Covid-19

Benarkah Orang Berkacamata Memiliki Risiko Lebih Rendah Terhadap Penularan COVID-19?

February 24, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Selama pandemi terjadi, penggunaan masker adalah salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Namun, penelitian terbaru mengungkap jika penggunaan kacamata ternyata juga berpengaruh pada tingkat penularan virus SARS-CoV-2, penyebab COVID-19.

Penelitian tersebut menyebutkan jika orang yang memakai kacamata dalam berkegiatan di luar rumah, memiliki risiko yang lebih kecil terserang COVID-19.

Penelitian penularan COVID-19 pada orang berkacamata

Sebuah penelitian yang dirilis di Medrxiv.org, menunjukkan adanya pengaruh antara orang yang memakai kacamata dalam kesehariannya dan tingkat penularan COVID-19.

Penelitian tersebut belum melalui evaluasi oleh ahli medis, sehingga belum dapat digunakan untuk memandu praktik klinis. Namun dalam penelitian tersebut disebutkan jika mereka yang menggunakan kacamata dalam berkegiatan sehari-hari memiliki risiko yang lebih rendah tertular COVID-19.

Penelitian ini dilakukan di India Utara dan melibatkan 304 peserta. Dari seluruh jumlah peserta, sebanyak 58 orang menggunakan kacamata terus menerus pada siang hari dan selalu beraktivitas di luar ruangan.

Hasil penelitian yang dilakukan dari 26 Agustus 2020 hingga 8 September 2020 ini menunjukkan bahwa risiko COVID-19 sekitar 2 hingga 3 kali lebih rendah pada mereka yang memakai kacamata terus-menerus dibandingkan populasi yang tidak mengenakannya.

Hasil penelitian lain yang masih terkait dengan penggunaan kacamata dan penularan COVID-19

Sebelum adanya penelitian yang dilakukan di India Utara tersebut, sudah ada juga penelitian yang mengaitkan pengguna kacamata dengan risiko tertular COVID-19.

Penelitian tersebut dipublikasikan di Pubmed.gov, dan dilakukan mulai 27 Januari hingga 13 Maret 2020 di Suizhou, Cina. Penelitian ini melibatkan 276 peserta yang dinyatakan positif COVID-19.

Dari penelitian tersebut, hanya ditemukan 16 orang pengguna kacamata, karena miopi atau rabun jauh. Ke-16 orang ini adalah pengguna kacamata setiap hari, dan menggunakannya lebih dari 8 jam setiap harinya.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian itu adalah, karena pasien yang menggunakan kacamata setiap hari lebih dari 8 jam lebih sedikit yang tertular COVID-19, maka menggunakan kacamata sehari-hari mungkin dapat menurunkan risiko penularan terhadap COVID-19.

Penjelasan pemakai kacamata memiliki risiko lebih rendah tertular COVID-19

Penularan COVID-19 terjadi saat droplet dengan virus SARS-CoV-2 masuk ke dalam mulut atau saat orang menghirup droplet tersebut lewat hidung. Tapi, selain itu, virus juga bisa masuk melalui mata.

Seperti dilansir dari WebMd, dijelaskan bahwa sel permukaan mata juga memproduksi enzim yang dapat membantu virus masuk. Selain itu, ada kemungkinan juga virus menempel pada tangan dan ketika orang tersebut mengusap bagian mata, virus bisa masuk ke dalam mata.

Sementara itu, orang dengan rabun jauh atau kondisi lain yang membuatnya harus menggunakan kacamata dalam waktu lama, akan lebih jarang mengusap kacamata. Sehingga dapat membantu mengurangi risiko penularan.

“Kacamata mencegah pemakainya menyentuh mata mereka, sehingga menghindari penularan virus dari tangan ke mata,” kata Dr. Yiping Wei, dokter di Rumah Sakit afiliasi Universitas Nanchang.

Kacamata juga dapat menghindari droplet langsung masuk ke mata, seperti halnya orang yang memakai face shield. Namun, perlu digarisbawahi jika penggunaan kacamata tidak sepenuhnya membuat orang terbebas dari penularan COVID-19.

Kacamata tidak memberikan perlindungan penuh

Meski dapat membantu mengurangi risiko, tetap saja kacamata memiliki ruang untuk virus masuk ke dalam mata. Selain itu, membersihkan kacamata, melepaskan dan memakainya kembali juga bisa berpotensi membawa virus ke sekitar mata.

Lagipula, masih dibutuhkan banyak penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan seberapa efektif penggunaan kacamata dalam menurunkan risiko penularan.

Selain itu, walaupun kacamata mungkin bisa menurunkan risiko penularan COVID-19, tetap saja penggunaan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan tetap harus dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Demikian informasi mengenai kaitan orang yang memakai kacamata memiliki risiko lebih rendah tertular COVID-19, dibandingkan mereka yang tidak memakainya.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

register-docotr