Olahraga

Jangan Malas Gerak, Ini 8 Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan

October 23, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Berjalan kaki merupakan salah satu bentuk olahraga yang sederhana. Siapa sangka dengan melakukan kegiatan yang tanpa biaya ini kamu bisa menerima berbagai manfaat kesehatan.

Berjalan kaki bisa dilakukan oleh setiap orang dengan berbagai usia. Dengan menjadikan jalan kaki sebagai bagian dari rutinitas, kamu bisa terhindar dari berbagai penyakit yang berbahaya bagi tubuh.

Manfaat berjalan kaki

Mulai dari membakar kalori hingga mengurangi risiko penyakit-penyakit berbahaya, inilah 8 manfaat berjalan kaki yang perlu kamu ketahui:

1. Membakar kalori

Berjalan kaki dapat membantu kamu membakar kalori. Dengan kalori yang terbakar, maka kamu bisa menjaga atau mengurangi berat badan, lho!

Pembakaran kalori yang terbakar pada saat berjalan kaki ini tergantung dari berbagai faktor, seperti:

  • Kecepatan saat kamu berjalan kaki
  • Jarak yang kamu tempuh
  • Medan dan kontur jalan, karena kalori lebih banyak terbakar ketika kamu melewati jalur yang menanjak ketimbang yang datar
  • Berat badan

Untuk mengetahui berapa kalori yang terbakar secara pasti, kamu bisa gunakan layanan kalkulator gratis dalam laman Keisan Online Calculator. Di laman tersebut, kamu cukup masukan berapa usia, berat, tinggi, kecepatan berjalan dan durasi dari berjalan kaki yang kamu lakukan.

2. Menguatkan jantung

Dengan berjalan setidaknya 30 menit sehari, dan dilakukan selama 5 hari dalam seminggu, maka kamu dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, lho!

Sebuah penelitian dari The University of New South Wales, Australia, menyebut aktivitas jalan kaki dapat mengurangi 19 persen risiko penyakit jantung koroner.

Risiko itu pun dapat lebih jauh berkurang kalau kamu meningkatkan durasi atau jarak tempuh dari aktivitas jalan kaki yang kamu lakukan per hari.

3. Menurunkan gula darah

Berjalan kaki walau sebentar setelah makan dapat membantu menurunkan gula darah, lho! Hal ini diungkapkan dalam penelitian yang diterbitkan oleh American Diabetes Association.

Penelitian tersebut menyebut jalan kaki selama 15 menit yang dilakukan 3 kali sehari setelah sarapan, makan siang dan makan malam lebih efektif dalam menurunkan level gula darah dibandingkan dengan berjalan 45 menit di waktu lainnya.

4. Meredakan nyeri sendi

Berjalan dapat melindungi sendi, termasuk yang ada di lutut dan panggul. Hal ini dikarenakan aktivitas ini dapat melumasi dan menguatkan otot yang menopang sendi-sendi tersebut.

Jalan kaki juga memberikan manfaat bagi kamu yang menderita arthritis, salah satunya adalah meredakan nyeri dari penyakit ini. Karena itu berjalan kakilah setidaknya 8-10 Km per minggu untuk mencegah arthritis.

5. Meningkatkan fungsi imun

Berjalan kaki dapat menurunkan risiko perkembangan sakit flu dan pilek. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine menyebut responden yang berjalan kaki 30-45 menit per hari memiliki 43 persen hari sakit lebih sedikit ketimbang yang jarang bergerak.

TIdak hanya itu, peneliti menyebut responden yang rajin berjalan kaki mengalami sakit infeksi saluran pernapasan lebih rendah dan gejala mereka pun lebih ringan saat sakit.

6. Meningkatkan energi

Berjalan kaki saat kamu sedang lelah justru lebih efektif meningkatkan energi ketimbang kamu meminum kopi, lho! Hal ini disebutkan dalam artikel penelitian dalam Physiology & Behavior.

Dengan berjalan, kamu meningkatkan aliran oksigen di dalam tubuh. Kegiatan ini pun turut meningkatkan level kortisol, epinephrine dan norepinephrine yang merupakan hormon untuk meningkatkan level energi tubuh.

7. Meningkatkan mood

Berjalan kaki bermanfaat bagi kesehatan mental. Sebuah studi dalam The Journal of Clinical Psychiatry menyebut kalau aktivitas ini dapat menurunkan keresahan, depresi dan suasana hati kamu yang tidak baik.

Tidak hanya itu, berjalan kaki juga dapat meningkatkan self-esteem serta menurunkan gejala keengganan bersosialisasi.

8. Meningkatkan pemikiran kreatif

Berjalan kaki bisa membuat pikiran kamu lebih jernih dan membuat kamu lebih kreatif, lho!

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American Psychological Association menyebut kalau pikiran kreatif lebih berpeluang terjadi ketika kamu sedang berjalan kaki. Terutama jika kamu berjalan kaki di ruang terbuka.

Peneliti menyebut berjalan kaki mampu membuka aliran ide di kepala dan merupakan cara termudah untuk meningkatkan kreativitas serta melakukan aktivitas fisik secara bersamaan.

Demikianlah manfaat berjalan kaki yang perlu kamu ketahui. Jangan malas untuk beranjak, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline, diakses 22 Oktober 2020. What Are the Benefits of Walking?
  2. Keisan Online Calculator, diakses 22 Oktober 2020. Walking Calorie Calculator
  3. National Library of Medicine, diakses 22 Oktober 2020. Quantifying the dose-response of walking in reducing coronary heart disease risk: meta-analysis
  4. American Diabetes Association, diakses 22 Oktober 2020. Three 15-min Bouts of Moderate Postmeal Walking Significantly Improves 24-h Glycemic Control in Older People at Risk for Impaired Glucose Tolerance
  5. British Journal of Sports Medicine, diakses 22 Oktober 2020. Upper respiratory tract infection is reduced in Physically fit and active adults
  6. ScienceDirect, diakses 22 Oktober 2020. Stair walking is more energizing than low dose caffeine in sleep deprive young women
  7. National Library of Medicine, diakses 22 Oktober 2020. Exercise for Mental Health
  8. American Psychological Association, diakses 22 Oktober 2020. Give your ideas some legs: The positive effect of walking on creative thinking

 

    register-docotr