Info Sehat

Demi Kesehatan, Ini Pantangan Penderita Hepatitis yang Wajib Dipatuhi

July 14, 2020 | Dhiamara Arradea | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Seseorang yang mengidap hepatitis perlu untuk menerapkan gaya hidup yang sehat. Hal itu untuk meminimalkan risiko kerusakan pada hati. Salah satunya dengan memahami pantangan penderita hepatitis.

Hati merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki fungsi penting, termasuk di antaranya menyaring racun yang masuk ke dalam tubuh dan mengatur sirkulasi hormon.

Sayangnya bagi penderita hepatitis, fungsi hati tidak bisa berjalan dengan sempurna. Hal-hal yang seharusnya disaring oleh hati akan mengendap terlalu lama dan bisa melukai hati.

Perawatan pada pasien hepatitis

Ketika kamu atau orang-orang terdekat kamu mengidap hepatitis. Wajib untuk kamu menjaga kesehatan organ hati kamu. Berikut hal yang harus kamu lakukan:

Lakukan diet bergizi seimbang

Salah satu faktor yang berperan dalam mendukung hepatitis adalah jenis makanan yang tepat. Pilih makanan yang sehat dan rendah lemak, mempunyai cukup protein dan minum air putih yang banyak.

Diet sehat dilakukan untuk menghindari kelebihan berat badan atau obesitas. Lemak ekstra yang tersimpan dapat merusak organ hati dalam jangka panjang.

Jaga aktivitas fisik dan sosial dengan lingkungan

Penderita hepatitis tidak dapat menularkan penyakitnya melalui kontak biasa, jadi jangan memutuskan hubungan dengan orang yang dapat memberikan dukungan.

Selain itu, jangan lupa tetap perhatikan aktivitas fisik. Hindari memaksakan diri olahraga berlebihan karena dikhawatirkan justru bisa berisiko bagi kesehatan tubuh.

Pantangan bagi penderita hepatitis

Penting untuk memahami apa saja pantangan penderita hepatitis, ini supaya kesehatan tubuh tetap terjaga meski sudah terdiagnosis. Beberapa pantangan yang perlu dihindari yakni:

Olahraga berlebihan

Olahraga sebenarnya adalah bagian penting dari program dukungan hepatitis. Tetapi, orang yang memiliki gejala hepatitis perlu melakukan olahraga dengan hati-hati.

Ini karena terlalu lelah setelah berolahraga justru bisa berbahaya bagi penderita hepatitis.

Jika kamu ingin tetap rutin beraktivitas fisik, cukup lakukan olahraga ringan seperti berjalan-jalan, berenang, dan yoga.

Merokok dan mengonsumsi alkohol

Jangan mengonsumsi alkohol demi menjaga kesehatan hati. Kebiasaan ini diyakini dapat mempercepat kerusakan sel-sel pada hati.

Jika kamu seorang yang perokok dan mengidap hepatitis, sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini, ya. Kerusakan pada hati akibat kebiasaan ini berisiko membuat kamu terkena kanker hati.

Supaya menemukan cara yang tepat, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara untuk berhenti dari merokok.

Melakukan hubungan seks bebas

Penyakit hepatitis menyebar melalui darah, air mani, cairan vagina, dan cairan tubuh lainnya. Oleh sebab itu, sangatlah penting untuk melakukan seks dengan aman guna mencegah penularan kepada orang yang dicintai.

Beritahu pasangan kamu bahwa kamu memiliki hepatitis dan bicarakan risiko penularannya.

Berbagi barang perawatan pribadi dengan orang lain

Jika kamu penderita hepatitis dan menggunakan obat-obatan infus, hindari berbagi jarum suntik pada siapapun. Tidak hanya itu, kamu juga sebaiknya tidak berbagi pisau cukur, sikat gigi, atau barang pribadi lain dengan orang lain.

Malas berkonsultasi dengan dokter

Memiliki penyakit kronis seperti hepatitis sebaiknya rutin memeriksakan diri ke dokter, terutama jika sedang dalam tahap pengobatan. Ikuti setiap arahan dari dokter dan jangan berhenti melakukan pengobatan tanpa persetujuan dokter.

Langkah ini justru bisa membuat penyakit hepatitis yang kamu alami menjadi semakin parah nantinya.

Mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter

Jika kamu memiliki sirosis (jaringan parut hati) dari hepatitis, maka kamu harus berhati-hati dengan obat yang dikonsumsi. Dosis beberapa obat harus disesuaikan, bahkan beberapa harus dihindari sepenuhnya. Hal-hal yang harus dihindati termasuk:

  • Parasetamol
  • NSAID
  • Obat tidur atau obat penenang

Selain obat medis, aturan ini juga berlaku bagi suplemen dan obat herbal. Bicaralah dengan dokter jika kamu ingin mengonsumsi suplemen dan herbal selama pengobatan hepatitis.

Tidak memerhatikan pola makan dan nutrisi

Secara umum, nutrisi yang baik dapat membantu hati membentuk sel-sel baru. Tetapi jika kamu menderita hepatitis, ada beberapa makanan yang harus dihindari atau dimakan, seperti:

  • Tiram atau kerang mentah, dapat memiliki bakteri yang akan mengakibatkan infeksi serius
  • Makanan berlemak dan bergula, dapat membuat hati menjadi stres atau menyebabkan timbunan lemak di dalamnya.
  • Makanan asin, sebaiknya hindari makanan yang asin jika kamu memiliki penumpukan cairan di perut atau kaki

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Mayoclinic.org (2017). Diakses pada 9 Juli 2020. Hepatitis B
  2. Webmd.com (2019). Diakses pada 9 Juli 2020. Foods and Drugs to Avoid With Hepatitis C
  3. Everydayhealth.com (2010). Diakses pada 9 Juli 2020.Tips to Avoid Liver Damage From Hepatitis
  4. Everydayhealth.com (2015). Diakses pada 9 Juli 2020. 8 Ways to Live Well With Hepatitis
    register-docotr