Kulit & Perawatan Tubuh

Fakta di Balik Detox Kulit yang Perlu Kamu Ketahui

August 26, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Jika kamu adalah salah satu orang yang mengikuti tren kecantikan, mungkin sudah tidak asing dengan istilah detoks kulit. Beberapa produk perawatan kulit menggunakan istilah itu dan mengatakan kamu dapat melakukan detox kulit di rumah dengan produk tersebut.

Namun apakah benar detoks kulit bisa dilakukan di rumah? Nah, sebelum lebih jauh membahas tentang detox kulit dengan perawatan di rumah, yuk simak dulu penjelasan detox berikut ini.

Apa arti detox atau detoksifikasi?

Detox atau detoksifikasi adalah proses pembuangan racun dari dalam tubuh. Racun yang ada di dalam tubuh bisa saja berasal dari kondisi lingkungan, pola makan atau gaya hidup lainnya, seperti merokok.

Nah, organ-organ tubuh seperti paru-paru, hati, ginjal hingga usus besar mampu melakukan detoksifikasi dengan sendirinya. Tapi kemudian bermunculan anggapan bahwa beberapa perilaku dapat membantu proses tersebut.

Misalnya, dengan mengonsumsi makanan tertentu dan juga minum jus tertentu. Hal ini dianggap dapat menyempurnakan proses detoksifikasi tubuh.

Lalu bagaimana dengan detox kulit?

Jika pernah mendengar kata-kata detox kulit, maka sebenarnya itu hanya istilah yang diadopsi. Karena dalam dunia medis tidak ada istilah detox kulit. Apalagi jika detox kulit menggunakan produk tertentu atau dengan melakukan tindakan tertentu seperti peeling atau laser.

Seperti yang disebutkan oleh Dr. Ross Perry dari CosmedicsUK, ketika orang membicarakan tentang detox kulit, bukanlah menghilangkan racun yang sesungguhnya dari kulit.

“Ini lebih mengacu kepada hal-hal yang dapat dilakukan untuk melindungi permukaan kulit dari luar,” ujar Dr. Ross Perry seperti dikutip dari Healthline.

Lalu bagaimana pemahaman sebenarnya tentang hal-hal yang kerap dilabeli mampu mendetoksifikasi kulit seperti penggunaan produk tertentu, atau facial treatment, peeling dan juga laser?

Fakta di balik tindakan mendetoksifikasi kulit

Mungkin kamu pernah mendengar jika facial treatment, peeling ataupun laser bisa membantu mendetoksifikasi kulit. Walaupun semua tindakan tersebut dapat membantu membuat kulit lebih sehat dan muda, tapi bukan dengan cara membuang racun kulit, ya. Berikut penjelasan selengkapnya.

Facial treatment

Facial treatment atau perawatan wajah yang umum dilakukan seringkali dianggap menjadi salah satu cara untuk mendetoksifikasi kulit. Faktanya, perawatan ini dilakukan untuk mengangkat sel kulit mati. Sehingga dapat mempercepat pergantian sel, agar tumbuh sel baru yang lebih sehat.

Fakta lainnya adalah, ternyata kamu tidak boleh terlalu sering melakukannya. Karena perawatan wajah bertujuan membersihkan kulit wajah, namun jika terlalu sering dapat mengganggu keseimbangan kulit wajah.

Jika keseimbangan kulit wajah terganggu, dapat meningkatkan kemungkinan masalah kulit. Termasuk meningkatkan risiko munculnya jerawat.

Jika tidak terlalu sering, ini akan membantu menjaga kesehatan kulitmu. Kamu juga bisa melakukan facial treatment di rumah menggunakan bahan-bahan alami. Atau menggunakan produk-produk perawatan kulit wajah yang sesuai dengan jenis kulitmu.

Peeling wajah

Kamu pernah melakukan peeling wajah dengan alasan ingin mendetoksifikasi kulit? Itu adalah hal yang keliru. Karena peeling dilakukan untuk membantu mengangkat sel kulit mati menggunakan larutan kimia.

Hasil dari peeling, kulit akan lebih tampak halus dan juga terlihat lebih muda. Jadi faktanya, jika kulitmu terlihat lebih sehat setelah peeling bukan karena pembuangan racun, ya. Tapi karena sel kulit mati di permukaan paling atas telah mengelupas.

Jika kamu berniat melakukannya, kamu harus datang ke ahlinya yaitu dokter kulit. Karena dokter akan memberikan larutan kimia yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi kulitmu. Kamu tidak bisa melakukan peeling wajah sendiri di rumah.

Laser kulit

Satu lagi perawatan yang seringkali dianggap sebagai bentuk detox kulit adalah tindakan laser kulit. Dilansir dari Webmd, laser kulit dilakukan untuk menghilangkan lapisan-lapisan kulit, agar terbentuk sel kulit baru yang lebih sehat dan juga tampak lebih muda.

Sama seperti peeling, bukan berarti racun di kulit yang dibuang, tapi membuang sel kulit mati sehingga terlihat pertumbuhan sel yang lebih sehat.

Dengan melakukan laser, kamu bisa mengatasi berbagai masalah kulit wajah. Bukan hanya mengangkat sel kulit mati tapi juga mengatasi penuaan seperti keriput dan bekas luka jerawat. Jika ingin melakukannya, kamu perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit.

Kamu tidak bisa melakukan laser di rumah, karena terdapat sejumlah risiko yang justru akan merusak kulitmu. Misalnya, setelah melakukan laser kamu perlu mengoleskan salep khusus untuk mencegah terbentuknya koreng pada kulit.

Kamu juga akan mengalami gatal dan perih setelah laser. Karena itu kamu perlu melakukannya di bawah pengawasan dokter, untuk mendapatkan hasil serta perawatan yang terbaik.

Demikian penjelasan mengenai detox kulit dan fakta di baliknya. Jika punya pertanyaan lain tentang kesehatan kulit, silakan chat langsung dengan dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline diakses 25 Agustus 2020 8 Things You Need to Know About “Skin Detoxing” 
  2. Webmd diakses 25 Agustus 2020 Laser Skin Resurfacing 
  3. Webmd diakses 25 Agustus 2020 The Facts About Chemical Peels 
  4. Mayoclinic diakses 25 Agustus 2020 Chemical peel 
    Berita Terkait
    register-docotr