Kamus Penyakit

Susah Hilang, Ini Dia Cara Mengatasi Cegukan yang Bisa Kamu Coba!

September 22, 2020 | Dhiamara Arradea | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Kebanyakan orang kerap mengalami cegukan dari waktu ke waktu. Banyak yang memilih minum air putih sebagai cara mengatasi cegukan. Bahkan tidak jarang juga cegukan bisa sembuh dengan sendirinya.

Tetapi dalam beberapa kasus, cegukan juga susah untuk dihilangkan. Jika berlangsung lebih dari 48 jam, maka sudah waktunya kamu untuk mengunjungi dokter. Hal tersebut dianggap persisten, dan bisa menjadi tanda lebih serius.

Ada beberapa pengobatan rumahan yang dapat kamu coba, seperti meminum air putih bahkan sampai menahan napas hingga 10 detik. Walaupun sebenarnya tidak ada bukti bahwa salah satu dari cara tersebut benar-berar berfungsi.

Apa itu cegukan?

Cegukan adalah kontraksi spasmodic otot di pangkal paru-paru (diafragma) yang tidak disengaja, dan diikuti oleh penutupan pita suara yang cepat. Biasanya, cegukan berlangsung selama beberapa jam, bahkan bisa sampai satu hingga dua hari.

Namun, cegukan kronis sendiri adalah cegukan yang berlanjut untuk waktu lama. Episode yang berlangsung selama lebih dari dua hari dan kurang dari sebulan kadang-kadang disebut cegukan persisten.

Pada kesempatan yang jarang, cegukan bertahan lebih lama dari sebulan atau sering terjadi secara berulang dalam jangka waktu yang lama. Waktu terpanjang yang tercatat dari cegukan kronis ini berlangsung hingga 60 tahun lho.

Cara mengatasi cegukan

Jika kamu berharap bahwa menggantung kaki terbalik bisa mengatasi cegukan berhenti, mungkin kamu akan kecewa. Karena tidak ada bukti bahwa hal tersebut bisa menjadi solusi.

Namun, dilansir dari webmd.com, beberapa ahli berpikir menahan napas atau menarik napas ke dalam kantong kertas mungkin bisa membantu.

Kedua teknik tersebut bisa membuat karbon dioksida menumpuk di paru-paru kamu, yang mungkin akan membuat diafragma menjadi rileks. Atau kamu bisa mencoba langkah-langkan berikut:

  • Minum air es secara perlahan atau berkumur dengan air dingin
  • Tahan napas hingga tiga tegukan saat minum
  • Tahan napas dalam waktu singkat, keluarkan napas, lalu lakukan lagi selama tiga hingga empat kali. Dan kamu bisa melakukan ini setiap 20 menit sekali
  • Berikan tekanan lembut pada hidung ketika sedang menelan
  • Gigit lemon
  • Telan sedikit gula pasti
  • Ambil sedikit cuka untuk di rasa
  • Buang dan ambil kembali napas di dalam pelastik, namun jangan sampai pelastik menutupi keseluruhan kepala kamu
  • Duduk dan peluk lutut kamu sedekat mungkin dengan dada untuk waktu yang singkat
  • Condongkan tubuh ke depan sehingga kamu dapat menekan dada dengan lembut
  • Terapi alternative seperti akupuntur dan hipnotis
  • Tarik lidah dengan lembut
  • Gosok bola mata
  • Masukan jari ke tenggorokan untuk memicu refleks muntah

Jika semuanya gagal, dan cegukan kamu berlanjut selama beberapa hari atau lebih, dokter dapat mencoba obat yang berbeda untuk melihat apakah ia dapat menghentikan cegukan yang tidak nyaman itu.

Banyak dari tips ini telah diturunkan dari generasi ke generasi. Tetapi, jika seseorang memiliki cegukan berkepanjangan dan mengganggu aktivitas kamu, dokter mungkin akan meresepkan obat, seperti:

  • Baclofen (lioresal), obat pelemas otot
  • Gabapentin, obat anti kejang yang biasaya diresepkan untuk nyeri neuropatik, ini dapat membantu meringankan gejala cegukan

Jika obat-obatan tersebut masih tidak menghasilkan kemajuan, berikut obat-obatan yang mungkin akan direkomendasikan:

  • Chlorpromazine atau haloperidol, obat antipsikotik yang dapat meredakan cegukan
  • Metoclopramide(reglan), obat anti mual, yang dapat membantu beberapa orang yang terkena cegukan

Dokter biasanya akan meresepkan untuk diminum selama dua minggu dalam dosis rendah. Para dokter juga mungkin secara bertahap akan meningkatkan dosis sampai cegukan hilang. Dosis akan tergantung pada seberapa parah cegukan yang kamu alami, kesehatan umum, dan usia.

Apakah bisa berakhir di ruang operasi?

Dalam kasus yang parah dan belum menanggapi pengobatan lain, ahli bedah bisa menyuntikkan obat ke saraf frenikus untuk sementara waktu memblokir tindakan saraf, atau memutuskan saraf frenikus di leher.

Jika perawatan yang kurang invasi tidak efektif, dokter akan merekomendasikan suntikan anestesi untuk memblokir saraf frenikus kamu untuk menghentikan cegukan.

Bicaralah dengan dokter, jika selain cegukan, kamu juga mengalami sakit perut, demam, napas pendek, muntah, atau batuk darah.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Rarediaseases.org. Diakses pada 24 Juni 2020. Hiccups, Chronic
  2. Medicalnewstoday.com (2018). Diakese pada 24 Juni 2020. What You Need to Know About Hiccups
  3. Webmd.com (2018). Diakses pada 24 Juni 2020. How Do I Get Rid of the Hiccups?
  4. Webmd.com (2018). Diakses pada 24 Juni 2020. How Can You Make Hiccups Stop
    Berita Terkait
    register-docotr