Cegah Serangan Jantung, Ini Obat Kolesterol Alami yang Aman untuk Tubuh

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Obat kolesterol alami bisa didapatkan dengan mudah dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal, lho! Namun, tahukah kamu pengertian dari kolesterol dan apakah berbahaya jika tidak ditangani dengan benar?

Nah, kolesterol sendiri merupakan zat lilin seperti lemak yang diproduksi secara alami oleh hati. Kolesterol umumnya mendukung banyak fungsi tubuh, namun jika kadar terlalu tinggi maka bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.

Baca juga: Yuk, Kenali Efek Baik dan Buruk Makan Jeroan bagi Kesehatan

Apa saja obat kolesterol alami yang bisa dipilih?

Kadar kolesterol atau LDL yang tinggi bisa meningkatkan risiko peluang terkena serangan jantung dan stroke. Jika didiagnosis memiliki kadar kolesterol tinggi, maka biasanya dokter akan memberikan obat penurun dan menyarankan perubahan gaya hidup dengan disertai olahraga teratur. 

Risiko kolesterol tinggi dapat meningkat jika kamu memiliki masalah pada berat badan dan tidak cukup olahraga. Nah, dilansir Healthline berikut beberapa obat alami yang bisa diberikan jika memiliki kadar kolesterol tinggi.

Niacin

Niacin adalah vitamin B yang disarankan dokter karena bermanfaat untuk meningkatkan kadar kolesterol baik dan mengurangi trigliserida yakni lemak lain penyumbat arteri. Niacin bisa didapatkan dengan mengonsumsi beberapa makanan, termasuk hati, ayam, serta suplemen.

Asupan niacin yang direkomendasikan setiap hari adalah 14 miligram untuk wanita dan 16 miligram untuk pria. Jangan mengonsumsi suplemen kecuali dianjurkan dokter karena bisa menyebabkan efek samping, berupa kulit gatal, kemerahan, hingga mual.

Phytosterol

Phytosterol merupakan zat lilin yang berasal dari tanaman dan bertujuan untuk mencegah usus menyerap terlalu banyak kolesterol. Biasanya, phytosterol hadir secara alami di dalam biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, serta sayuran.

Beberapa produsen makanan juga sudah mulai menambahkan phytosterol ke dalam makanan siap saji, seperti margarin dan yoghurt. Karena itu, kolesterol bisa diatasi dengan mudah hanya dengan mengonsumsi beberapa makanan yang direkomendasikan tersebut.

Protein kedelai

Obat kolesterol alami yang bisa digunakan untuk membantu menurunkan kadar LDL dalam tubuh adalah protein kedelai. Sumber protein tanpa lemak yang baik untuk menurunkan kolesterol adalah tahu, susu kedelai, dan kacang kedelai.

Hindari mengonsumsi makanan berlemak, seperti daging sapi karena bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mengetahui makanan yang cocok untuk penderita kolesterol.

Beras ragi merah

Beras ragi merah adalah nasi putih yang telah difermentasi dengan ragi dan biasanya dijadikan sebagai obat di Cina. Beberapa suplemen beras merah juga telah terbukti bisa menurunkan kolesterol karena mengandung monacolin K. 

Monacolin K merupakan susunan kimiawi yang sama seperti lovastatin yakni obat penurun kolesterol. Sebelum mengonsumsi beras ragi merah, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah terdapat efek samping setelah dikonsumsi.

Jahe

Jahe merupakan salah satu rempah yang terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh. Sebuah studi juga menunjukkan jika jahe bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dan meningkatkan kolesterol baik atau HDL.

Jahe bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen atau bubuk dengan menambahkannya ke dalam makanan. Untuk hasil yang maksimal, jahe harus dikonsumsi secara teratur agar kolesterol bisa turun dan tidak menyebabkan masalah kesehatan serius.

Baca juga: Kamu Punya Masalah Pencernaan? Yuk Ketahui Jenis dan Cara Pencegahannya

Jenis-jenis makanan untuk menurunkan kolesterol

Tak hanya obat-obatan, kamu juga bisa mengontrol kadar kolesterol dengan makanan. Beberapa makanan untuk menurunkan kolesterol yang dapat dikonsumsi adalah:

1. Buah penurun kolesterol

Pengidap kolesterol memang sebaiknya mengonsumsi banyak makanan bergizi, salah satunya adalah buah. Tapi, tidak semua buah bisa memberikan efek yang baik pada pengidap kolesterol, melainkan beberapa jenis saja.

Berikut daftar buah penurun kolesterol yang baik untuk dikonsumsi:

  • Rasberi: Kandungan polifenol yang memberi warna pada buah ini bisa menstabilkan kolesterol di dalam darah, yaitu menurunkan LDL dan meningkatkan HDL
  • Alpukat: Buah penurun kolesterol yang satu ini mempunyai kandungan lemak tak jenuh yang tinggi, bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik pada darah. Senyawa beta-sitosterol yang dimiliki juga mampu menjaga keseimbangan HDL dan LDL
  • Pir: Buah yang mempunyai rasa manis ini mengandung senyawa pektin yang tinggi, bisa mengikat kolesterol jahat dan mengeluarkannya dari tubuh sebelum diserap oleh darah. Bahkan, kandungan pektin pada pir lebih tinggi jika dibandingkan dengan apel dan pisang
  • Tomat: Buah yang sering disangka sayur ini kaya akan likopen, senyawa penting yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Itulah alasan mengapa seseorang yang memiliki kolesterol tinggi sebaiknya minum jus tomat secara rutin
  • Buah sitrus: Buah sitrus seperti jeruk, lemon, dan limau mengandung hesperidin dan limonoid, mampu memperlambat terjadinya pengerasan arteri dengan menurunkan kadar kolesterol jahat

2. Sayur untuk kolesterol

Makanan untuk menurunkan kolesterol berikutnya adalah sayuran. Kaya akan nutrisi, beberapa sayuran bisa membantu mengontrol kadar LDL di dalam darah. Mengutip dari Healthline, sayuran yang memiliki daun berwarna hijau tua sangat baik untuk penderita kolesterol tinggi.

Kangkung dan bayam misalnya, mengandung lutein dan karotenoid yang bisa menurunkan LDL dengan mengikat asam empedu. Hal ini akan mengoptimalkan proses pengeluaran kolesterol dari dalam tubuh.

Selain kangkung dan bayam, masih ada sayur untuk kolesterol lainnya yang juga mengandung lutein, yaitu brokoli, kentang, wortel, dan asparagus.

Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan

Terdapat dua jenis kolesterol yang ada di dalam tubuh, yakni low density lipoprotein atau LDL dan high density lipoprotein atau HDL.

Umumnya, total kolesterol adalah kurang dari 200 miligram per desiliter atau mg/dL. Untuk kolesterol LDL kurang dari 100 mg/dL dan kolesterol HDL 50 mg/dL atau lebih tinggi.

Untuk itu, kadar kolesterol dalam tubuh harus sesuai dan dipantau untuk menghindari masalah kesehatan serius yang tiba-tiba. Selain mengonsumsi obat kolesterol alami, beberapa tindak pencegahan yang bisa dilakukan, antara lain sebagai berikut:

Hindari lemak trans

Lemak tak jenuh trans adalah lemak nabati tak jenuh yang telah mengalami proses industri. Nah, beberapa makanan yang menganduk lemak trans perlu dihindari karena bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Makanan yang dimaksud antara lain makanan olahan, produk susu, dan makanan yang digoreng.

Rutin berolahraga

Olahraga diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Aktivitas fisik juga terbukti bisa menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar gula darah, dan menyehatkan jantung.

Obat alami untuk penyakit lainnya bisa ditanyakan bersama dokter di Good Doctor. Konsultasikan juga secara online hanya di Grabhealth Apps, ya!

  1. Medical News Today (2019), diakses 2 Juli 2020. Natural ways to lower cholesterol
  2. Healthline (2018), diakses 2 Juli 2020. 9 Natural Cholesterol Reducers
  3. Healthline, diakses 14 Oktober 2020, 13 Cholesterol-Lowering Foods to Add to Your Diet.
  4. American Association of Retired Persons (AARF), diakses 14 Oktober 2020, 10 Foods That Help Lower Cholesterol.
  5. Verywell Fit, diakses 14 Oktober 2020, 15 Healthy Foods That Are High in Lutein.
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin