Kulit & Perawatan Tubuh

4 Cara Efektif Hilangkan Bekas Luka yang Terasa Mengganggu

October 7, 2020 | Ahmad Ridwan | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Keloid adalah salah satu jenis penyakit kulit yang terjadi saat adanya pertumbuhan jaringan luka yang tidak normal. Bekas luka yang menjadi keloid kadang membuat kamu tidak percaya diri, bukan? Oleh karena itu, cara untuk menghilangkan keloid bekas luka penting untuk kamu diketahui.

Keloid sendiri terbentuk karena sebagian orang memiliki respons penyembuhan yang berbeda, terutama bagi mereka yang menurut American Osteopathic College of Dermatology (AOCD) memiliki pigmen lebih banyak pada kulit.

Cara menghilangkan keloid dengan perawatan medis

Keloid bekas caesar atau penyebab lainnya bisa diatasi dengan melakukan perawatan secara medis bersama dokter. Beberapa cara untuk menghilangkan keloid bekas caesar, yakni mulai dari penggunaan krim hingga tindakan operasi.

Nah, untuk itu sebaiknya kamu perlu mengetahui cara menghilangkan bekas luka keloid agar tak mengganggu penampilanmu. Berikut penjelasannya lebih lengkap mengenai cara menghilangkan keloid.

1. Penyuntikan steroid

Bekas luka keloid bisa diatasi dengan memberikan penyuntikan streoid. Suntik keloid diketahui mampu menyamarkan bekas luka hanya dalam waktu sebentar. Karena itu, suntik keloid menjadi penanganan awal yang bisa kamu pilih

Penyuntikan steroid ini dapat dimulai dengan menyuntikkan corticosteroid sebulan sekali pada keloid. Suntik keloid dengan corticosteroid secara rutin, bisa dapat mengempiskan bekas luka keloid dalam waktu tiga hingga enam bulan. 

2.  Operasi cryosurgery

Operasi cryosurgery merupakan proses yang kerap dilakukan oleh dermatologis untuk menyembuhkan banyak masalah kulit dengan cara menyemprotkan nitrogen cair ke bagian luka keloid dan membekukannya sehingga memberi jalan agar luka tersebut mengelupas.

Operasi ini sering dikombinasikan dengan suntik cortisone secara rutin. Setelah itu, sebagai penanganan tambahan, sebuah obat bernama alpha-interferon yang disuntikkan pada bekas luka sesaat setelah keloid diangkat juga terbukti ampuh mengobati keloid.

3. Krim tretinoin (retin-A)

Tretinoin merupakan krim yang dioleskan pada kulit. Krim ini sering digunakan untuk meredakan jerawat dan penuaan dengan cara mempercepat perbaikan sel alami pada kulit. 

Krim tretinoin maupun isotretinoin ini kerap digunakan untuk mengobati keloid. Penelitian pada tahun 2015 mengatakan bahwa tretinoin terbukti ampuh mencegah pertumbuhan keloid.

4. Laser

Keloid jenis tertentu dapat dihilangkan melalui operasi laser, dengan cara menyinari permukaan keloid dan kulit sekitarnya dengan cahaya terang. Cara menghilangkan keloid dengan laser bisa membuat kulit terlihat lebih mulus dan kencang sehingga mengaburkan perbedaan antara kulit dengan keloid.

Kemunculan keloid bisa datang kapan saja bagi kelompok yang rentan. Apalagi ketika cedera pada kulit memunculkan bekas luka. Karena itu, menghilangkan keloid dengan laser bisa menjadi pilihan.

Kamu dapat mencegah cedera kulit berubah menjadi luka yang berbekas dan berujung pada munculnya keloid dengan cara menggunakan pressure pad atau silicone gel pad sesaat setelah cedera. 

Hal tersebut dapat mencegah luka menjadi berbekas sehingga keloid tidak muncul dan tumbuh besar. Meski demikian tidak ada jaminan cara paling efektif untuk menghentikan keloid muncul. Terutama pada kelompok yang rentan terkena keloid. 

Keloid pada tubuh akan mulai terasa mengganggu penampilan atau terasa sakit. Untuk itu, segera hubungi dokter spesialis kulit & kelamin untuk mendapatkan penanganan termasuk menghilangkan keloid dengan laser

Obat keloid alami yang bisa diberikan

Selain perawatan medis, keloid bekas caesar atau penyebab lainnya bisa disembuhkan dengan obat alami. Obat keloid alami mudah didapatkan dan dapat diterapkan sendiri di rumah. Beberapa obat keloid alami yang bisa digunakan, antara lain sebagai berikut:

Bawang putih

Cara menghilangkan keloid secara alami yang pertama adalah dengan menggunakan bawang putih. Menghilangkan keloid dengan bawang cukup direkomedasikan karena bahan alami satu bekerja seperti aspirin dimana akan menghalami enzim yang berkontribusi pada jaringan dan penumpukan pigmen.

Menghilangkan keloid dengan bawang bisa membantu meringankan bekas luka seiring berjalannya waktu. Cara menghilangkan keloid dengan bawang dapat dilakukan dengan menghancurkan bawang putih segar lalu oleskan pada kulit, biarkan selama 15 menit, dan cuci bersih dengan air.

Madu

Selain bawang putih, cara menghilangkan keloid secara alami yakni menggunakan madu. Perlu diketahui, madu mengandung senyawa anti inflamasi yang dapat membantu mengurangi keloid gatal.

Madu menjadi alternatif alami yang menarik tanpa potensi efek samping berbahaya seperti ditemukan dalam kortikosteroid atau obat antiinflamasi nonsteroid. Cara menghilangkan keloid secara alami dengan madu yakni membubuhkan sedikit madu mentah pada area kulit.

Untuk membantu menyembuhkan keloid gatal, terapkan cara ini setidaknya dua hingga tiga kali dalam sehari. Pastikan gunakan madu alami agar segera mendapatkan hasil yang diinginkan.

Bawang bombai

Beberapa penelitian mendukung penggunaan ekstrak bawang dapat membantu menghentikan fibrolas, yakni sel yang menghasilkan jaringan parut. Studi lain tahun 2012 juga menemukan bahwa gel ekstrak bawang dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi bekas luka.

Dalam uji tersebut, bawang diketahui dapat mengurangi pigmentasi karena adanya kandungan quercetin dan flavonol dengan sifat antioksidan. Untuk itu, keloid gatal bisa diatasi dengan mudah jika menggunakan bawang secara rutin.

Cara menghilangkan keloid secara alami dengan bawang bombai adalah memotongnya kecil-kecil lalu peras sarinya dengan menggunakan kain bersih. Oleskan perasan sari tersebut pada area keloid dan diamkan sampai kering.

Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, terapkan perawatan dengan bahan alami satu ini tiga hingga empat kali dalam sehari. Pastikan untuk mengoleskan pada area keloid gatal atau parah agar cepat menghilang.

Cara mencegah keloid di masa mendatang

Jika kamu sadar dapat mengembangkan keloid, ada beberapa cara untuk mencegahnya terjadi. Seseorang yang pernah mengalami keloid maka bisa melakukan tindakan tertentu untuk mencegah lebih banyak berkembang, seperti:

Hindari operasi kosmetik

Meski beberapa operasi diperlukan, namun operasi kosmetik perlu dihindari untuk mencegah keloid pada kulit. Jika pernah mengalami keloid akibat pembedahan, maka segera pikirkan kembali untuk melakukan tindak operasi.

Hindari tato atau tindikan

Tato dan tindikan kemungkinan besar merupakan penyebab utama munculnya keloid. Di satu sisi, hal tersebut juga bisa dianggap sebagai tindakan yang tidak diperlukan. Karena itu, untuk mencegah keloid maka pikirkan baik-baik ketika memiliki keinginan untuk memiliki tato pada kulit atau tindikan di bagian tubuh lainnya.

Hindari pengelupasan kulit dan kemunculan jerawat

Cobalah untuk mencegah diri dari mengelupas kulit atau meletuskan jerawat di wajah. Perlu diketahui, peradangan yang disebabkan oleh eksaserbasi ini dapat menyebabkan munculnya keloid pada kulit.

Pengobatan rumahan bisa sedikit membantu mengatasi keloid dengan mengurangi ukuran dan pigmentasi menjadi tidak terlihat. Namun, jika keloid tidak membaik maka segera bicarakan dengan dokter mengenai perawatan lainnya.

Operasi atau pengangkatan kulit dengan laser merupakan pilihan pengobatan yang efektif. Akan tetapi, perlu diingat bahwa metode apapun yang digunakan untuk mengobati keloid bisa menyebabkan efek samping jika tidak tertangani dengan baik.

Jangan ragu untuk bertanya lebih lanjut kepada dokter profesional di layanan konsultasi Good Doctor yang dapat diakses melalui aplikasi Grab 24/7 sekarang!

Reference

MedScape. Diakses pada 6 Oktober 2019. Keloids

AAD Org. Diakses pada 6 Oktober 2019. Keloids: Overview

Health Harvard Edu. Diakses pada 6 Oktober 2019. Keloids: What It Is?

Family Doctor Org. Diakses pada 6 Oktober 2019. How To Get Rid Of Keloids

Healthline (2018), diakses 7 Oktober 2020. How to Get Rid of Keloids

 

    register-docotr