Info Sehat

3 Tips Jalan Santai sambil Berjemur agar Lansia Terhindar dari Osteoporosis

April 10, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Osteoporosis adalah suatu kondisi yang memengaruhi tulang. Namanya berasal dari bahasa Latin yang berarti “tulang keropos”.

Osteoporosis dapat terjadi pada semua usia, tetapi lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun atau dikenal dengan istilah orang lanjut usia (lansia).

Lalu benarkan jalan santai sambil berjemur dapat mencegah osteoporosis pada lansia? Jika iya, bagaimana tips aman melakukannya?

Baca juga: Mengenal Penyakit Degeneratif yang Umum Dialami Lansia, Apa Saja?

Apa itu osteoporosis?

Dilansir dari Healthline, sepanjang hidup tubuh akan selalu mengganti tulang tua dan menumbuhkan tulang baru.

Namun, saat menginjak usia 30-an, tubuh mulai mengganti tulang lebih cepat daripada kemampuannya untuk menumbuhkan tulang tersebut. Hal ini menyebabkan tulang menjadi kurang padat dan lebih rapuh, sehingga lebih rentan patah.

Osteoporosis kemudian akan memperburuk kondisi tersebut dengan merenggangkan bagian dalam tulang yang memiliki celah-celah kecil seperti sarang lebah. Ini akan menyebabkan bagian luar tulang tumbuh semakin lemah dan tipis.

Nutrisi untuk membantu mencegah osteoporosis

Dilansir dari Media Neliti, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian kalsium dapat memengaruhi pertumbuhan kerangka pada masa anak-anak, dewasa muda, sampai dengan periode perpindahan wanita saat akan memasuki masa menopause.

Akan tetapi, meskipun hal tersebut dapat meningkatkan kepadatan massa tulang sebesar 1,5–2 persen. Namun asupan kalsium saja ternyata tidak mengurangi risiko kejadian osteoporosis pada lansia.

Di sisi lain, pemberian suplemen gabungan kalsium dan vitamin D, ternyata terbukti dapat mengurangi risiko kehilangan massa tulang dan pengeroposan tulang pada lansia.

Ini karena vitamin D dapat membantu tubuh menyerap kalsium, yang pada gilirannya akan membantu tulang menjadi lebih kuat dan terpelihara. Hal tersebut akan membantu lansia terhindar dari osteoporosis.

Dari mana kamu bisa memperoleh vitamin D?

Berdasarkan rekomendasi Akademi Kedokteran Nasional A.S, Reference Daily Intake (RDI) saat ini ditetapkan pada 600-800 IU vitamin D untuk orang dewasa.

Secara umum hal ini sulit dipenuhi dari sumber vitamin D seperti ikan maupun telur. Sementara itu jika hendak dikonsumsi melalui produk yang difortifikasi seperti susu atau suplemen, biayanya cukup mahal.

Oleh karena itu, paparan sinar matahari diharapkan bisa menjadi pilihan yang baik dan murah untuk memperoleh asupan vitamin D agar mencegah lansia terkena osteoporosis.

Jalan santai sambil berjemur untuk mencegah osteoporosis

Dilansir dari The Conversation, para ahli osteoporosis mengimbau agar masyarakat mendapatkan kalsium, olahraga, dan vitamin D yang cukup untuk mencegah masalah tulang di kemudian hari.

Ketiga hal tersebut dapat diperoleh salah satunya dengan berjalan santai sambil berjemur di bawah sinar matahari.

Vitamin D yang diturunkan matahari sendiri, dapat bertahan dua kali lebih lama dari vitamin D dari makanan atau suplemen. Inilah mengapa vitamin D sering disebut sebagai “vitamin sinar matahari”, karena matahari adalah salah satu sumber terbaik untuk nutrisi ini.

Baca Juga: Bisa Terjadi Lebih Awal, Ini Penyebab dan Ciri-ciri Menopause Dini

Tips lansia berjalan santai sambil berjemur untuk mencegah osteoporosis

Orang lanjut usia tetap harus memerhatikan hal-hal berikut sebelum berjalan santai sambil berjemur di bawah sinar matahari untuk memperoleh vitamin D.

1. Oleskan tabir surya sebelum berjemur

Sedikit saja kulit terpapar sinar UV yang berbahaya bisa membuat kulit terkena beberapa masalah kesehatan.

Oleh karena itu, tabir surya SFP 30 harus menjadi garis pertahanan pertama para lansia saat berjemur. Ingatlah untuk menerapkannya sebelum melangkah keluar dan mengoleskannya ke bagian tubuh yang paling terbuka.

2. Hindari berjemur antara jam 10 pagi dan 4 sore

Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat telah mengungkapkan bahwa sinar matahari paling kuat pada pukul 10 pagi dan 4 sore selama hari-hari musim panas.

Lansia disarankan menghindari berjalan santai sambil berjemur di jam-jam tersebut, untuk menghindari kerusakan kulit yang tidak diinginkan.

3. Kenakan pakaian pelindung

Mengenakan pakaian pelindung saat berjemur lebih aman dibandingkan dengan mengoleskan tabir surya. Ini karena pakaian tidak harus diaplikasikan kembali. Jangan lupakan topi bertepi lebar untuk menutupi kepala dan wajah.

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

 

Healthline, Is Sunbathing Good for You? Benefits, Side Effects, and Precautions diakses pada 9 April 2021

Media Neliti, Pengaruh Pajanan Sinar Ultraviolet B Bersumber dari Sinar Matahari terhadap Konsentrasi Vitamin D (25(OH)D) dan Hormon Paratiroit pada Perempuan Usia Lanjut Indonesia diakses pada 9 April 2021

The Conversation, Exercise, calcium and sunlight: all three needed to reduce osteoporosis risks diakses pada 9 April 2021

Healthline, What Do You Want to Know About Osteoporosis? diakses pada 9 April 2021

Healthline, 7 Effective Ways to Increase Your Vitamin D Levels diakses pada 9 April 2021

Trinity Couryard, SUNBATHING RULES FOR SENIORS diakses pada 9 April 2021

 

    register-docotr