Info Sehat

Pertolongan Pertama Terkena Ulat Bulu: Berikut Langkah-langkahnya!

May 15, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Bagi sebagian orang, hanya dengan melihat ulat bulu saja sudah bisa membuat bergidik, apalagi kalau hewan itu sampai menempel ke kulit. Jika mengalami kejadian tersebut, penting untuk melakukan pertolongan pertama terkena ulat bulu demi menghindari dampak lebih buruk.

Lantas, apa saja hal-hal yang perlu segera dilakukan begitu terkena ulat bulu? Yuk, cari tahu jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Mengenal tentang ulat bulu

Ulat bulu adalah hewan yang secara visual mempunyai duri-duri halus di sekujur tubuhnya. Dikutip dari laman University of Kentucky, meski halus, bulu-bulu tersebut merupakan senjata yang digunakan ulat untuk melindungi diri dari ancaman musuh.

Tidak banyak orang yang tahu bahwa bulu pada ulat terhubung langsung ke kantung racun di dalam tubuhnya. Zat racun itu akan secara otomatis dikeluarkan ketika ada sesuatu yang menyentuh bulu dari ulat.

Ada banyak spesies ulat bulu, umumnya berasal dari keluarga Saturniidae, Meglopygidae, dan Limacodidae. Masing-masing mempunyai ciri khas, baik tentang bentuk, ukuran, dan warna tubuhnya. Semuanya punya satu kesamaan, yaitu bulu yang dapat mengeluarkan zat beracun.

Apa efeknya jika terkena ulat bulu?

Dampak yang paling sering terjadi pada manusia akibat terkena ulat bulu adalah reaksi di kulit, baik itu dermatitis, alergi, hingga urtikaria. Pada sebagian besar kasus, reaksinya terjadi secara ringan dan sembuh dengan sendirinya, tidak sampai membahayakan nyawa.

Gejala ringan yang ditimbulkan bisa berupa kemerahan pada kulit, gatal-gatal, muncul benjolan atau ruam, bengkak, lepuh, hingga terasa nyeri. Pada kasus yang jarang terjadi, paparan zat racun dari bulu ulat dapat menyebabkan:

  • Pusing
  • Keringat berlebih
  • Sakit perut
  • Kejang otot
  • Sulit bernapas
  • Mual dan muntah
  • Perdarahan

Gejala bisa muncul dalam beberapa menit setelah terkena ulat bulu dan dapat bertahan selama satu hari atau lebih. Jika bulu itu terbang terbawa angin lalu terkena bagian tubuh tertentu, reaksi lain bisa saja terjadi, seperti bersin, batuk, pilek, mata merah, sakit mulut, dan sulit menelan.

Setiap gejala yang muncul sebaiknya tidak diabaikan, karena mungkin dapat berdampak fatal. Pada 2014, seorang anak laki-laki di Amerika Serikat hampir kehilangan nyawa akibat mengalami syok anafilaksis (reaksi berat) setelah terkena ulat bulu dari spesies Lophocampa maculata.

Pertolongan pertama terkena ulat bulu

Pertolongan pertama sangat dibutuhkan begitu kamu terkena ulat bulu. Sebisa mungkin segera lakukan penanganan mandiri sebelum gejalanya muncul. Berikut langkah-langkah pertolongan pertama terkena ulat bulu yang bisa kamu terapkan:

  1. Ambil dan lepaskan ulat bulu yang masih menempel di kulit pakai penjepit atau alat tertentu, jangan menggunakan tangan kosong.
  2. Gunakan selotip untuk menarik bulu dari ulat yang menancap ke kulit.
  3. Pakaian yang terkontaminasi harus dilepas dan dicuci secara menyeluruh.
  4. Segera cuci area kulit yang terkena ulat bulu dengan sabun dan air hingga bersih.
  5. Setelah itu, angin-anginkan agar kering. Kamu bisa menggunakan pengering rambut dengan setelan paling rendah.

Jika sudah muncul gejala, kamu dapat memulihkannya dengan mengoleskan soda kue (baking powder) atau losion kalamin ke area kulit yang terkena ulat bulu. Bisa juga dengan menempatkan kantong es atau es batu yang dibungkus plastik dan kain tipis.

Baca juga: Ini 6 Pertolongan Pertama Serangan Jantung yang Perlu Kamu Tahu

Kapan harus pergi ke dokter?

Kamu sebaiknya periksakan diri ke dokter jika gejala tak kunjung sembuh atau muncul keluhan di area lain, misalnya mata dan mulut. Dokter mungkin akan memberikan obat pereda nyeri seperti parasetamol.

Sedangkan untuk reaksi seperti eksim, dapat diobati dengan steroid atau antihistamin, tapi efeknya tidak selalu manjur. Jika ada infeksi di mata dan mulut, dokter akan membasahi area tersebut dengan banyak air untuk mengambil bulu dari ulat yang mungkin masih tertinggal.

Operasi granuloma juga mungkin diperlukan, yaitu mengangkat jaringan pada kulit atau bagian tubuh tertentu yang mengalami peradangan akibat terkena ulat bulu.

Nah, itulah ulasan tentang pertolongan pertama terkena ulat bulu yang perlu kamu tahu. Untuk meminimalkan risikonya, ada baiknya kamu menghindari beraktivitas di tempat-tempat yang telah menjadi habitat ulat bulu, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. University of Kentucky, diakses 10 Mei 2021,  Stinging Caterpillars.
  2. DermNet NZ, diakses 10 Mei 2021, Skin problems due to caterpillars and moths.
  3. Verywell Health, diakses 10 Mei 2021, What Parents Should Know About Caterpillars.
  4. MSD Manual, diakses 10 Mei 2021, Puss Moth Caterpillar Stings.

    register-docotr