Diet dan Nutrisi

8 Manfaat Durian untuk Kesehatan: Lancarkan BAB hingga Bantu Cegah Kanker

September 27, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Durian adalah salah satu buah yang mudah dijumpai di beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tak hanya manis, ada banyak manfaat durian untuk kesehatan yang bisa kamu dapatkan.

Memiliki aroma yang khas, durian ternyata bisa membantu melancarkan sistem pencernaan hingga membantu mencegah perkembangan sel kanker, lho. Yuk, simak beragam manfaat durian untuk kesehatan berikut ini!

Manfaat durian untuk kesehatan

Bertekstur lembut, durian bisa membuat orang mudah jatuh cinta untuk menikmatinya. Dengan mengonsumsi secara tepat dan tak berlebihan, kamu bisa mendapatkan beberapa manfaatnya untuk tubuh, di antaranya:

1. Melancarkan sistem pencernaan

Manfaat durian yang pertama adalah membantu melancarkan sistem pencernaan. Ini tak lepas dari kandungan serat tinggi yang dimiliki. Kandungan serat bisa melancarkan buang air besar serta mencegah sembelit dan diare.

Serat pada durian juga dapat merangsang gerak peristaltik, sehingga memudahkan usus dalam proses pencernaan makanan. Selain mempercepat proses penyerapan nutrisi, hal ini bisa meminimalkan terjadinya kembung, mulas, dan kram perut.

2. Menjaga kesehatan jantung

Percaya atau tidak, ternyata durian bisa membantu menjaga kesehatan jantung, lho. Ini tak lepas dari senyawa organosulfur yang dapat menurunkan risiko terjadinya berbagai gangguan pada organ kardiovaskular.

Menurut studi yang dilakukan oleh ilmuwan di Tulane University of Public Health and Tropical Medicine, Amerika Serikat, asupan buah-buahan yang kaya akan serat seperti durian bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Hal tersebut dapat mengurangi potensi seseorang untuk mengalami penyakit jantung koroner.

Baca juga: Ini 6 Pertolongan Pertama Serangan Jantung yang Perlu Kamu Tahu

3. Menjaga kadar gula darah

Salah satu manfaat durian yang jarang diketahui adalah kemampuannya dalam menstabilkan kadar gula darah. Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat memaparkan, zat mangan pada durian bisa meningkatkan sensitivitas insulin.

Hal tersebut dapat mengoptimalkan penyerapan glukosa ke dalam darah. Belum lagi, senyawa antioksidan pada durian juga bisa mengurangi stres oksidatif, yang jika dibiarkan bisa memperburuk gejala diabetes.

Durian adalah salah satu buah yang memiliki indeks glikemik rendah (GI), sehingga tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula dalam darah.

4. Pencegahan kanker

Manfaat durian berikutnya adalah sebagai pencegahan kanker. Menurut sebuah penelitian pada 2019, selain kaya akan vitamin, durian mengandung polifenol yang relatif tinggi. Zat tersebut bisa berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.

Radikal bebas diketahui dapat merusak sel-sel sehat dan memicu munculnya kanker. Dengan memberikan perlawanan terhadap radikal bebas, itu artinya risiko munculnya kanker bisa diminimalkan, terutama kanker payudara.

5. Menjaga kesehatan tulang

Durian adalah buah yang kaya akan nutrisi penting, termasuk kalium dan magnesium. Dua mineral tersebut berkontribusi dalam menjaga kesehatan dan kepadatan tulang.

Sebuah riset pada 2017 menjelaskan, asupan kalium yang tinggi tidak hanya menjaga kesehatan tulang, tapi juga meningkatkan kepadatannya. Ini sangat bermanfaat untuk orang-orang lanjut usia yang rentan mengalami osteoporosis.

Penelitian lainnya juga menyebutkan, orang yang kekurangan asupan magnesium berpeluang besar untuk mengalami pengeroposan tulang.

6. Mencegah anemia

Anemia adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah (eritrosit) di dalam tubuh menurun secara drastis. Faktor utama dari anemia adalah tidak optimalnya produksi eritrosit oleh sumsum tulang.

Durian mengandung asam folat yang tinggi, bisa merangsang produksi sel darah merah di sumsum tulang. Sebagian kasus anemia juga bermula dari kurangnya asupan folat di dalam tubuh.

Baca juga: Bisa Perbanyak Sel Darah Merah, Ini Fungsi Asam Folat untuk Anemia

7. Mencegah tanda penuaan dini

Manfaat durian berikutnya adalah membantu mencegah penuaan dini di wajah. Penuaan dini pada wajah biasanya ditandai dengan munculnya kerutan atau garis-garis halus di sekitar mata.

Durian adalah buah yang kaya akan vitamin C, nutrisi penting yang bisa berfungsi sebagai antioksidan. Stres oksidatif bisa ditekan, sehingga proses penuaan pada wajah akan berjalan lebih lambat.

Tak hanya dimakan, kamu bisa menggunakan durian sebagai masker perawatan wajah untuk meminimalkan tanda-tanda penuaan tersebut.

8. Baik untuk ibu hamil

Selama ini, beredar mitos yang menyebutkan bahwa ibu hamil dilarang makan durian. Padahal, durian justru bisa memberi efek positif bagi ibu hamil dan janin di dalam kandungan.

Mengutip dari Verywell Fit, durian adalah buah dengan kandungan asam folat yang tinggi. Nutrisi ini bisa mendukung proses tumbuh kembang janin, serta meminimalkan risiko bayi lahir cacat.

Tapi, tetap perhatikan konsumsinya dengan benar. Terlalu sering dan banyak makan durian dapat menimbulkan efek lain, seperti penambahan berat badan pada bayi.

Nah, itulah 8 manfaat durian untuk kesehatan yang bisa kamu dapatkan. Meski nikmat, tetap batasi konsumsinya agar kamu tak merasakan efek samping seperti pusing. Tetap jaga kesehatan, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 23 September 2020, Durian Fruit: Smelly but Incredibly Nutritious.
  2. Verywell Fit, diakses 23 September 2020, Durian Nutrition Facts and Health Benefits.
  3. Stylecraze, diakses 23 September 2020, 11 Promising Health Benefits Of The Nutritious Durian Fruit.
  4. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 23 September 2020, Effects of soluble dietary fiber on low-density lipoprotein cholesterol and coronary heart disease risk.
  5. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 23 September 2020, Exotic Fruits as Therapeutic Complements for Diabetes, Obesity and Metabolic Syndrome.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 23 September 2020, Bioactive Compounds, Nutritional Value, and Potential Health Benefits of Indigenous Durian (Durio Zibethinus Murr.): A Review.
  7. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 23 September 2020, Dietary potassium intake is beneficial to bone health in a low calcium intake population: the Korean National Health and Nutrition Examination Survey (KNHANES) (2008-2011).
  8. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 23 September 2020, Magnesium and Osteoporosis: Current State of Knowledge and Future Research Directions.

    Berita Terkait
    register-docotr