Olahraga

Kram Otot Menyerang saat Berolahraga, Simak Cara Antisipasi dan Penanganannya

June 24, 2020 | Husni Efendi | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Kram otot mungkin menjadi masalah yang sering terjadi saat kamu berolahraga, dan beberapa faktor bisa menyebabkan hal tersebut. Karenanya mencegah dan mengatasi kram otot saat olahraga penting dilakukan, supaya tidak mengalami cedera.

Masalah kram pada otot saat olahraga umumnya menyerang pada seseorang yang kurang pemanasan sebelum berolahraga. Ketika otot terasa kram, sebaiknya aktivitas olahraga segera dihentikan.

Baca Juga: Ini Perubahan Kondisi Kesehatan Bunda Ketika Janin Usia 7 Bulan

Tanda-tanda kram otot menyerang saat berolahraga

Kram sering terjadi pada otot kaki saat kamu berolahraga, dan biasanya terjadi di daerah betis. Kram dapat terjadi saat atau bahkan setelah selesai berolahraga.

Saat terjadi kram, penderita umumnya merasakan nyeri mendadak dan otot yang tidak bisa digerakkan. Otot dapat terlihat membengkak dan saat dipegang terasa keras.

Setelah kram mereda pun, biasanya penderita masih merasakan nyeri selama beberapa saat. Tidak ada metode khusus untuk mendiagnosis kram, biasanya kram dapat dikenali dengan mudah saat otot terasa kaku.

Kram biasanya membaik dengan sendirinya, namun apabila mengalami kram otot, bahkan saat kamu sedang tidak beraktivitas atau berolahraga, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Mengatasi kram otot saat olahraga dengan melakukan langkah pencegahan

1. Lakukan pemanasan atau warming up

Bagi kamu yang sudah terbiasa berolahraga setiap hari, tentu sudah paham pentingnya pemanasan bagi fisik. Mulai dari meningkatkan suhu tubuh, denyut jantung, hingga melenturkan persendian.

Pemanasan dapat melemaskan otot-otot yang masih dalam kondisi dingin dan rileks, supaya tidak kaget saat melakukan aktivitas fisik yang berat, seperti berolahraga.

Jadi, pemanasan jangan dianggap remeh, melakukannya sebelum berolahraga menjadi penting supaya kamu terhindar dari kram otot.

2. Banyak minum air putih

Saat berolahraga, sering-sering minum air putih atau minuman yang mengandung elektrolit, supaya tubuh terhindar dari dehidrasi.

Selain itu, saat cukup cairan di dalam tubuh dengan minum air putih atau mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit, hal ini dapat membuat kamu terhindar dari kram otot.

3. Mengonsumsi makanan yang mengandung magnesium

Jika kamu sering mengalami kram otot saat berolahraga, ada baiknya banyak mengonsumsi asupan makanan yang mengandung magnesium, misalnya kacang-kacangan dan biji-bijian.

Jenis makanan yang mengandung magnesium dapat mencegah terjadinya masalah seperti kram pada otot.

4. Mengatur kecepatan gerakan olahraga

Menjaga ritme atau kecepatan saat melakukan olahraga juga perlu diperhatikan untuk menghindari kram otot. Yang harus diperhatikan, mulailah dengan kecepatan rendah dan menambah kecepatan secara perlahan.

Selain itu, hindarilah olahraga yang terlalu diforsir saat cuaca panas.

Baca Juga: Sering Diabaikan, Ini Tanda dan Gejala Anoreksia yang Perlu Diketahui

Hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi kram otot saat olahraga

1. Renggangkan otot yang mengalami kram

Apabila kram terjadi pada otot kaki, kamu dapat berbaring sejenak sambil meluruskan kaki. Mungkin kamu bisa minta tolong teman di sekitarmu untuk menarik telapak kaki secara perlahan ke arah kepala.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah berdiri sejauh kira-kira satu meter atau lebih dari dinding, dan condongkan badan kamu ke depan. Letakkan kedua telapak tangan di dinding, dengan punggung dan lutut lurus dan telapak kaki menyentuh lantai.

Atau kamu juga bisa mencoba dengan cara mencium lutut. Caranya, duduk di lantai dan rapatkan kaki lurus ke depan, lalu bungkukkan tubuh serendah mungkin mendekati kaki.

Cara ini cukup ampuh untuk merenggangkan otot paha dan betis yang mengalami kram.

2. Mengatasi kram otot saat olahraga dengan pijatan lembut

Cara ini bisa kamu lakukan dengan perlahan. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa meminta tolong teman untuk memijat bagian otot yang mengalami kram, sekadar membantu relaksasi.

Lebih bagus saat memijat juga dioleskan krim pereda nyeri otot. Usap dan sedikit agak tekan di bagian yang mengalami kram, dan diamkan selama beberapa menit.

3. Mengatasi kram otot saat olahraga terapkan rendaman air hangat

Air hangat dapat berguna sebagai relaksasi, dan dapat melemaskan otot-otot yang tegang. Caranya, rendam bagian kaki yang mengalami kram di dalam air hangat.

Bisa juga dengan cukup melakukan kompres pada bagian otot yang mengalami kram, sambil diurut secara perlahan.

Jika kamu sering mengalami kram otot saat berolahraga, ada baiknya segera konsultasikan ke dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

– Nhs.uk, Leg cramps, diakses 19 Juni 2020

https://www.nhs.uk/conditions/leg-cramps/

– Health.harvard.edu, How to get rid of muscle cramps in your legs, diakses 19 Juni 2020

https://www.health.harvard.edu/pain/how-to-get-rid-of-muscle-cramps-in-your-legs

– Healthline.com, How to Stop Leg Muscle Cramps, diakses 19 Juni 2020

https://www.healthline.com/health/pain-relief/how-to-stop-leg-muscle-cramps#heat

– Healthline.com, What Causes Muscle Cramps? diakses 19 Juni 2020

https://www.healthline.com/health/muscle-cramps#prevention

– Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov, Muscle Cramps–Differential Diagnosis and Therapy, diakses 19 Juni 2020

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19402333/

– Medicalnewstoday.com, Causes and treatment for leg cramps, diakses 19 Juni 2020

https://www.medicalnewstoday.com/articles/180160

– Health.com, 13 Causes of Leg Cramps–and How To Stop Them, diakses 19 Juni 2020

https://www.health.com/condition/pain/leg-cramps-causes?slide=59b7d898-28ec-42ee-9934-1d5e5979db39#59b7d898-28ec-42ee-9934-1d5e5979db39

 

    Berita Terkait
    register-docotr