Info Sehat

Manfaat Daun Sage, Menjaga Kesehatan Mulut hingga Cegah Peradangan

February 27, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Manfaat daun sage sebagai pengobatan alami sudah diketahui secara luas dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Sage sendiri merupakan ramuan asli Mediterania dari keluarga yang sama dengan oregano, lavender, rosemary, thyme, dan basil.

Sage memiliki aroma yang kuat dan rasa mirip dengan tanah sehingga biasanya digunakan dalam jumlah kecil. Meskipun begitu, daun sage memiliki manfaat yang cukup banyak. Untuk mengetahui lebih lanjut manfaat daun sage, yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Overdosis Antibiotik: Gejala dan Bahaya yang Berisiko Terjadi

Kandungan nutrisi dalam daun sage

Dilansir dari Medical News Today, sage memiliki sejarah panjang dalam penggunaan obat untuk penyakit mulai dari gangguan mental hingga ketidaknyamanan saluran cerna. Tak hanya itu, terkandung pula vitamin dan mineral dalam sage dengan dosis yang sehat.

Perlu diketahui, satu sendok teh atau setara dengan 0,7 gram sage bubuk mengandung 2 kalori, 0,1 gram protein, 0,4 gram karbohidrat, serta 0,1 gram lemak. Sage juga mengandung sedikit magnesium, seng, tembaga, dan vitamin A, C, serta E. 

Karena dikonsumsi dalam jumlah kecil, sage hanya menyediakan sedikit karbohidrat, kalori, protein, dan serat.

Apa saja manfaat daun sage?

Nah, dari beragam kandungan nutrisi ini manfaat daun sage yang bisa didapatkan, antara lain sebagai berikut:

Mendukung kesehatan mulut

Sage memiliki efek antimikroba yang dapat menetralkan mikroba yang meningkatkan plak gigi. Dalam sebuah penelitian, obat kumur berbahan dasar sage terbukti efektif membunuh bakteri Streptococcus mutans yang terkenal menyebabkan gigi berlubang.

Studi tabung reaksi juga menjelaskan jika minyak esensial berbasis sage terbukti membunuh dan menghentikan penyebaran Candida albicans yakni jamur yang menyebabkan gigi berlubang.

Satu ulasan mencatat bahwa daun sage mampu mengobati infeksi tenggorokan, abses gigi, gusi yang terinfeksi, dan sariawan.

Meredakan gejala menopause

Selama menopause, tubuh mengalami penurunan hormon estrogen secara alami. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak menyenangkan. Gejala yang dimaksud, berupa hot flashes, keringat berlebih, vagina kering, dan mudah tersinggung.

Sage biasanya secara tradisional digunakan untuk mengurangi gejala menopause. Dipercaya bahwa senyawa dalam sage memiliki sifat, seperti estrogen yang memungkinkan untuk mengikat reseptor tertentu di otak

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya ingat serta mengobati hot flash dan keringat berlebih. Dalam sebuah penelitian, penggunaan suplemen sage setiap hari secara signifikan dapat mengurangi jumlah dan intensitas semburan panas selama delapan minggu. 

Manfaat daun sage bisa kurangi kadar gula darah

Manfaat daun sage lainnya adalah mengurangi kadar gula darah sehingga secara tradisional sebagai obat untuk melawan diabetes. Penelitian pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa daun sage dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

Dalam sebuah penelitian lain, ekstrak sage bisa mengurangi kadar glukosa darah pada tikus yang menderita diabetes tipe 1 dengan mengaktifkan reseptor tertentu.

Ketika reseptor ini diaktifkan, ini dapat membantu membersihkan kelebihan asam lemak bebas dalam darah yang pada gilirannya akan meningkatkan sensitivitas insulin.

Studi lain pada tikus dengan diabetes tipe 2 menemukan bahwa teh sage bertindak sebagai metformin, yakni obat yang diresepkan untuk mengelola gula darah.

Pada manusia, ekstrak daun sage telah terbukti menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin dengan efek yang sama seperti obat antidiabetes.

Mendukung memori dan kesehatan otak

Daun sage sarat dengan senyawa yang dapat bertindak sebagai antioksidan di mana telah terbukti melindungi sistem pertahanan otak. Tanaman ini juga tampaknya menghentikan kerusakan pembawa pesan kimiawi asetilkolin atau ACH yang memiliki peran dalam memori.

Dalam sebuah penelitian, 39 peserta dengan penyakit Alzheimer ringan hingga sedang mengonsumsi 60 tetes atau 2 ml suplemen ekstrak sage setiap hari selama empat bulan.

Dari percobaan ini ditemukan bahwa penderita Alzheimer tampil lebih baik pada tes yang mengukur memori, pemecahan masalah, dan kemampuan kognitif lain.

Pada orang dewasa yang sehat, sage terbukti meningkatkan daya ingat dalam dosis rendah. Jika dikonsumsi dalam dosis yang lebih tinggi, manfaat daun sage bisa meningkatkan suasana hati, meningkatkan kewaspadaan, ketenangan, dan kepuasan.

Mengontrol peradangan

Meskipun perlu lebih banyak bukti untuk mengonfirmasi manfaat daun sage ini, senyawa tertentu diketahui memiliki tindakan anti-inflamasi. Satu studi telah menyelidiki efek dari berbagai senyawa ini pada respons inflamasi pada fibroblas gingiva. 

Beberapa senyawa dalam sage dapat membantu mengurangi jenis peradangan pada gusi. Studi yang lebih baru telah mendukung penggunaan sage dalam kedokteran gigi karena sifat antiinflamasinya. 

Baca juga: 6 Makanan Penyebab Bau Badan: Bawang hingga Daging Merah

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Medical News Today (2018), diakses 19 Februari 2021. Everything you need to know about sage
  2. Rxlist (2019), diakses 19 Februari 2021. SAGE
  3. Healthline (2018), diakses 19 Februari 2021. 12 Health Benefits and Uses of Sage
  4. Very Well Health (2020), diakses 19 Februari 2021. Health Benefits of Sage
    register-docotr