Jenis-jenis Jerawat yang Muncul di Wajah, Sudah Tahukah Kamu?

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Munculnya jerawat merupakan salah satu permasalahan paling umum dialami setiap orang. Namun tahukah kamu bahwa jerawat memiliki jenis dan cara perawatan yang berbeda? Yuk kenali lebih jauh macam-macam jerawat agar kamu tahu cara tepat merawatnya! 

Macam-macam jerawat 

Macam-macam jerawat. (Foto: https://www.shutterstock.com)

Whiteheads (komedo tertutup)

Whiteheads adalah jenis jerawat yang berkembang di bawah permukaan kulit dan terbentuk ketika pori-pori tersumbat oleh sebum dan sel-sel kulit mati. Jerawat yang satu ini akan muncul dan ditutupi oleh lapisan kulit tipis serta memiliki warna putih kekuningan.

Biasanya whiteheads disebabkan oleh banyak hal di antaranya kulit berminyak, hormon, pubertas, diet, dan penggunaan kosmetik dan pelembab di wajah.

Namun, jangan khawatir karena whiteheads dapat diatasi dengan produk yang mengandung asam salisilat. Produk retinoid topikal biasanya akan disarankan untuk menghilangkan whiteheads. 

Blackheads (komedo terbuka) 

Tidak seperti whiteheads, blackheads adalah jenis komedo terbuka di permukaan kulit. Jerawat yang satu ini terjadi karena adanya sel kulit mati serta minyak berlebih. 

Saat whiteheads muncul pada kulit dengan warna putih kekuningan sedangkan blackheads muncul dengan warna hitam. Hal ini disebabkan oleh paparan udara sehingga minyak yang berlebih di dalam pori menjadi lebih gelap.

Penyebabnya bisa dari banyak faktor seperti kulit berminyak, folikel rambut yang teriritasi, hormon, dan diet, atau produk perawatan kulit tertentu.

Papula

Papula merupakan jerawat benjolan kecil berwarna merah atau merah muda dan disertai peradangan pada kulit. Papula terjadi ketika dinding di sekitar pori-pori rusak karena peradangan parah. 

Jenis jerawat yang satu ini sangat sensitif pada sentuhan, jadi kamu harus berhati-hati ya untuk tidak menyentuh apalagi memencetnya. Memencet jerawat papula hanya akan membuat peradangan menjadi lebih buruk dan dapat menyebabkan jaringan parut atau bekas luka.

Baca juga:  Sering Bikin Minder, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Dagu

Pustula 

Jenis jerawat ini sebenarnya mirip dengan papula karena keduanya sama-sama jerawat yang meradang. Namun bedanya, pustula berisi nanah yang terdiri dari minyak, sel kulit mati, dan bakteri. 

Pustula biasanya ditandai dengan benjolan sedikit lebih besar, memiliki inti berwarna putih atau kuning dan dilingkari kulit yang memerah. 

Kamu wajib menghindari menyentuh dan memencet jerawat jenis ini ya. Memencet jerawat pustula dapat menimbulkan bekas luka atau bintik-bintik gelap pada kulit. 

Nodul

Nodul adalah jenis jerawat yang berbentuk benjolan besar, meradang dan terasa keras saat disentuh. Umumnya nodul akan terasa lebih sakit karena jerawat yang satu ini berkembang jauh di dalam kulit. 

Nodul bisa terjadi ketika pori-pori kulitmu tersumbat, membengkak sehingga mengalami iritasi dan membesar. Karena posisinya yang berkembang jauh di bawah kulit, jerawat jenis ini sulit untuk dirawat sendiri di rumah dan dapat meninggalkan jaringan parut.

Untuk merawat jerawat nodul, konsultasilah dengan dokter ya. Biasanya dokter akan memberikan resep obat untuk meredakan nodul.

Di samping itu kemungkinan dokter juga memberikan obat oral isotretinoin (sotret) untuk kamu konsumsi setiap hari selama empat hingga enam bulan. Obat tersebut dapat mengobati dan mencegah nodul dengan mengurangi ukuran kelenjar minyak di dalam pori-pori.

Jerawat kistik 

Jerawat kistik merupakan bentuk jerawat besar. Jerawat ini berkembang saat pori-pori tersumbat oleh kombinasi bakteri, sebum, dan sel kulit mati dan jauh di bawah permukaan kulit. 

Jerawat kistik dapat berukuran sangat besar dengan warna merah atau putih dan terasa sakit saat disentuh. Pembentukan jerawat satu ini bisa menyebabkan infeksi parah pada kulit. Untuk mengatasinya, kamu perlu bantuan dokter. 

Baca juga: Berbagai Pilihan Obat Jerawat Ampuh yang Dijual di Apotek

Bagaimana tingkat keparahan dari macam-macam jerawat tersebut? 

Blackheads dan whiteheads adalah jenis jerawat paling ringan. Kedua jenis jerawat ini terkadang bisa diatasi dengan toner berbasis asam salisilat.

Sedangkan pustula dan papula adalah bentuk jerawat yang lebih berat. Menyembuhkan kedua jenis jerawat ini umumnya lebih sulit dan membutuhkan resep obat dari dokter. Baik obat yang diminum atau obat yang diaplikasikan pada kulit. 

Sementara itu nodul dan jerawat kistik adalah bentuk jerawat yang paling parah. Sangat penting untuk mendapat bantuan dokter dalam menyembuhkan jerawat jenis nodul dan kistik. 

Penting diingat, bila kamu memiliki masalah kulit berjerawat hindari menyentuh atau memencetnya ya supaya kulit tidak semakin meradang dan meninggalkan bekas luka. 

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar masalah jerawat? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin