Kulit & Perawatan Tubuh

Punya Kuku Rapuh dan Mudah Patah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

March 31, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Kuku merupakan lapisan yang melindungi jari tangan dan kaki. Meskipun sangat kuat, namun ada beberapa kondisi kesehatan ataupun faktor kesehatan lain yang dapat membuat kuku menjadi rapuh, terkelupas ataupun mudah patah.

Kuku rapuh bukan satu masalah yang umum terjadi. Dikutip dari Harvard Health Publishing, 27 persen perempuan mengalami kuku yang rapuh atau disebut juga dengan onychoschizia.

Apa saja penyebab kuku rapuh?

American Osteopathic College of Dermatology (AOCD) mengategorikan kuku rapuh dalam dua kelompok. Pertama, kuku rapuh dan kering serta yang kedua yakni kuku rapuh dan lunak. 

Berikut ini adalah penyebab kuku yang rapuh:

Kurang lembap

Pada kuku yang rapuh dan kering, penyebabnya adalah tingkat kelembapan yang sangat sedikit. 

Hal ini bisa terjadi karena terlalu sering membasahkan dan mengeringkan kuku. Pemicunya adalah kebiasaan mencuci tangan atau mencuci piring sehingga kelembapan alami kuku menjadi berkurang.

Kuku yang kering juga sangat mungkin terjadi karena cuaca yang panas dan kering atau pada bulan-bulan musim dingin.

Terlalu lembap

Kebalikan dari kurang lembap, kuku yang terlalu lembap pun bisa menjadi rapuh dan lunak.

Hal ini bisa terjadi karena kamu terlalu banyak menggunakan pelembap di tangan. Selain itu menggunakan kimia keras seperti aseton untuk membersihkan cat kuku juga bisa jadi penyebabnya.

Penyebab lain

Selain itu ada pula maslaah kesehatan dan faktor ekstrnal lain yang membuat kuku mudah rapuh. Di antaranya adalah:

  • Usia: Pada dasarnya kuku akan berubah seiring pertambahan usia. Dalam hal ini kuku akan menjadi kusam dan rapuh. Usia akan membuat kuku kaki menjadi lebih keras dan tebal sementara kuku tangan akan menjadi tipis dan rapuh
  • Kekurangan zat besi: Kondisi ini akan membuat level sel darah merah menjadi rendah. Akibatnya tubuh kekurangan oksigen dan bisa berdampak pada kuku yang menjadi rapuh
  • Hipotiroid: Selain kuku yang rapuh, gejala dari hipotiroid lainnya adalah rambut yang rontok, letih, berat badan yang naik, konstipasi dan depresi
  • Sindrom Raynaud: Ciri khas kondisi ini adalah adanya masalah sirkulasi darah di ujung jari yang dapat memengaruhi kesehatan kuku

Bagaimana cara mengatasi kuku rapuh?

Kamu tidak bisa melakukan penanganan apapun untuk perubahan kuku karena usia. Meskipun demikian kamu bisa mengurangi peluang kuku patah, terkupas hingga rapuh dengan cara:

Gunakan pelembap

Gunakan pelembap dengan yang mengandung lanolin atau asam alpha-hydroxy. Lembapkan tangan setelah kamu mencuci tangan. Jangan lupa untuk mengaplikasikannya langsung ke kuku dan sekitarnya ketika kamu memakai pelembap di tangan.

Sebelum tidur, lembapkan tangan, kaki dan kuku untuk membuatnya tetap terhidrasi saat kamu terlelap.

Gunakan pengeras kuku

Jika kuku kamu lunak, gunakanlah cat kuku yang bening atau jenis lainnya untuk meningkatkan kekerasan kuku.

Memakai sarung tangan saat mencuci

Ketika kamu mengerjakan pekerjaan rumah seperti cuci piring, gunakanlah pelindung atau sarung tangan untuk menjaga kekeringan kuku. Sarung tangan juga bisa melindungi tangan serta kuku dari zat kimia keras seperti detergen dan cairan pembersih.

Hindari paparan udara dingin atau kering dalam waktu yang lama. Jika di luar sedang dingin dan kamu harus beraktivitas, gunakanlah sarung tangan.

Praktikkan perlindungan kuku yang baik

Kamu bisa lakukan langkah berikut ini untuk melindungi kuku:

  • Pastikan kuku tetap pendek untuk meminimalisasi area permukaan yang bisa jadi tempat air dan zat kimia terserap
  • Jangan menggigit atau menarik kuku untuk membuatnya pendek
  • Gunakan pengeras kuku untuk membuatnya tetap kuat

Kapan harus ke dokter?

Kuku yang rapuh sebenarnya bukan satu masalah serius. Meskipun demikian, kamu mungkin perlu mengunjungi dokter jika ada gejala lain yang timbul.

Misalnya kuku yang rapuh ini juga diiringi dengan tubuh yang terasa letih. Bisa jadi kondisi ini menandakan kamu terkena anemia karena kekurangan zat besi. Sementara jika berat badan turun atau naik bisa jadi menandakan masalah pada tiroid.

Kamu juga bisa mengunjungi dokter ketika penanganan kuku rapuh yang kamu jalani tidak efektif. Dokter akan memberikan saran penanganan yang lebih baik.

Demikianlah berbagai penjelasan tentang kuku rapuh dan bagaimana cara mengatasinya. Selalu jaga kondisi kesehatan kuku kamu, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healthline, diakses 30 Maret 2021. Brittle Nails: Causes, Treatment, and Prevention
  2. MedicalNewsToday, diakses 30 Maret 2021. Brittle nails: Causes, treatment, and nutrition
  3. American Osteopathic College of Dermatology, diakses 30 Maret 2021. Brittle Splitting Nails
  4. Harvard Health Publishing, diakses 30 Maret 2021. By the way, doctor: Does having ridged and split fingernails mean I’m unhealthy? – Harvard Health
    register-docotr