Info Sehat

Jangan Diabaikan, Inilah Pentingnya Vaksin Hepatitis untuk Dewasa dan Anak-anak

September 10, 2020 | Felicia Elfriestha | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Penyakit hepatitis termasuk penyakit yang berbahaya jika tidak dilakukan pencegahan dini. Agar tidak terkena penyakit ini, ada baiknya kamu melakukan vaksin hepatitis. Berikut penjelasan mengenai pentingnya vaksin hepatitis untuk dewasa dan anak-anak, simak yuk!

Baca Juga: Penularan Hepatitis A Lewat Apa Saja? Simak Gejala, Faktor Risiko & Pencegahannya!

Manfaat vaksin hepatitis untuk dewasa dan anak-anak

Hepatitis A dan hepatitis B adalah dua jenis hepatitis yang bisa kamu dapatkan akibat terinfeksi virus. Hepatitis dapat menyebabkan peradangan hati yang jika dibiarkan bisa serius atau bahkan mengancam jiwa.

Pada dasarnya ada 2 jenis vaksin hepatitis yang harus dilakukan yaitu vaksin hepatitis A dan hepatitis B. Vaksin hepatitis ini sangat efektif melindungi tubuh dari infeksi dan komplikasinya, termasuk kerusakan hati permanen hingga kanker hati.

Tak hanya itu, jika kamu diimunisasi vaksin hepatitis maka bisa juga melindungi orang lain. Nah, biasanya terdapat perbedaan antara vaksin hepatitis A dan vaksin hepatitis B sehingga bisa dikonsultasikan dengan dokter untuk mengetahui manfaatnya masing-masing.

Vaksin hepatitis A

Cara mencegah penyakit hepatitis ini dengan mendapatkan vaksin hepatitis A. Vaksin hepatitis untuk dewasa dan anak-anak sangat diperlukan terutama bagi orang-orang yang berisiko terkena penyakit hepatitis A.

Pasalnya, penularan hepatitis sangat mudah menyebar seperti melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi oleh tinja orang yang mengidap penyakit hepatitis A.

Dengan mendapatkan vaksin hepatitis untuk dewasa dan anak-anak ini, maka kamu bisa terlindungi dari bahayanya virus yang dapat menyebabkan infeksi hati ini.

Manfaat vaksin hepatitis A antara lain:

  • Vaksin hepatitis A akan membantu tubuh memproduksi antibodi untuk bertahan dari serangan penyakit ini.
  • Pemberian vaksin hepatitis A perlu dilakukan sebanyak 2 kali, dengan jarak 6-12 bulan. 
  • Vaksin ini dianjurkan untuk diberikan setelah anak berusia 2 tahun dalam 2 dosis.

Vaksin hepatitis B

Biasanya vaksin ini diberikan melalui suntikan ke otot bahu atau paha oleh tenaga medis. Kamu juga akan diberi jadwal vaksin yang biasanya harus diikuti agar hasilnya efektif, biasanya 2 hingga 4 kali.

Vaksin ini dapat diberikan untuk segala usia, terutama yang berisiko terkena infeksi. Namun, sebaiknya konsultasikan dahulu kepada dokter agar tidak keliru karena dosis diberikan berdasarkan usia, kondisi medis, dan risiko setiap individu.

Manfaat dari vaksin hepatitis B untuk mencegah terjadinya infeksi dari virus hepatitis B. Vaksin ini dapat membantu tubuh memproduksi kekebalan melalui antibodi. Hal tersebut akan mencegah kamu terkena infeksi virus hepatitis B.

Vaksin kombinasi

Perlu diketahui, terdapat vaksin kombinasi hepatitis A dan hepatitis B yang direkomendasikan untuk semua orang yang berusia 18 tahun. Biasanya pemberian vaksin jenis ini adalah kepada mereka yang berisiko tertular infeksi dari pekerjaan atau melakukan perjalanan ke beberapa negara.

Karena itu, vaksin kombinasi ini juga direkomendasikan untuk personil militer, tinggal di daerah yang berisiko tinggi terinfeksi HAV dan HBV, serta sering melakukan aktivitas seksual dengan sesama jenis.

Tak hanya itu, beberapa orang yang bisa mendapatkan vaksin ini adalah pekerja yang bersentuhan dengan tinja, orang dengan hemofilia, dan seseorang dengan penyakit hati kronis.

Dosis vaksin bisa ditanyakan pada dokter agar tidak menyebabkan masalah kesehatan lanjutan, termasuk efek samping. Beri tahu dokter juga jika mengalami reaksi alergi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Adakah reaksi setelah mendapatkan vaksin hepatitis?

Vaksin hepatitis diketahui sangat aman sekarang jarang mengakibatkan reaksi yang berbahaya. Namun, biasanya reaksi umum terhadap vaksin juga mungkin saja terjadi.

Beberapa reaksi umum tersebut, di antara rasa sakit, kemerahan, dan bengkak di area yang disuntikkan vaksin. Tak jarang, beberapa orang bahkan mengalami demam ringan sebagai akibat dari reaksi pemberian vaksin hepatitis.

Karena itu, penting untuk tetap berada di rumah sakit atau klinik selama 15 menit setelah mendapatkan vaksin. Setidaknya, 1 di antara sejuta memiliki reaksi alergi yang mengancam jiwa atau disebut juga dengan anafilaksis.

Beberapa kemungkinan kondisi yang akan dirasakan, antara lain gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan pada tenggorokan, lidah, atau bibir. jika hal ini terjadi, segera cari bantuan penyedia layanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan darurat.

Siapa saja yang harus diberikan vaksin hepatitis B?

Pada dasarnya setiap orang dewasa maupun anak-anak dianjurkan untuk mendapatkan vaksin hepatitis agat terhindar dari penyakit yang cukup membahayakan ini. 

Berikut adalah orang yang sangat disarankan untuk mendapatkan vaksin hepatitis, antara lain:

Petugas medis

Petugas medis merupakan orang yang paling rentan terkena penyakit hepatitis. Hal ini dikareanakan petugas medis seringkali berhubungan langsung dengan pasien, peralatan medis maupun darah penderita infeksi hepatitis B. 

Faktor tersebut menyebabkan petugas kesehatan sangat berisiko tertular infeksi hepatitis B. Oleh sebab itu, pemberian vaksin hepatitis B dapat bermanfaat untuk mencegah terjadinya penularan hepatitis B.

Bayi baru lahir

Penularan hepatitis juga bisa terjadi pada bayi baru lahir karena sang ibu menderita penyakit ini. Nah, untuk itu cara terbaik untuk mencegah penularan adalah melakukan vaksin hepatitis. 

Sebaiknya vaksin hepatitis B harus diberikan pada sang bayi dalam waktu kurang dari 24 jam setelah persalinan. Pemberian vaksin bermanfaat untuk mencegah terjadinya penularan infeksi virus hepatitis B pada bayi tersebut.

Pekerja seks

Penularan hepatitis rentan terjadi pada seorang pekerja seks karena infeksi mudah masuk saat berhubungan intim. Hal ini dikarenakan pekerja seks yang sering berganti pasangan menularkan infeksi hepatitis B. 

Maka dari itu, pekerja seks sangat dianjurkan untuk mendapatkan vaksin hepatitis untuk mencegah terkena virus ini. Selain itu, sebaiknya segera mendapatkan vaksin hepatitis B dan berhentilah untuk berganti-ganti pasangan, karena hanya akan merugikan diri sendiri.

Hidup bersama dengan penderita hepatitis

Jika kamu tinggal bersama dengan orang yang mengidap penyakit hepatitis, maka kamu akan rentan terkena virus ini. Sebaiknya secepat mungkin kamu mendapatkan vaksin hepatitis agar tidak tertular dan terhindar dari penyakit ini.

Jadi, kamu jangan pernah abaikan vaksin ini karena untuk menghindari penularan hepatitis lebih lanjut. Banyak kasus yang menyebutkan penyakit ini dapat mengancam nyawa jika dibiarkan begitu saja.

Harga vaksin hepatitis

Pemberian vaksin hepatitis pada anak sangatlah penting karena dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.

Nah, harga vaksin hepatitis untuk bayi baru lahir biasanya gratis jika diberikan di Puskemas dengan menggunakan kartu BPJS. Namun jika tidak menggunakan BPJS tetap mendapatkan harga murah yakni Rp2.000 karena mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Sementara untuk orang dewasa, harga vaksin hepatitis yakni sekitar Rp400.000 atau bahkan lebih tergantung rumah sakit masing-masing. Harga vaksin hepatitis biasanya sudah termasuk tiga dosis sehingga bisa terbilang cukup murah.

Obat hepatitis

Kebanyakan orang yang didiagnosis dengan infeksi hepatitis B kronis membutuhkan perawatan selama sisa hidupnya.

Nah, salah satu perawatan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit hati dan mencegah penularan infeksi adalah dengan menggunakan obat hepatitis. Berikut beberapa obat hepaitis yang diberikan dokter:

Obat antivirus

Obat hepatitis yang biasa dokter berikan adalah berupa antivurus, termasuk entecavir, tenofovir, adefovir, dan telbivudine. Obat dalam bentuk oral atau diminum ini dapat membantu melawan virus dan memperlambat kerusakan pada hati.

Obat interferon

Interferon alfa-2b atau Intron A merupakan obat hepatitis dalam bentuk injeksi dimana terbuat dari zat yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan infeksi. Obat hepatitis satu ini biasanya digunakan untuk orang muda yang ingin menghindari pengobatan jangka panjang.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. immunize.org (2018) diakses 8 Juli 2020. Vaksin Hepatitis B. 8 Juli 2020 pukul 23.00.
  2. webmd.com (2019) diakses 8 Juli 2o20. Do I Need the Hepatitis A and B Vaccines?. 8 Juli 2020 pukul 23.30.
  3. HealthlinkBC (2016), diakses 10 September 2020. Hepatitis B Vaccine
  4. Mayo Clinic (2020), diakses 10 September 2020. Hepatitis A And Hepatitis B Vaccine (Intramuscular Route
  5. Mayo Clinic (2020), diakses 11 September 2020. Hepatitis B
    Berita Terkait
    register-docotr