Olahraga

Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Buncit Meski Sudah Rajin Olahraga

September 25, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Selain jaga kesehatan pasti kamu juga ingin mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dari berolahraga bukan?

Tapi bagaimana jadinya kalau sudah rajin olahraga tapi perut masih tetap buncit? Ternyata ada beberapa penyebab yang membuat kondisi ini terjadi.

Mulai dari teknik olahraga yang kurang tepat sampai gangguan pada hormon. Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Penyebab perut buncit walau rajin olahraga

Berikut beberapa alasan yang membuat perut kamu tetap buncit meski sudah rajin olahraga:

1. Teknik olahraga yang kurang tepat

Bergerak aktif sangat bagus untuk kesehatan dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan, tetapi untuk mengurangi lemak di perut atau tubuh, kamu harus fokus pada jenis latihan kekuatan dan kardio.

Latihan kekuatan adalah alat yang hebat untuk menghilangkan lemak tubuh karena memungkinkan kamu membakar lemak dan membangun otot secara bersamaan. Ini karena otot lebih aktif secara metabolik daripada lemak.

Semakin banyak massa otot yang kamu miliki, semakin tinggi tingkat metabolisme istirahat. Sederhananya, lebih banyak otot menyebabkan pembakaran lebih banyak kalori saat tubuh sedang istirahat.

2. Tingkat stres sedang tinggi

Salah satu kunci penting untuk mengatasi lemak perut adalah jangan stres! Terlalu banyak stres menyebabkan tubuh memproduksi kortisol atau hormon stres secara berlebihan.

Jika ini terjadi, laju metabolisme dapat terpengaruh secara negatif. Kortisol menyebabkan orang makan lebih banyak, tidur lebih sedikit, dan dapat memengaruhi resistensi insulin.

Selain itu, kortisol juga berperan dalam meletakkan jaringan adiposa sentral (lemak perut). Jadi jika kamu dalam keadaan stres maka akan sangat sulit untuk berpindah. 

Jika kamu sedang dalam kondisi stres, cobalah latihan meditasi atau melakukan latihan yoga yang menenangkan sekaligus menyehatkan.

Baca Juga : Benarkah Lemak di Perut Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes? Ini Faktanya!

3. Konsumsi gula terlalu banyak

Mengonsumsi diet tinggi gula dapat menyebabkan lemak perut menempel dengan cepat, bahkan jika kamu membatasi asupan kalori untuk menurunkan berat badan.

Cobalah untuk mengurangi gula, lemak jenuh, dan makanan olahan putih seperti roti putih, pasta, nasi, dan kentang. Jenis asupan ini melakukan metabolisme dengan cepat, mengakibatkan peningkatan kadar gula darah, yang meningkatkan penyimpanan lemak.

Dasarkan diet kamu pada daging tanpa lemak, sayuran dan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda seperti yang ditemukan dalam kacang-kacangan dan alpukat.

4. Masalah hormon

Kamu sudah melakukan olahraga yang tepat, makan bernutrisi, tidak sedang stres, tapi tetap buncit meski sudah rajin olahraga? Jika ini masalahnya, cobalah untuk melakukan konsultasi dengan ahli endokrin.

Perubahan hormonal yang disebabkan oleh menopause (penurunan kadar estrogen), PCOS (tubuh memproduksi hormon pria, seperti androgen, secara berlebihan), sindrom metabolik, dan diabetes dapat menyebabkan tubuh kamu menimbun lemak di sekitar perut.

Dengan bekerja sama dengan spesialis, mereka dapat membuat rencana individual yang membahas masalah dan tujuan kesehatan untuk mengatasinya.

5. Gaya hidup tidak sehat

Pola hidup tidak sehat dengan merokok, kurang tidur, pola makan tinggi gula dan lemak jenuh, minum alkohol, dan lain sebagainya juga membuat lemak perut susah menjauh.

Merokok contohnya, Web MD menyebut ada sebuah penelitian yang menemukan bahwa merokok dapat menyebabkan lebih banyak penumpukan lemak perut dan viseral. 

Selain itu, kurang tidur juga berpengaruh pada keseimbangan hormon kortisol. Jadi jika kamu ingin mendapat perut yang ideal coba lakukan gaya hidup yang sehat juga, ya.

Baca Juga : 3 Latihan di Rumah Ini Dijamin Bikin Perut Sixpack

Tips ampuh menghilangkan lemak perut

Lalu apa saja yang bisa kita lakukan untuk mempercepat hilangnya lemak di perut? Berikut beberapa tips yang bisa coba kamu lakukan:

  • Coba tambahkan lebih banyak latihan kekuatan ke dalam latihan rutin kamu
  • Konsumsi lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian ke dalam menu makanan kamu
  • Tingkatkan intensitas olahraga, sebuah penelitian menyebut orang-orang yang menyelesaikan program latihan intensitas tinggi kehilangan lebih banyak lemak perut daripada mereka yang mengikuti olahraga intensitas rendah
  • Turunkan tingkat stres
  • Tidur minimal 7 jam setiap malam
  • Periksakan kadar hormon kamu ke dokter
  • Pilih pola makan sehat daripada diet mengurangi porsi makan

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

WebMD. Diakses pada 25 September 2020. Reasons You’re Not Losing Belly Fat

Get The Gloss. Diakses pada 25 September 2020. 10 REASONS YOU’RE NOT LOSING BELLY FAT

Pop Sugar. Diakses pada 25 September 2020. If You Exercise Regularly and Still Have Belly Fat, This Could Be Why, According to 3 Experts

Health. Diakses pada 25 September 2020. 11 Ways to Get Rid of Belly Fat—and Not One of Them is ‘Doing More Sit-Ups’

    Berita Terkait
    register-docotr