luka. Biasanya, luka tersebut disertai dengan gejala lain yang dapat membuat tidak nyaman. Untuk merawat luka herpes tidak boleh sembarangan. Lantas, bagaimana cara merawat luka yang ditimbulkan oleh herpes?

Herpes adalah infeksi yang disebabkan oleh HSV (herpes simplex virus). Virus ini memengaruhi genitalia eksternal, daerah anus, permukaan mukosa, dan kulit di bagian tubuh lainnya. Perawatan herpes dapat dilakukan untuk membantu meredakan gejala yang ditimbulkan.

Baca juga: Tak Hanya Menyerang Orang Dewasa, Yuk Kenali Gejala Herpes pada Anak Berikut Ini

Bagaimana cara merawat luka herpes?

Herpes merupakan kondisi jangka panjang. Banyak orang yang tidak memiliki gejala meskipun mereka terkena infeksi ini.

Gejala herpes sendiri dapat meliputi kulit melepuh, bisul, nyeri saat buang air kecil, luka, serta keputihan. Untuk meredakan gejalanya dapat menggunakan obat-obatan untuk kulit.

Tidak semua orang yang terkena penyakit ini memiliki luka. Namun, bagi mereka yang memilikinya, luka mungkin saja dapat berubah menjadi lecet atau keropeng dan akhirnya menyebabkan jaringan parut.

Dalam kebanyakan kasus, luka dapat menghilang tanpa menimbulkan bekas luka yang abadi. Dilansir dari Very Well Health, ada beberapa cara merawat luka herpes yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi rasa sakit akibat cold sore (luka di bibir) serta herpes genital, di antaranya adalah:

Berikan kompres air dingin

Cara merawat luka herpes yang pertama adalah kamu dapat memberikan kompres air dingin pada area yang terluka. Tempatkan kompres es pada lesi, hal ini dapat membuat kamu merasa lebih baik. Suhu dingin tidak akan memperburuk atau memperbaiki lesi, tetapi dapat mengurangi rasa sakit.

Namun, yang harus diperhatikan adalah jangan pernah mengoleskan es langsung ke kulit, bungkuslah dengan kain atau handuk terlebih dahulu.

Jangan digaruk

Terkadang luka yang ditimbulkan oleh herpes dapat terasa gatal. Jika gatal menyerang area yang terinfeksi sebaiknya janganlah menggaruk luka.

Sangat penting untuk menghidari, menyentuh, atau menggaruk lesi yang disebabkan oleh herpes. Hal tersebut dikarenakan dapat menyebarkan infeksi ke area lain pada kulit.

Pastikan luka tetap bersih

Saat terkena herpes, sangat penting untuk menjaga kebersihan diri. Infeksi herpes genital dapat menjadi lebih fatal akibat bakteri dari tangan atau misal terkena urine atau feses.

Penting untuk menjaga area luka dan lecet tetap bersih dan kering untuk menghindari infeksi tambahan.

Mengurangi stres

Kamu mungkin akan bertanya apa hubungan mengurangi stres dengan merawat luka herpes.

Stres sendiri dapat mengganggu fungsi sistem kekebalan tubuh yang optimal. Mengurangi stres dapat membantu mencegah herpes kambuh secara berlebihan.

Maka dari itu, merawat luka herpes juga harus dibarengi dengan mengurangi stres agar herpes tidak semakin memburuk. 

Merawat luka herpes dengan perawatan rumah

Luka herpes juga dapat dirawat dengan melakukan perawatan di rumah. Berikut adalah cara merawat luka herpes dengan perawatan rumah yang dapat kamu lakukan.

  • Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti acetaminophen atau ibuprofen
  • Mandi air garam dapat membantu meringankan gejala
  • Berendam menggunakan air hangat
  • Mengoleskan petroleum jelly pada area yang terinfeksi
  • Hindari mengenakan pakaian ketat di sekitar area yang terinfeksi
  • Selalu mencuci tangan dengan bersih, terutama ketika menyentuh area yang terinfeksi
  • Menahan diri dari aktivitas seksual hingga gejalanya menghilang

Cara merawat bekas luka herpes

Luka herpes juga terkadang dapat menimbulkan bekas, kamu dapat mengurangi penampilannya dengan perawatan rumah. Namun, pada dasarnya banyak bekas luka memudar secara bertahap dengan sendirinya, bahkan tanpa perawatan.

Meskipun demikian, ada beberapa cara merawat bekas luka herpes yang dapat kamu lakukan di rumah, seperti yang dilansir dari Healthline.

Namun, yang perlu diingat adalah ada sedikit bukti klinis untuk mendukung klaim ini, maka sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter.

  • Vitamin E: Kamu dapat membeli vitamin E dalam bentuk kapsul gel yang telah tersedia di pasaran. Caranya tusuk kapsul dengan jarum kemudian oleskan cairan pada bekas luka, pijat perlahan selama tiga hingga lima menit. Ulangi ini setiap hari hingga terlihat hasilnya
  • Minyak kelapa: Minyak kelapa juga dapat membantu mengurangi jaringan parut dari waktu ke waktu. Untuk menggunakan minyak kelapa pada bekas luka herpes, hangatkan minyak, pastikan minyak tidak terlalu panas. Kemudian, pijat lembut minyak ke area yang terinfeksi
  • Lidah buaya: Lidah buaya memiliki banyak sekali manfaat, termasuk membantu mengurangi jaringan parut. Oleskan langsung gel ke bekas luka. Diamkan selama 30 menit, kemudian bilas dengan air hangat dan sabun.

Nah, itulah beberapa cara merawat luka herpes yang dapat kamu lakukan, mudah bukan? Agar lebih aman, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter ya sebelum melakukan perawatan ini.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 02 Agustus 2020. Can Herpes Cause Scarring?

Medical News Today (2017). Diakses pada 02 Agustus 2020. Symptoms, Causes, and Treatment for Herpes 

Very Well Health (2019). Diakses pada 02 Agustus 2020. Effective Treatments for Herpes 

    register-docotr