Info Sehat

4 Bahaya Kelebihan Konsumsi Asam Folat yang Patut Diwaspadai

May 23, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Salah satu fungsi asam folat adalah untuk melindungi janin dari cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang. Tetapi sebuah penelitian menunjukkan adanya bahaya kelebihan asam folat yang patut diwaspadai.

Dengan demikian, kamu pun tetap perlu berhati-hati saat mengonsumsi asam folat supaya tidak justru berlebihan. Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Baca juga: Jangan Keliru! Ini Perbedaan Folat dan Asam Folat yang Perlu Moms Tahu

Apa itu asam folat?

Dilansir Web MD, asam folat adalah bentuk vitamin B yang larut dalam air. Ibu hamil atau wanita yang sedang berencana hamil sering disarankan mengonsumsinya untuk mencegah keguguran dan cacat tabung saraf.

Asam folat juga sering digunakan untuk banyak kondisi lain, termasuk depresi, stroke, penurunan daya ingat dan banyak lainnya.

Bahaya kelebihan asam folat

Asupan harian untuk asam folat yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 400 mcg. Sementara bagi wanita hamil dan menyusui, mereka dianjurkan untuk mendapatkan masing-masing 600 dan 500 mcg.

Mengonsumsi asam folat lebih dari dosis yang dianjurkan, dapat menimbulkan beberapa efek samping di antaranya:

1. Menutupi kekurangan vitamin B12

Asupan asam folat yang tinggi dapat menutupi kekurangan vitamin B12. Tubuh menggunakan vitamin B12 untuk membuat sel darah merah, menjaga jantung, otak, dan sistem saraf agar tetap berfungsi secara optimal.

Jika tidak ditangani, kekurangan vitamin B12 dapat mengurangi kemampuan otak untuk berfungsi secara normal dan menyebabkan kerusakan saraf permanen.

Kondisi ini biasanya tidak dapat dipulihkan, yang membuat diagnosis kekurangan vitamin B12 yang tertunda sangat mengkhawatirkan.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa suplemen asam folat dapat menutupi anemia megaloblastik yang diinduksi vitamin B12, sehingga menyebabkan defisiensi vitamin B12 menjadi tidak terdeteksi.

Baca juga: Bisa Perbanyak Sel Darah Merah, Ini Fungsi Asam Folat untuk Anemia

2. Mempercepat penurunan mental terkait usia

Asupan asam folat yang berlebihan juga dapat mempercepat penurunan mental terkait usia, terutama pada orang dengan kadar vitamin B12 rendah.

Satu studi pada orang sehat di atas usia 60 tahun mengaitkan kadar folat tinggi dengan penurunan mental pada mereka yang memiliki kadar vitamin B12 rendah. Hal tersebut tidak ditemukan pada partisipan yang memiliki kadar B12 normal.

Studi lain menunjukkan bahwa orang dengan kadar asam folat tinggi tetapi kadar vitamin B12 rendah memiliki 3,5 kali lebih kemungkinan mengalami kehilangan fungsi otak daripada mereka yang memiliki parameter darah normal.

3. Memperlambat perkembangan otak pada anak-anak

Asupan asam folat yang cukup selama kehamilan diperlukan untuk perkembangan otak bayi. Namun banyak wanita yang kesulitan mendapatkan nutrisi ini dalam jumlah cukup dari makanan. Hal ini membuat mereka sering mengonsumsi suplemen asam folat.

Hal yang perlu digarisbawahi adalah suplementasi dengan terlalu banyak asam folat dapat meningkatkan resistensi insulin dan memperlambat perkembangan otak pada anak-anak.

Dalam sebuah penelitian, anak usia 4 dan 5 tahun yang ibunya mengonsumsi lebih dari 1.000 mcg asam folat per hari saat hamil, mendapat skor lebih rendah pada tes perkembangan otak.

Hasil ini didapat saat dibandingkan dengan anak-anak dari wanita yang saat hamil hanya mengonsumsi 400–999 mcg asam folat per hari.

Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, sebaiknya hindari mengonsumsi lebih dari dosis harian yang direkomendasikan yaitu 600 mcg suplemen asam folat selama kehamilan, kecuali disarankan sebaliknya oleh ahli kesehatan.

4. Meningkatkan kemungkinan munculnya kanker kembali

Peran asam folat dalam kanker tampaknya ada dua. Penelitian menunjukkan bahwa mengekspos sel sehat ke tingkat asam folat yang memadai dapat melindungi mereka dari menjadi kanker.

Namun, mengekspos sel kanker ke vitamin ini ada juga dapat membantu mereka tumbuh atau menyebar. Mengingat hasil penelitian mengenai hal ini masih sangat beragam, maka dibutuhkan lebih banyak studi untuk mendukung klaim tersebut.

Kesimpulan

Suplemen asam folat umumnya aman asal dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai anjuran.

Untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, konsultasikan kepada penyedia layanan kesehatan kamu untuk menentukan kadar folat yang benar-benar diperlukan.

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Web MD, diakses pada 16 Mei 2021

Healthline, diakses pada 16 Mei 2021

Web MD, diakses pada 16 Mei 2021

    register-docotr