Berbahaya untuk Sang Ibu, Yuk Ketahui Penyebab Bayi Sungsang!

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Penyebab bayi sungsang harus diketahui karena bisa membahayakan kehamilan lho, Moms! Nah, kehamilan sungsang terjadi ketika kepala bayi berada di posisi atas dan kaki terletak di arah jalan lahir.

Jika bayi sungsang, Moms mungkin akan merasa tidak nyaman pada bagian bawah tulang rusuk. Selain itu, napas juga menjadi terengah-engah ketika kepala bayi menekan di bawah diafragma.

Baca juga: Bisa Sebabkan Kelahiran Prematur hingga Perdarahan Hebat, Begini Penanganan Kondisi Plasenta Previa!

Apa saja penyebab bayi sungsang?

Penyebab bayi sungsang harus diketahui karena bisa membahayakan kehamilan. (Foto: boldsky.com)

Dilansir dari Healthline, dalam kehamilan normal bayi akan secara otomatis berubah posis dengan kepala di bagian bawah untuk bersiap-siap keluar melalui jalur lahir. Nah, jika bayi sungsang maka bisa berbahaya dan menjadi tantangan tersendiri bagi sang ibu.

Perlu diketahui, terdapat tiga jenis kehamilan sungsang, murni, komplit, dan pijakan yang biasanya tergantung pada bagaimana posisi bayi dalam rahim.

Dokter tidak dapat mengatakan penyebab pasti bayi sungsang, namun terdapat beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini, seperti:

Mengalami beberapa kali kehamilan

Seorang wanita bisa mengalami kehamilan sungsang karena sudah beberapa kali hamil. Karena itu, untuk mencegahnya segera lakukan pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan tepat sebelum kelahiran.

Pernah mengalami kelahiran prematur

Penyebab lain bayi sungsang adalah karena sang ibu pernah mengalami kelahiran secara prematur pada kehamilan sebelumnya. Nah, untuk itu jika Moms pernah mengalami kelahiran prematur maka segera beritahu dokter guna mencegah bayi sungsang saat ingin lahir.

Terlalu banyak atau terlalu sedikit cairan ketuban

Rahim yang terlalu banyak atau terlalu sedikit cairan ketubannya bisa menyebabkan bayi memiliki ruangan ekstra untuk bergerak atau tidak cukup cairan untuk bergerak. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan bayi sungsang dan perlu penanganan segera oleh dokter ahli.

Bentuk rahim tidak normal

Penyebab lain dari bayi sungsang yang perlu diketahui adalah bentuk rahim tidak normal atau memiliki komplikasi lain seperti fibroid. Jika sudah mengetahui kondisi ini, segera lakukan pemeriksaan bersama dokter ahli agar kehamilan bayi sungsang bisa dihindari.

Memiliki plasenta previa

Kehamilan bayi sungsang dapat terjadi jika sang ibu memiliki kondisi plasenta previa. Plasenta previa sendiri merupakan kondisi di mana plasenta bayi menutupi sebagian atau keseluruhan serviks dan perlu mendapatkan penanganan segera karena bisa menyebabkan perdarahan hebat.

Pada kehamilan normal, bayi dalam kandungan akan memutar secara otomatis untuk memersiapkan kelahiran. Bagi bayi normal, kepala akan turun ke arah jalan lahir sebelum 35 minggu.

Ketika itulah, bayi akan semakin besar dan menjadi sulit untuk berbalik sehingga tetap berada pada posisi ini sampai mendekati proses kelahiran.

Baca juga: Moms, Pahami Penggunaan Susu Formula Bayi Berdasarkan Bahan Dasarnya

Bisakah mengubah kehamilan bayi sungsang?

Jika posisi bayi sungsang sudah tidak bisa dikembalikan, biasanya dokter akan menyarankan proses kelahiran secara caesar.

Tingkat keberhasilan untuk mengubah kehamilan sungsang tergantung pada alasan perubahan posisi bayi dalam rahim. Nah, beberapa metode aman yang bisa dilakukan untuk mengubah kehamilan sungsang, antara lain:

External version atau EV

EV atau external version merupakan prosedur di mana dokter akan mencoba mengubah posisi bayi secara manual dengan manipulasi tangan melalui perut. Prosedur ini biasanya dilakukan di rumah sakit dengan dibantu oleh tenaga medis lain.

Menurut American College Obstetricians and Gynecologists, kebanyakan dokter akan menyarankan prosedur EV ini antara 36 hingga 38 minggu usia kehamilan. Selama prosedur dilakukan, dokter akan memonitor pergerakan bayi dan melihat ada tidaknya komplikasi yang mungkin terjadi.

Minyak esensial

Beberapa ibu mengklaim jika menggunakan minyak esensial berhasil merangsang bayi untuk mengubah ke posisi normal. Namun, tanyakan pada dokter mengenai pemakaian minyak esensial apakah aman atau tidak untuk wanita hamil.

Selain itu, metode lain yang cukup populer dilakukan untuk wanita dengan kondisi bayi sungsang adalah membalikkan tubuh untuk membantu membalikkan ke posisi normal.

Biasanya, wanita hamil akan menggunakan metode yang berbeda, seperti berdiri dengan tangan di kolam renang, menopang pinggul dengan bantal, dan mengangkat pinggul menggunakan tangga.

Dokter akan memberitahu risiko ketika memiliki bayi sungsang dan manfaat melakukan kelahiran secara caesar jika hal ini terjadi. Jangan terlalu khawatir dengan keadaan ini, karena itu konsultasi bersama dokter ahli sangat penting agar penanganan tepat bisa didapatkan.

Tanyakan mengenai kondisi kehamilan bersama dokter ahli di Good Doctor. Konsultasikan juga secara langsung hanya di Grabhealth Apps, ya!

  1. Healthline (2016), diakses 19 Juni 2020. What You Need to Know if Your Baby Is Breech
  2. Babycentre.co.uk, diakses 19 Juni 2020. Breech birth
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter