Diet dan Nutrisi

Mengenal Bawang Hitam, Ini Berbagai Manfaatnya untuk Kesehatan yang Mesti Kamu Ketahui!

November 4, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kamu tentu sudah pernah makan dan menggunakan bawang putih (Allium sativum) dalam masakan, kan? Tapi, bagaimana dengan bawang hitam? Bawang yang merupakan hasil fermentasi dari bawang putih ini ternyata memiliki banyak manfaat, lho!

Untuk menghasilkan bawang hitam, kamu harus memfermentasikan bawang putih di suhu 60-77 derajat celsius selama 30 hingga 90 hari. Sesuai namanya, nantinya penampilan bawang akan berubah menjadi hitam dengan rasa dan tekstur yang juga berubah.

Bukan fenomena baru

Bawang hitam bukan merupakan temuan atau fenomena baru. Situs kesehatan WebMD mencatat penggunaan bawang hitam sudah dilakukan sejak berabad-abad lalu.

Wilayah asalnya masih belum diketahui dengan pasti, tapi negara pengguna bawang hitam diyakini berasal dari Asia sebelum akhirnya merambah ke Amerika Serikat.

Manfaat bawang hitam untuk kesehatan

Tidak hanya merubah warna dan tekstur bawang putih menjadi lebih kenyal dan beraroma kuat saja, proses fermentasi ini juga ternyata membuat bawang hitam menjadi lebih bernutrisi.

Situs kesehatan WebMD mencantumkan kandungan nutrisi per sajian bawang hitam (15 gram) sebagai berikut:

  • 40 kalori
  • 2 gram protein
  • 0 gram lemak
  • 8 gram karbohidrat
  • 3 gram serat
  • 4 gram gula

Selain itu, ada juga kandungan nutrisi sebagai berikut:

  • Vitamin C
  • Vitamin B1, B2, B3, B6
  • Folat
  • Kasium
  • Mangan
  • Magnesium
  • Fosfor
  • Zinc
  • Zat besi

Berikut ini adalah beberapa manfaat bawang hitam untuk kesehatan:

Kaya akan antioksidan

Antioksidan merupakan komponen yang memiliki manfaat kesehatan yang sangat kuat. Komponen ini bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh dan dapat menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan sel.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food and Drug Analysis menyebut kalau bawang hitam menunjukan aktivitas biologis yang lebih tinggi ketimbang bawang putih, termasuk kandungan antioksidan di dalamnya.

Dalam proses fermentasinya, kandungan allicin di dalam bawang putih berubah menjadi komponen antioksidan, termasuk alkaloid dan bioflavonoid. Walaupun lama terbentuk, tapi dalam prosesnya terjadi perubahan komponen phytochemical dari bawang putih.

Mengontrol gula darah

Seperti bawang putih, bawang hitam ini pun dapat membantu dalam mengontrol level gula darah. Dengan menurunkan level gula darah, maka kamu bisa mencegah beberapa masalah kesehatan yang serius seperti gejala diabetes, disfungsi ginjal dan lainnya.

Melindungi jantung

Bawang putih yang mentah memiliki kemampuan yang sudah banyak dikenal untuk meningkatkan kesehatan jantung. Kemampuan ini pun terdapat dalam bawang hitam, lho!

Bawang hitam dapat membantu kamu untuk menurunkan level kolesterol dan trigleserida yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Melawan pertumbuhan kanker

Sebuah kajian sistematik yang dipublikasikan dalam International Journal of Preventive Medicine menemukan fakta bahwa konsumsi bawang yang sudah tua, dalam hal ini bawang hitam, memiliki manfaat menurunkan pertumbuhan kanker.

Kemampuan bawang hitam untuk mencegah pertumbuhan kanker terdapat dalam komponen antioksidan yang menekan pertumbuhan radikal bebas. Dengan komponen ini, maka kerusakan sel dapat diturunkan dan pertumbuhan serta penyebaran sel kanker dapat ditekan.

Meningkatkan kesehatan otak

Seperti bawang putih, bawang hitam juga memiliki manfaat untuk kesehatan otak. Hal ini didukung oleh antioksidannya yang kaya, sehingga dapat mencegah inflamasi dan dapat membantu pencegahan masalah kognitif seperti demensia, alzheimer dan parkinson.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Gadjah Mada mengonfirmasi hal ini. Para peneliti menemukan manfaat bawang hitam terhadap kerusakan otak pada tikus percobaan yang diberikan MSG.

Meningkatkan sistem imun

Dengan inflamasi yang berkurang, maka sistem imun pun akan meningkat. Manfaat ini dipengaruhi oleh antioksidan yang terkandung di dalam bawang hitam.

Dengan sistem imun yang meningkat, maka tubuh kamu dapat melawan infeksi dan bakteri di dalam tubuh dengan lebih efektif.

Menjaga kesehatan hati

Bawang hitam dapat meningkatkan kesehatan lever. Dengan mengonsumsi bawang hitam, maka kamu dapat menurunkan cedera yang dapat merusak lever, mengurangi tumpukan lemak di dalam lever dan menyeimbangkan ukuran sel lever.

Demikianlah berbagai manfaaat bawang hitam bagi kesehatan. Jangan ragu untuk mengonsumsi bawang ini, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Dr. Axe, diakses 04 November 2020. Are Black Garlic Benefits Even More than Raw Garlic?
  2. WebMD, diakses 04 November 2020. Health Benefits of Black Garlic
  3. National Library of Medicine, diakses 04 November 2020. The effects of black garlic on the working memory and pyramidal cell number of medial prefrontal cortex of rats exposed to monosodium glutamate
  4. National Library of Medicine, diakses 04 November 2020. Aged Garlic and Cancer: A Systematic Review
  5. ScienceDirect, diakses 04 November 2020. Black garlic: A critical review of its production, bioactivity, and application 
    register-docotr