Ingin Terbebas dari Jerawat? Yuk, Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Munculnya jerawat di wajah memang sangat menyebalkan karena bisa mengganggu penampilan. Namun, tahukah kamu bahwa jerawat bisa muncul akibat mengonsumsi makanan tertentu? Lalu, apa saja makanan penyebab jerawat yang harus dihindari? Yuk, simak selengkapnya.

Jerawat merupakan kondisi kulit umum yang menjadi masalah hampir 10 persen populasi masyarakat di dunia. Jerawat dapat timbul karena berbagai macam faktor, seperti produksi sebum, bakteri, hormon, penyumbatan pori-pori, atau mengonsumsi makanan tertentu.

Nah, untuk menghindari timbulnya jerawat yang disebabkan oleh makanan, yuk hindari makanan penyebab jerawat berikut ini.

Baca juga: Jenis-jenis Jerawat yang Muncul di Wajah, Sudah Tahukah Kamu?

Makanan penyebab jerawat

Bagi kamu yang ingin terhindar dari masalah jerawat, kamu dapat mengubah gaya hidup yang lebih sehat, salah satunya adalah dengan menghindari makanan yang menjadi pemicu timbulnya jerawat.

Dilansir dari Healthline, ada beberapa makanan penyebab jerawat yang perlu dihindari. Berikut adalah makanan tersebut.

1. Makanan dan minuman yang memiliki kandungan gula tinggi

Seseorang yang memiliki jerawat cenderung mengonsumsi lebih banyak karbohidrat olahan daripada seseorang yang memiliki sedikit atau bahkan tidak sama sekali jerawat. 

Beberapa makanan dan minuman yang kaya akan karbohidrat olahan meliputi:

  • Roti, biskuit, sereal, atau makanan penutup yang dibuat dari tepung
  • Pasta yang dibuat dari tepung terigu
  • Nasi putih dan mie
  • Soda dan minuman yang dimaniskan dengan gula
  • Pemanis seperti, gula tebu, sirup maple, madu, atau agave

Hasil studi menemukan bahwa orang yang sering mengonsumsi gula tambahan memiliki 30 persen risiko yang lebih besar terkena jerawat. Sedangkan bagi mereka yang secara reguler mengonsumsi pastry dan kue memiliki risiko 20 persen lebih besar.

2. Produk olahan susu

Beberapa studi yang menemukan keterkaitan antara produk susu dan tingkat keparahan jerawat pada remaja.

Dua hasil studi bahkan menemukan orang dewasa yang secara teratur mengonsumsi susu atau es krim empat kali lebih mungkin menderita jerawat. Meskipun demikian, studi ini masih membutuhkan penelitian lanjutan.

Terlepas dari itu semua, susu diketahui dapat meningkatkan kadar insulin, terlepas dari pengaruhnya terhadap gula darah, yang dapat memperburuk keparahan jerawat.

Susu sapi bahkan mengandung asam amino yang menstimulasi hati untuk memproduksi lebih IGF-1, yang bisa memicu timbulnya jerawat.

3. Makanan siap saji

Makanan siap saji atau fast food memiliki kandungan kalori, lemak, dan karbohidrat yang tinggi. Makanan siap saji seperti burger, nugget, hot dog, kentang goreng, soda, dan milkshake merupakan makanan dan minuman yang dapat meningkatkan risiko jerawat.

Satu studi yang dilakukan terhadap lebih dari 5.000 remaja dan orang dewasa China menemukan bahwa diet tinggi lemak dikaitkan dengan risiko sebesar 43 persen peningkatan risiko terkena jerawat.

Mengonsumsi secara teratur makanan cepat saji juga dapat meningkatkan risiko sebesar 17 persen.

Masih belum pasti alasan mengonsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat, tetapi beberapa peneliti menyatakan bahwa itu dapat memengaruhi faktor gen dan mengubah kadar hormon yang memicu jerawat.

4. Makanan kaya lemak omega-6

Mengonsumsi makanan yang kaya akan asam lemak omega-6, juga dikaitkan dengan peningkatan tingkat peradangan serta jerawat. Minyak jagung dan kedelai memiliki kandungan omega-6 yang tinggi.

Melakukan diet dengan mengonsumsi makanan yang tidak seimbang antara omega-6 dan omega-3 juga dapat mendorong kondisi perdangan yang dapat memperburuk keparahan jerawat

5. Makanan penyebab jerawat paling terkenal: coklat

Banyak orang yang menghindari mengonsumsi coklat karena disinyalir dapat memicu terjadinya jerawat.

Sebuah studi menemukan bahwa pria yang memiliki jerawat telah mengonsumsi 25 gram dengan kandungan coklat hitam sebanyak 99 persen setiap hari, mengalami jumlah peningkatan lesi jerawat setelah dua minggu.

Akan tetapi, satu studi menemukan bahwa mengonsumsi coklat dapat meningkatkan reaktivitas sistem kekebalan terhadap bakteri penyebab jerawat, yang dapat membantu menjelaskan alasan tersebut.

Nah, sudah tahu bukan apa saja makanan penyebab jerawat?

Untuk menghindari timbulnya jerawat selain mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, kamu juga dapat menghindari mengonsumsi makanan penyebab jerawat yang sudah dijelaskan. Cara ini merupakan cara termudah lho untuk menghindari timbulnya jerawat di wajah.

Kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah ini melalui aplikasi Grab Health. Dokter terpercaya kami siap membantumu selama 24/7. Yuk download aplikasinya sekarang juga!

Healthline (2018). Diakses pada 30 Juni 2020. Top 7 Foods That Can Cause Acne

Tan, J, K Bhate (2015). A Global Perspective on the Epidemiology of Acne. National Library of Medicine (diakses pada 30 Juni 2020)

Koku Aksu, A E, S Metintas (2012). Acne: Prevalence and Relationship With Dietary Habits in Eskisehir, Turkey. National Library of Medicine (diakses pada 30 Juni 2020)

Adebamowo, Clement, Donna Spiegelman (2005). High School Dietary Intage and Teenage Acne. National Library of Medicine (diakses pada 30 Juni 2020)

Ulvestad, M, E Bjertness (2017). Acne and Dairy Products in Adolescence: Results From a  Norwegian Longitudinal Study. National Library of Medicine (diakses pada 30 Juni 2020)

Wei, B, Y Pang (2010). The Epidemiology of Adolescent Acne in North East China. National Library of Medicine (diakses pada 30 Juni 2020)

Vongraviopap, Saivaree, Pravit Asawanonda (2016). Dark Chocolate Exacerbates Acne. National Library of Medicine (diakses pada 30 Juni 2020)

Netea, Stejara, Sam A Janssen (2013). Chocolate Consumption Modulates Cytokine Production in Healthy Individuals. National Library of Medicine (diakses pada 30 Juni 2020)

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin