Kamus Obat

Tak Boleh Sembarangan! Pahami Jenis Obat Tidur dan Efek Sampingnya

June 7, 2020 | Felicia Elfriestha | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Buat kamu yang sering mengonsumsi obat tidur, sebaiknya perhatikan beberapa hal mulai dari jenisnya, kandungannya hingga efek sampingnya.

Obat ini sebelum dikonsumsi sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter. Ini supaya manfaat yang didapat sesuai dengan kebutuhan dan tidak membahayakan kesehatan kamu.

Mari kita pahami lebih dalam berbagai hal mengenai obat ini, berikut penjelasannya:

Pengertian obat tidur

Obat tidur merupakan jenis obat yang diresepkan oleh dokter sebagai pengobatan jangka pendek untuk masalah gangguan tidur.

Obat ini dapat membantu menghasilkan rasa kantuk, membuat waktu tidur menjadi lebih lama, dan memberikan efek menenangkan (sedatif). 

Tetapi mengonsumsi obat jenis ini sepatutnya menjadi pilihan terakhir yang dapat dilakukan apabila gangguan tidur sudah sangat parah dan tidak bisa diatasi hanya dengan mengubah gaya hidup.

Penggunaan obat ini sangat wajib dilakukan hanya di bawah pengawasan dokter. Jika tidak dikonsumsi dengan bijak, obat dapat membawa efek samping yang berbahaya, mulai dari gangguan ingatan, alergi, hingga ketergantungan.

Jenis-jenis obat tidur

Sebelum kamu mengonsumsi obat ini, sebaiknya kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa saja jenis obat tidur yang biasanya diresepkan oleh dokter. Berikut berbagai jenis obat untuk mengatasi kesulitan tidur, antara lain:

Hipnotik

Ini adalah jenis obat yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk para penderita gangguan tidur atau insomnia. Obat jenis ini memiliki fungsi untuk membantu penderita insomnia mudah terlelap.

Varian obat jenis hipnotik ini ada bermacam-macam, yaitu:

  • Zolpidem
  • Eszopiclone
  • Zaleplon
  • Reamelteon

Tetapi jika gangguan tidur sudah terlalu parah, biasanya dokter akan meresepkan jenis obat yang berasal dari golongan benzodiazepine, seperti:

  • Diazepam
  • Lorazepam
  • Alprazolam

Antihistamin sedatif

Obat ini merupakan obat antialergi yang dapat juga digunakan sebagai obat untuk mengatasi tidur. Obat ini akan memberikan efek samping dengan membuat orang yang mengonsumsinya akan mengantuk. 

Tidak hanya itu saja, obat ini dapat membuat bisa meredakan rasa cemas. Beberapa contoh obat antihistamin sedatif antara lain:

  • Diphenhydramine
  • Doxylamine
  • Cyclizine

Melatonin

Fungsi melatonin dalam tubuh. Foto: Wikipedia.org

Obat ini mengandung senyawa yang diproduksi oleh tubuh secara alamiah. Pada malam kamu akan mengantuk di malam hari.

Biasanya fungsi melatonin berbeda pada setiap orang. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari usia hingga gaya hidup. Jika produksi melatonin terganggu, maka siklus tidur pun dapat terganggu.

Obat dengan kandungan melatonin ini efektif untuk memangkas waktu seseorang dari bangun hingga tertidur. Sebaiknya kamu mengonsumsi obat jenis ini pada saat malam hari sebelum kamu tertidur. 

Efek samping yang ditimbulkan

Efek samping di setiap jenis obat ini berbeda-beda. Beberapa efek samping yang dapat terjadi antara lain:

  • Detak jantung menjadi tidak teratur
  • Perubahan pada nafsu makan
  • Menambah berat badan
  • Gangguan pada ingatan dan menjadi tidak fokus
  • Gangguan pencernaan seperti diare
  • Kesulitan buang air kecil dan air besar
  • Rasa mengantuk yang tak tertahankan
  • Tubuh menjadi lemas
  • Nyeri di bagian perut
  • Sulit untuk menjaga keseimbangan
  • Perubahan libido
  • Sakit kepala
  • Tenggorokan menjadi lebih kering
  • Menimbulkan reaksi alergi
  • Menimbulkan gatal-gatal
  • Terasa mual
  • Tubuh menjadi bergetar atau tremor
  • Menimbulkan ketergantungan pada obat

Jika dikonsumsi berlebihan dan sembarangan, obat ini juga bisa memberikan efek samping berbahaya. Terutama jika dikonsumsi saat sedang dalam suatu kegiatan yang memerlukan fokus tingkat tinggi.

Hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi obat

Dikarenakan obat yang satu ini memberikan efek samping ketergantungan, kamu harus memperhatikan beberapa hal sebelum mengonsumsinya, antara lain:

  • Jangan pernah mengonsumsi obat ini kecuali memang sudah diresepkan oleh dokter
  • Apabila dokter meresepkan obat ini, pastikan kamu sudah menjelaskan secara lengkap riwayat kesehatan kamu termasuk obat lain yang sedang kamu konsumsi
  • Kamu juga harus membaca instruksi pemakaian yang ada di kemasan secara jelas
  • Jika kamu memiliki gangguan tekanan darah tinggi atau gangguan pada organ hati, beritahukan pada dokter yang meresepkan obat tidur
  • Jangan mengonsumsi obat dalam jumlah yang lebih banyak dari anjuran dokter
  • Jangan mengonsumsi alkohol berdekatan dengan waktu minum obat tidur
  • Pastikan hanya mengonsumsi obat tidur saat kamu punya banyak waktu untuk tidur
  • Jangan mengendarai kendaraan bermotor setelah mengonsumsi obat tidur
  • Segera hubungi dokter apabila kamu mengalami gejala atau masalah saat mulai mengonsumsi obat tidur
  • Saat pertama kali mengonsumsi obat tidur, cobalah lakukan di malam hari ketika keesokan harinya tidak berencana pergi
  • Penghentian konsumsi obat tidur memerlukan waktu penyesuaian. Terkadang insomnia dapat kembali muncul saat obat tidur berhenti digunakan.
  • Konsultasikan ke dokter untuk menghentikan penggunaan obat tidur secara bertahap

Cara kerja obat

Pada umumnya jenis obat ini terbagi menjadi dua yaitu ringan dan kuat. Obat ringan berfungsi untuk memberikan efek rasa kantuk, sedangkan obat yang kuat khusus diberikan kepada orang yang benar-benar mengalami kesulitan tidur.

Berikut penjelasan cara kerja obat yang ringan dan yang kuat:

Obat tidur ringan

Cara kerja obat jenis ini sebenarnya tidak langsung memberikan efek mengantuk. Rasa kantuk ini biasanya akan muncul setelah obat ini sudah diminum dan dicerna dalam tubuh. 

Obat tidur kuat

Cara kerja obat jenis ini tergolong berat karena obat ini akan memengaruhi reseptor GABA atau gamma-aminobutyric acid, di mana otak akan bertanggung jawab untuk menghambat fungsi sistem saraf.

Jika fungsi saraf terhambat, maka akan merangsang rasa kantuk dan merelaksasikan tubuh. Sehingga obat ini akan memberikan rasa kantuk yang lebih cepat dibandingkan obat berjenis ringan.

Cara mengonsumsi yang tepat

Dikarenakan obat ini dapat membuat penggunanya ketergangungan, maka kamu sebaiknya harus memerhatikan cara menggunakan obat ini dengan tepat. Berikut beberapa cara mengonsumsi obat ini dengan tepat, yaitu:

  • Sebaiknya kamu perhatikan segala efek samping yang muncul, catat, dan laporkan semua efek samping yang kamu rasakan pada dokter
  • Gunakan obat ini sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan oleh dokter
  • Obat ini diminum maksimal 15 – 20 menit sebelum tidur malam
  • Jangan mengonsumsi obat ini apabila sebelumnya mengonsumsi alkohol
  • Hentikan segala bentuk aktivitas setelah mengonsumsi obat ini
  • Jangan beraktivitas setelah mengonsumsi obat, misalnya berkendara, makan, atau mengoperasikan alat berat
  • Penggunaan obat untuk tidur yang aman adalah ketika kamu tidur setidaknya 7-8 jam sehari. Kalau tidak, kamu akan merasakan kantuk yang sangat berat di keesokan harinya
  • Apabila merasakan gejala efek samping seperti yang sudah disebutkan di atas, segera kunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

Pilihan obat tidur alami (non-medis)

Sebelum kamu menggunakan obat untuk mengatasi kesulitan tidur yang terbuat dari bahan kimia, sebaiknya kamu harus mencoba terlebih dahulu obat-obatan alami ini.

Berikut beberapa obat alami yang bisa kamu gunakan saat kamu mengalami kesulitan untuk tidur, antara lain:

Lavender

Selain warnanya yang cantik, bunga lavender juga memiliki aroma yang unik dan menyenangkan. Bunga ini banyak dijadikan sebagai bahan untuk aromaterapi. Aroma lavender ini dapat memberikan efek menenangkan tubuh sekaligus mempercepat tidur.

Bahkan beberapa orang sudah membuktikan bahwa menghirup aroma lavender selama 30 menit dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, lho. 

Chamomile

Bahan yang satu ini adalah obat alami yang kamu bisa kamu dapatkan dengan mudah. Chamomile biasanya tersedia dalam bentuk teh, ekstrak, dan salep topikal. Kamu bisa menggunakan bahan ini sebelum kamu tidur atau saat mengalami susah tidur.

Akar valerian

healthline.com
Akar valerian. Foto: Healthline.com

Tanaman herbal ini bisa dijadikan obat alami untuk mengatasi kesulitan tidur. Dengan mengonsumsi akar valerian sebelum tidur akan menimbulkan rasa kantuk yang lebih cepat dan meningkatkan kualitas tidur kamu.

Susu hangat

Minuman ini bisa kamu coba saat kamu mengalami kesulitan tidur. Kamu bisa coba meminum satu gelas susu hangat sebelum waktu tidur.

Kandungan kalsium yang tinggi pada susu bisa merangsang otak untuk memproduksi hormon melatonin yang bisa membantu tidur kamu lebih cepat.

Makanan yang mengandung magnesium

Magnesium memiliki efek relaksasi yang bisa mengatur jam tidur kamu. Selain itu orang yang kekurangan kadar magnesium cenderung mengalami gangguan tidur seperti insomnia.

Magnesium termasuk obat alami yang mudah ditemukan dalam kacang-kacangan, alpukat, susu, bayam, brokoli, sawi hijau, serta ikan.

Buah dengan kandungan melatonin

Melatonin merupakan kandungan hormon yang ditemukan dalam tumbuhan atau hewan yang dapat membantu mengatasi masalah sulit tidur. Melatonin juga dikenal sebagai salah satu kandungan yang terdapat dalam obat untuk mengatasi masalah insomnia. 

Kandungan melatonin alami dapat ditemukan pada makanan seperti buah ceri, pisang, nanas, jeruk, dan tomat. 

Kebiasaan yang harus dihindari untuk memperbaiki pola tidur

Alangkah baiknya kamu harus menghindari beberapa kebiasaan sebelum tidur agar kualitas tidur kamu menjadi lebih baik, seperti:

  • Tidak mengonsumsi kafein
  • Menghindari mengonsumsi alkohol dan nikotin 3 jam sebelum tidur
  • Olahraga secara teratur, selesaikan beberapa jam sebelum tidur
  • Sebaiknya jangan makan setidaknya 2-3 jam sebelum tidur
  • Gunakan kamar tidur hanya untuk beristirahat agar kamu tidak mudah terganggu dan memikirkan banyak hal
  • Ciptakan lingkungan tidur yang tenang dari suara bising, cahaya yang terlalu mencolok mata dan suhu ekstrem (terlalu dingin atau terlalu panas)

Jadi, sudah tahu kan berbagai macam hal mengenai obat tidur? Mulai sekarang kamu harus memperhatikan lebih lagi sebelum kamu mengonsumsi obat ini, ya. Hal ini untuk menghindari berbagai hal yang berbahaya untuk kesehatan tubuh kamu.

Jangan sampai kamu ketergantungan dengan obat yang satu ini karena dapat memberikan efek yang berbahaya dan bekepanjangan untuk kesehatan kamu.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

register-docotr