Info Sehat

Benarkah Overdosis Kafein Bisa Menyebabkan Kematian? Ini Penjelasannya!

April 1, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Jika suka mengonsumsi minuman mengandung kafein, mungkin kamu tak akan menyangka jika kandungan tersebut bisa menyebabkan overdosis. Ya, kenyataannya overdosis kafein mungkin terjadi, bahkan sampai meningkatkan risiko kematian.

Walau kasusnya jarang tetapi kematian karena kafein bisa saja terjadi. Berikut penjelasan selengkapnya tentang kafein dan efeknya jika berlebihan pada tubuh. 

Apa itu kafein?

Kafein adalah kandungan yang secara alami pada tanaman, biji-bijian dan kacang-kacangan tertentu. Umumnya produsen akan menambahkannya ke beberapa makanan dan minuman. 

Orang yang mengonsumsi makanan atau minuman akan merasakan efek kafein seperti lebih waspada, konsentrasi dan menekan nafsu makan.

Ini terjadi karena kafein bersifat stimulan, yang saat dikonsumsi akan meningkatkan beberapa proses tubuh. Misalnya, pesan dari otak ke anggota tubuh sampai lebih cepat.

Ini salah satu alasan mengapa seseorang mungkin merasa lebih waspada dan fokus saat mengonsumsi kafein. 

Meski beberapa efeknya dianggap baik, tetapi kafein juga memiliki efek negatif bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Utamanya karena dapat menyebabkan overdosis kafein. 

Mengenal tentang overdosis kafein

Kamu mungkin mengalami overdosis jika mengonsumsi kafein terlalu banyak. Walau jarang terjadi tetapi, sebuah jurnal pada 2018 lalu mengidentifikasi adanya 92 laporan kematian akibat overdosis kafein. 

Lalu apa ukurannya seseorang mungkin mengalami overdosis kafein?

Konsentrasi 80 hingga 100 mg per liter kafein bisa berakibat fatal bagi tubuh. Sebab takaran 15 mg per liter saja sudah dapat memengaruhi tubuh orang yang mengonsumsinya.

Untuk remaja berusia hingga 18 tahun tidak boleh mengonsumsi lebih dari 100 mg kafein per hari, seperti dilansir Healthline. Anak yang lebih kecil dari itu bahkan sebaiknya menghindari kafein sama sekali.

Seperti apa keluhan overdosis kafein? 

Overdosis kafein lebih mungkin terjadi saat seseorang mengonsumsi minuman berenergi atau suplemen, dibandingkan dengan orang yang minum kopi.

Ini karena suplemen memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dibandingkan makanan dan minuman.

Tidak seperti minum kopi atau bahkan mengonsumsi suplemen yang mengandung kafein, penggunaan bubuk kafein yang dimurnikan sangat berbahaya dan lebih mungkin menyebabkan overdosis.

Overdosis kafein dapat menyebabkan fibrilasi ventrikel, yang merupakan pemicu gangguan detak jantung normal dan menyebabkan serangan jantung. Masalah ini yang diduga kuat dapat menyebabkan kematian. 

Gejala overdosis kafein

Setelah mengetahui efek overdosis kafein dapat mengancam jiwa, pastinya kamu jadi bertanya-tanya, apakah ada gejala atau ciri dari overdosis kafein? Jawabannya ada, dan gejala tersebut antara lain:

  • Detak jantung sangat cepat atau tidak teratur
  • Merasa mual atau muntah
  • Bingung
  • Serangan panik
  • Gemetar

Cara mengobati overdosis kafein

Jika kamu menyadari adanya gejala overdosis kafein, sebaiknya segera minta bantuan medis. Alasannya, orang yang mengalami overdosis kafein membutuhkan perawatan termasuk cairan infus, suplemen atau pemberian arang aktif. 

Arang aktif (activated charcoal) digunakan untuk menghentikan kafein masuk ke usus. Karena kafein yang masuk ke usus dalam jumlah yang banyak dapat masuk ke dalam darah dan menyebabkan masalah kesehatan lain yang lebih serius. 

Sementara jika hanya mengalami efek samping ringan dari kafein, kamu bisa meredakannya dengan cara:

  • Segera berhenti mengonsumsi kafein
  • Banyak minum air putih untuk menghidrasi tubuh
  • Berjalan-jalan atau membuang energi untuk menghentikan rasa gelisah 

Apakah ada pencegahan overdosis kafein? 

Umumnya orang merasa mengonsumsi kafein tidak menyebabkan masalah. Tetapi, selain dapat menyebabkan overdosis, mengonsumsi kafein dosis tinggi secara teratur dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti:

Untuk menghindari berbagai dampak buruk tersebut, pencegahan yang bisa dilakukan adalah membatasi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein. Kamu bisa memiliki kopi berukuran kecil atau mengganti minumanmu dengan jenis kopi tanpa kafein. 

Sebaiknya juga menghindari minuman berenergi yang tinggi kafein, karena lebih mungkin membahayakan daripada kopi.

Demikian informasi overdosis kafein yang mungkin terjadi. Lebih hati-hati lagi, ya jika ingin mengonsumsi minuman mengandung kafein!

Punya pertanyaan lebih lanjut? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline, diakses 31 Maret 2021
How You Can Die From a Caffeine Overdose
Medical News Today, diakses 31 Maret 2021
Can you overdose on caffeine?
FDA, diakses 31 Maret 2021
Pure and Highly Concentrated Caffeine

    register-docotr