Diet dan Nutrisi

Kenali Dulu Sebelum Mencoba Pola Makannya, Apa Itu Gluten Free?

July 3, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Pernah mendengar tentang makanan gluten free atau bebas gluten? Belakangan muncul tren diet gluten free, di mana orang yang menjalaninya perlu mengonsumsi makanan yang bebas gluten atau gluten free. Tapi sebenarnya apa itu gluten free?

Gluten free bukan sekadar diet yang dapat menurunkan berat badan. Diet gluten free sebenarnya terkait dengan kondisi kesehatan tertentu.

Sebelum lebih lanjut mengetahui tentang apa itu gluten free, yuk simak penjelasan berikut:

Apa itu gluten?

Gluten adalah protein yang secara alami ditemukan dalam makanan berjenis biji-bijian seperti gandum, gandum hitam, dan persilangan antara gandum dengan gandum hitam yang disebut triticale.

Produk makanan olahan seperti roti, sereal dan juga pasta juga mengandung gluten. Ini karena sebagian besar produksinya menggunakan bahan dasar gandum.

Nama gluten sendiri berasal dari bahasa Latin glue, yang berarti menempel atau lem. Dinamai gluten karena fungsinya yang dipercaya untuk ‘melengketkan’ bahan makanan lainnya, agar lebih mudah dibentuk.

Apa itu gluten free?

Gluten free atau bebas gluten adalah diet yang diperuntukan untuk orang-orang yang memiliki masalah kesehatan jika mengonsumsi gluten. Oleh karena adanya kondisi tersebut, muncul sebutan produk makanan bebas gluten atau gluten free.

Kondisi kesehatan yang membutuhkan makanan gluten free antara lain:

1. Penyakit celiac

Penyakit celiac atau celiac disease adalah gangguan pencernaan kronis akibat reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap gluten yang ditemukan pada gandum atau sumber gluten lainnya.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peradangan dan hancurnya lapisan di dalam usus sehingga mengganggu fungsi usus dalam menyerap nutrisi dan mineral. Membuat penderitanya merasa sakit di perut, kembung, diare dan keluhan lain di seputar perut.

2. Sensitif terhadap gluten non-celiac

Kondisi ini menunjukkan gejala seperti celiac disease, seperti sakit perut, kembung, diare dan sembelit. Bedanya, pada orang yang sensitif terhadap gluten tidak mengalami kerusakan pada jaringan usus.

3. Ataksia gluten

Merupakan gangguan autoimun yang memengaruhi jaringan saraf tertentu, sehingga menyebabkan masalah kontrol otot dan menyebabkan gerakan otot di luar kendali.

4. Alergi gandum

Alergi gandum sama seperti dengan alergi lainnya. Di mana sistem kekebalan tubuh menganggap gluten atau kandungan lain dalam gandum sebagai ancaman bagi tubuh seperti virus dan bakteri.

Sistem kekebalan tubuh kemudian akan menyerangnya dan membuat respons pada tubuh. Umumnya respons tersebut berupa sulit atau sesak napas atau gejala alergi lainnya.

Jenis-jenis makanan yang termasuk gluten free

Ada dua jenis makanan yang termasuk ke dalam gluten free. Makanan alami tak mengandung gluten dan makanan olahan yang diberi label gluten free. Berikut beberapa daftarnya:

Makanan alami gluten free

Untuk menghindari gluten, sebaiknya kamu mengonsumsi makan-makanan yang aman dan bebas gluten seperti:

  • Buah-buahan
  • Sayur-sayuran
  • Daging sapi atau unggas
  • Ikan dan makanan laut lainnya
  • Susu
  • Telur
  • Kacang-kacangan, biji-bijian yang tidak diproses

Makanan olahan gluten free

Gluten free pada makanan olahan ternyata bukan berarti sama sekali tidak mengandung gluten. Dilansir Mayo Clinic, United States Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan definisi gluten free.

Disebutkan bahwa makanan dapat dilabeli gluten free jika kandungan glutennya di bawah 20 bagian per juta (bpj). Selain kandungan glutennya di bawah 20 bpj, makanan bisa dilabeli gluten free jika:

  • Makanan siap saji yang tidak memakai bahan mengandung gluten
  • Makanan yang tidak terkontaminasi dengan bahan berbahan gluten saat diproduksi
  • Bahan makanan mengandung gluten namun dalam proses produksinya dilakukan penghilangan gluten

Catatan penting mengenai gluten free

Meskipun diet gluten free sebenarnya diperuntukan untuk kondisi kesehatan tertentu, saat ini banyak orang yang melakukan diet gluten free. Alasannya karena diet bebas gluten diklaim dapat meningkatkan kesehatan, menambahkan energi dan membantu menurunkan berat badan.

Namun sebaiknya, jika kamu tidak mengalami masalah dengan gluten namun ingin menjalani diet gluten free, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter gizi.

Pasalnya menghindari bahan makanan yang mengandung gluten bisa mengubah jumlah asupan serat, vitamin dan juga nutrisi harianmu. Jika menjalani diet gluten free, kamu perlu memilih makanan yang tepat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harianmu.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Mayoclinic.org diakses 29 Juni 2020 Gluten-free diet
  2. Healthline diakses 29 Juni 2020 Celiac Disease: More Than Gluten Intolerance 
  3. Medicalnewstoday diakses 29 Juni 2020 What does ‘gluten free’ really mean? 
    register-docotr