Kesehatan Mental

Siapa Sangka, Ini 6 Manfaat Punya Binatang Peliharaan untuk Kesehatan Mental

August 6, 2020 | Husni Efendi | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Berinteraksi dengan binatang yang lucu dan menggemaskan, memang bisa terasa menyenangkan. Namun lebih dari itu, merawat binatang peliharaan, ternyata punya manfaat lebih untuk menjaga kesehatan mental.

Kalau kamu saat ini punya binatang peliharaan, berbahagialah sebab merawat binatang peliharaan ternyata punya segudang manfaat. Binatang peliharaan dapat menjadi sumber kenyamanan, persahabatan, dan motivasi bagi pemiliknya, dalam menjalani kehidupan lebih sehat secara mental.

Baca Juga: Sedikit Repot, Tapi Segudang Manfaat Sehat dengan Memelihara Hewan di Rumah

Mengurangi kesepian

Binatang peliharaan bisa menjadi sahabat dan memberikan persahabatan yang hebat. Sebab binatang peliharaan bisa juga menjadi penyayang, menerima, dan setia kepada pemiliknya.

Jika kamu tengah kesepian, atau merasa terisolasi dan tak punya dukungan, binatang peliharaan dapat mengurangi kesepian tersebut. Mereka menjadi sahabat, memberikan rasa aman, melunakkan efek dari peristiwa buruk, menjadi ‘sosok’ untuk bercerita dan berbagi tentang rutinitas hari itu.

Binatang peliharaan juga bisa menjadi sahabat berharga bagi orang-orang di hari tua hidupnya. Orang yang di hari tua hidupnya mengalami kesepian, dapat dihibur oleh binatang peliharaan kesayangan.

Mengurangi stres dan depresi

Bintang peliharaan bisa meminimalisasi stres dan depresi, sebab memiliki efek menenangkan. Hanya dengan membelai, duduk di sebelah, atau bermain dengan binatang peliharaan, kamu dapat berkesempatan lebih bersantai, rileks, dan menenangkan pikiran.

Dengan menepuk-nepuk binatang peliharaan saja dipercaya dapat meredakan stres dan mengurangi tekanan darah. Menonton ikan yang berenang di akuarium misalnya, juga bisa mengurangi stres, membuat lebih santai dan melatih perhatian lebih terfokus.

Binatang peliharaan juga bisa menjadi ‘motivator’ bagi pemiliknya. Misalnya anjing, mereka pandai mendorong pemiliknya untuk bergerak dan berolahraga, dan ini bisa bermanfaat bagi penderita depresi.

Mendukung bersosialisasi

Berjalan bersama anjing kerap mengarah pada percakapan dengan pemilik anjing lain, jika bertemu di sebuah tempat. Ini membantu pemiliknya untuk lebih terhubung secara sosial, dan orang yang memiliki lebih banyak hubungan sosial dan pertemanan cenderung lebih sehat mental.

Jika pada suatu waktu kamu mengalami rasa ragu atau takut akan berinteraksi atau bersosialisasi, binatang peliharaan juga dapat membantu kamu memperkenalkan diri secara perlahan kepada orang lain, khususnya yang juga punya binatang peliharaan.

Jadi binatang peliharaan menciptakan peluang berinteraksi sosial lebih baik, terutama jika kamu bergabung dalam klub binatang, atau menghadiri pertunjukan binatang peliharaan.

Pergi ke acara-acara yang pet-friendly, pantai, atau taman, juga dapat membantu meningkatkan jejaring sosial kamu. Kamu bisa menjalin pertemanan baru hanya dengan mengajak anjing berjalan-jalan atau menunggu di dokter hewan, karena minat yang sama.

Memberikan rutinitas, keteraturan dan tujuan

Binatang peliharaan biasanya membutuhkan makan, kebersihan, juga bergerak atau berolahraga secara rutin. Jika kamu memiliki binatang peliharaan, kamu tidak pernah sendirian dan kamu menjadi bertanggung jawab untuk merawat mereka.

Hal ini dapat memberi pemiliknya sebuah tujuan dan motivasi hidup, yang dapat mendorong rasa percaya diri, menghargai diri, dan juga kesehatan mental.

Binatang peliharaan memberi pemiliknya sebuah rutinitas, keteraturan, dan perasaan memiliki tujuan, yang membantu meningkatkan kondisi kesehatan mental, dan mengurangi depresi dan kecemasan.

Merawat binatang peliharaan selain sebagai bagian dari tujuan hidup, juga sebuah hadiah bagi diri sendiri, prestasi ketika bisa dengan baik merawatnya, dan juga membuat diri merasa berharga dan dibutuhkan.

Meningkatkan kebugaran

Jika kamu memiliki seekor anjing, tentu mereka perlu berjalan kaki secara teratur, dan latihan ini juga baik untuk kamu sebagai pemiliknya. Olahraga, seperti berjalan, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan mental dan keseluruhan diri kamu.

Kamu juga dapat menggunakan waktu berjalan-jalan dengan anjing kamu untuk meningkatkan kebugaran dan memaksimalkan kegiatan di luar rumah. Tujuannya untuk membantu kamu mengembangkan kesadaran dan relaksasi lebih lanjut.

Membantu mengatasi anak dengan ADHD

Anak-anak dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) dapat mengambil manfaat dari berinteraksi dan memelihara binatang peliharaan.

Merawat binatang peliharaan, seperti memberi makan, menemani berjalan, dan memandikan, dapat membantu anak belajar merencanakan dan bertanggung jawab.

Bermain dengan binatang peliharaan adalah cara yang bagus untuk melepaskan energi berlebih. Anak kamu dapat membakar energi saat berjalan-jalan dengan anjing atau berlarian bersama anak kucing, membuat mereka lebih rileks, dan lebih tenang di malam hari.

Udara segar dan sirkulasi yang baik dari tubuh yang bergerak ini, meningkatkan aliran darah yang dipenuhi oksigen ke otak anak, sehingga meningkatkan kemampuan mereka untuk berkonsentrasi.

Anak-anak dengan ADHD juga mungkin terbiasa dengan orang tua atau pengasuh yang selalu mencoba menenangkan atau menegur anak. Sedangkan binatang peliharaan cenderung menjadi pendengar yang baik, menawarkan cinta tanpa syarat, tidak mengkritik meski anak terlalu banyak energi, dan ini bisa membantu rasa nyaman dan percaya diri anak.

Baca Juga: Moms Beri Salep Gatal ke Bayi Jangan Coba-Coba, Ini Tips Pilih yang Aman

Membantu mengatasi anak dengan autisme

Masalah sensorik sering terjadi pada anak dengan autisme. Dan kegiatan dengan integrasi sensorik biasanya dirancang untuk membantu anak terbiasa dengan sesuatu yang terasa di kulit, atau bagaimana merasakan keberadaan bau atau suara tertentu.

Anjing dan kuda sama-sama telah digunakan untuk tujuan ini sejak lama, dan anak-anak dengan autisme bisa merasa tenang ketika berinteraksi dengan binatang peliharaan seperti mereka.

Telah banyak disebut juga bahwa pada kasus autisme, binatang peliharaan dipercaya dapat mengurangi perilaku tertentu yang stereotip pada autisme, mengurangi sensitivitas sensorik, dan meningkatkan keinginan dan kemampuan untuk lebih terhubung secara sosial dengan orang lain, meskipun penelitian lebih lanjut pada hal ini perlu terus didalami.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  • CDC, About Pets & People https://www.cdc.gov/healthypets/health-benefits/index.html, diakses pada 4 Agustus 2020
  • Health Direct, 7 ways pets improve your mental health https://www.healthdirect.gov.au/7-ways-pets-improve-your-mental-health, diakses pada 4 Agustus 2020
  • Medical News Today, It’s official: Pets benefit our mental health https://www.medicalnewstoday.com/articles/320950, diakses pada 4 Agustus 2020
  • Mental Health, Pets and mental health https://www.mentalhealth.org.uk/a-to-z/p/pets-and-mental-health, diakses pada 4 Agustus 2020
  • Psychosocial and Psychophysiological Effects https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3408111, diakses pada 4 Agustus 2020
  • Psychology Today, How Dogs Drive Emotional Well-being https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-right-balance/201804/how-dogs-drive-emotional-well-being, diakses pada 4 Agustus 2020
    register-docotr