Covid-19

Tips Aman Lakukan Donor Darah di Masa Pandemi COVID-19

June 14, 2021 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Semenjak meluasnya virus COVID-19 hingga ke seluruh dunia, banyak orang menghindari untuk melakukan donor darah. Akibatnya tentu saja persediaan darah pun semakin berkurang.

Perlu kamu ketahui bahwa donor darah di masa pandemi tetap bisa dilakukan dengan beberapa tips aman berikut ini. 

Tips donor darah aman di masa pandemi COVID-19

Walaupun di masa pandemi COVID-19, melakukan donor darah tetap penting untuk menyelamatkan nyawa banyak orang.

Dan perlu kamu ketahui bahwa semenjak pandemi COVID-19, kegiatan donor darah massal berkurang, hal itu pun mempengaruhi persediaan darah yang menjadi sangat terbatas.

Tak perlu khawatir untuk melakukan donor darah di masa pandemi COVID-19, kegiatan ini tetap boleh dilakukan asalkan dilakukan secara aman, dan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan. 

Seperti dilansir dari laman Medical News Today, berikut ini beberapa aturan bagi orang yang ingin mendonorkan darah: 

  • Harus mematuhi kebijakan jarak fisik. 
  • Memakai masker di area yang sempit atau memiliki ventilasi buruk. 
  • Sering mencuci tangan untuk mengurangi kemungkinan tertular atau menyebarkan virus.

Aturan tempat yang aman untuk melakukan donor darah

Pusat donor darah ditempatkan secara ideal untuk mengelola donor darah dengan aman selama pandemi, karena mereka sangat terampil dalam praktik pengendalian infeksi.

Pusat donor darah juga harus selalu mengambil langkah-langkah untuk mencegah staf dan pendonor yang tidak enak badan atau demam, serta segera mengambil tindakan pencegahan jarak sosial tambahan.

Tak hanya itu saja, CDC juga telah mengeluarkan saran untuk fasilitas pengumpulan darah dan plasma tentang cara beroperasi aman selama pandemi. Berikut ini beberapa hal yang direkomendasikan: 

  • Menjaga kebersihan pernapasan dan etika batuk yang baik.
  • Mengikuti praktik kebersihan tangan.
  • Membersihkan dan mendesinfeksi semua permukaan secara teratur.
  • Menempatkan kursi terpisah 6 kaki di ruang tunggu dan area pengumpulan donor dara.
  • Memastikan bahwa pekerja pusat donasi tidak bekerja jika mereka memiliki gejala COVID-19.
  • Memastikan bahwa semua staf mengetahui kebijakan dan prosedur keselamatan terbaru dalam menanggapi pandemi

Apakah donor darah di saat pandemi COVID-19 aman?

Menurut penjelasan dari laman Medical News Today, mendonorkan darah saat pandemi COVID-19 akan tetap aman dan hanya membutuhkan sedikit waktu.

Di beberapa tempat donor darah, mereka yang tertarik untuk mendonorkan darahnya dapat membuat janji untuk meminimalkan waktu dan menghindari kerumunan orang.

Untuk pendonor caranya cukup sederhana, jaga kebersihan pernapasan dengan baik. Lalu, tes COVID-19 tidak wajib sebelum donor darah, karena COVID-19 terkait transfusi sangat jarang. 

Namun, jika seseorang mengalami demam atau sakit tenggorokan dalam 1 atau 2 minggu terakhir, perlu melaporkannya sebelum mempertimbangkan donor darah.

Semua pendonor perlu mengambil tindakan pencegahan seperti langkah-langkah jarak sosial, memakai masker, dan sanitasi tangan yang tepat selama donasi.

Baca juga: Sebelum Donor Darah, Yuk, Cek Syarat dan Ketentuan Donor Darah Berikut Ini

Langkah aman sebelum donor darah saat pandemi COVID-19

Sebelum mendonorkan darah, kamu akan dipastikan untuk melakukan beberapa pengecekan seperti:

  • Pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu.
  • Pendonor wajib mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.
  • Melakukan pendaftaran.
  • Melakukan pemeriksaan dengan dokter. 
  • Melakukan pengecekan HB dan tensi. 
  • Terakhir, masuk ke ruangan pengambilan darah dan mulai proses donor darah.

Syarat menjadi pendonor darah yang baik 

  1. Tubuh dalam keadaan sehat, begitu juga dengan rohani.
  2. Berusia 17 hingga 65 tahun.
  3. Berat badan minimal 45 kg.
  4. Tekanan darah: sistole 100 – 170 dan diastole 70 – 100.
  5. Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%.
  6. Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam 2 tahun).

Bagaimana cara daftar untuk donor darah? 

Melansir penjelasan dari laman UTD PMI, kamu bisa langsung mendaftarkan diri melalui website dan berikut tahapan-tahapan untuk daftar donor darah:

  • Tahap registrasi, yaitu mengisi formulir pendaftaran dan kuisioner kesehatan.
  • Tahap pemeriksaan, seperti pengukuran berat badan, kadar haemoglobin darah dan pemeriksaan golongan darah bagi pendonor pemula.
  • Tahap pemeriksaan kesehatan oleh dokter seperti, anamnesis, pemeriksaan tekanan darah, dan fisik. 
  • Tahap pengambilan darah donor yaitu, cuci lengan donor, pengambilan darah, dan pengambilan sampel darah. 
  • Tahap administrasi yaitu mengambil kartu donor dan vitamin.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medicalnewstoday.com (2020) diakses pada 14 Juni 2021. Donating blood during a pandemic: Why it is crucial, and how to do it safely
  2. Cdc.gov (2020) diakses pada 14 Juni 2021. Guidance for Blood and Plasma Facilities
  3. Utdpmidkijakarta.or.id (2016) diakses pada 14 Juni 2021. Informasi Prosedur Donor
  4. Ayodonor.pmi.or.id (2016) diakses pada 14 Juni 2021. Syarat Untuk Menjadi Donor Darah 
    register-docotr