Info Sehat

Alami Sakit Perut Karena Makan Pedas? Ini Penyebabnya!

December 19, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Makanan pedas memang selalu menggugah selera dan banyak digemari. Namun tak jarang setelah mengonsumsi makanan pedas perut terasa sakit. Lantas, apa penyebab sakit perut karena makan pedas? Bagaimana mengatasinya? Yuk simak ulasannya di sini.

Baca juga: Kamu Sering Sakit Perut? Yuk, Kenali Jenis Obat Sakit Perut Berikut Ini

Apa penyebab sakit perut karena makan pedas?

Melansir dari laman Livestrong, sensasi panas yang timbul ketika kita mengonsumsi makanan pedas berasal dari capsaicin, yakni zat aktif yang secara alami ditemukan pada cabai.

Ketika capsaicin bersentuhan dengan mukosa lambung atau lapisan perut, capsaicin akan menempel pada reseptor rasa sakit, yang dapat memberikan sinyal pada otak akan sensasi panas atau terbakar.

Selain itu, sakit perut karena makan pedas juga bisa dipicu oleh beberapa kondisi, seperti:

Gastritis

Gastritis sendiri adalah peradangan pada lapisan pelindung lambung. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh konsumsi alkohol secara berlebihan, penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka waktu lama, seperti aspirin atau ibuprofen, atau bahkan infeksi bakteri.

Meskipun makanan pedas bukanlah faktor penyebab kondisi ini, akan tetapi, makanan pedas dapat memperburuk gejala yang terkait, seperti kembung, mual, atau bahkan sensasi terbakar.

Refluks asam

Pada sebagian orang, makanan pedas dapat memicu atau memperburuk gejala refluks asam, kondisi yang terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, sehingga dapat menyebabkan nyeri pada saluran cerna bagian atas serta menimbulkan heartburn (sensasi panas pada dada).

Meksipun demikian, makanan yang mengandung lemak tinggi, makan dalam porsi besar atau larut malam adalah pemicu yang lebih umum.

Untuk menghindari rasa tidak nyaman serta gejala yang ditimbulkan, membatasi konsumsi atau bahkan menghindari makanan yang memicu asam lambung sangat diperlukan.

Diare

Dalam proses pencernaan, makanan mengalir melalui berbagai organ, masing-masing organ memiliki tugas penting.

Ketika kita mengonsumsi makanan pedas yang mengandung capsaicin, molekul akan merangsang reseptor transient potential vanilloid 1 receptors (TRPV1), yang memberitahu otak adanya sensasi panas atau terbakar di dalam tubuh yang sedang terjadi.

Saat capsaicin mengiritasi usus kecil, usus kecil akan memproses capsaicin lebih cepat dari biasanya, dan kemudian zat tersebut tiba di usus besar. Di sini, proses biasanya melambat, tetapi reseptor tersebut diaktifkan secara berlebihan.

Sebagai pertahanan, usus besar mempercepat keseluruhan proses. Hal tersebut tidak memungkinkan usus besar menyerap air dengan optimal, sehingga pada akhirnya menyebabkan diare.

Baca juga: Diklaim Bisa Atasi Diare, Kenali Fakta-fakta Menarik Seputar Diet BRAT

Apakah sakit perut karena makan pedas berbahaya?

Konsumsi makanan pedas secara berlebihan sangat tidak disarankan. Meskipun sakit perut karena makan pedas merupakan keluhan umum, namun ini bisa memicu beberapa kondisi dan kamu harus mewaspadai hal ini.

Jika kamu memiliki maag, kamu mungkin saja menemukan makanan pedas dapat memperburuk rasa sakit. Melansir dari Healthline, konsumsi makanan pedas secara berlebihan juga dapat memperburuk gejala infeksi saluran kemih, atau bahkan menyebabkan iritasi pada sinus.

Oleh karena itu, apabila kamu mengalami sakit perut dengan disertai gejala lain, atau berlangsung lama sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui penyebab serta penanganan yang tepat.

Bagaimana cara mengatasi sakit perut karena makan pedas?

Sakit perut karena makan pedas memang dapat terasa tidak nyaman atau bahkan menganggu aktivitasmu. Nah, berikut ini ada beberapa cara yang perlu kamu tahu untuk mengatasi sakit perut karena makan pedas.

1. Teh chamomile

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengonsumsi teh chamomile. Teh chamomile memiliki sifat anti-inflamasi. Maka dari itu, meminum secangkir teh chamomile dapat membantu meringankan rasa sakit

2. Air rebusan jahe

Jahe adalah obat alami yang umum digunakan untuk mengatasi sakit perut dan gangguan pencernaan.

Melansir Medical News Today, jahe mengandung bahan kimia yang dikenal sebagai gingerol dan shogaol, bahan kimia ini juga bisa membantu mengurangi mual, muntah, serta diare.

Jika kamu mengalami sakit perut, kamu bisa mengatasinya dengan mengonsumsi teh jahe atau air rebusan jahe.

Nah, itulah informasi mengenai sakit perut karena makan pedas. Janganlah konsumsi makanan pedas secara berlebihan. Jika sakit perut tidak kunjung reda, atau bahkan disertai dengan gejala lainnya, sebaiknya segeralah kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Cek kesehatan lambungmu di Klinik Maag bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini ya!

Reference

Dailymail.co.uk (2019). Diakses pada 06 Desember 2020. Scientists confirm drinking milk after eating extra spicy foods ‘reduces the burning sensation in the back of the throat better than water’ as they find KOOL-AID also works 

Healthline (2017). Diakses pada 06 Desember 2020. Is Spicy Food Good for Digestion? 

Healthline (2020). Diakses pada 06 Desember 2020. Gastritis

Healthline (2017). Diakses pada 06 Desember 2020. 7 Natural Remedies for Your Upset Stomach 

Livestrong.com (2018). Diakses pada 06 Desember 2020. Stomach Pain After Eating Spicy Food 

Medical  News Today (2020). Diakses pada 06 Desember 2020. Home and natural remedies for upset stomach 

Very Well Health (2020). Diakses pada 06 Desember 2020. Why Eating Spicy Food Can Give You Diarrhea 

    register-docotr