Kehamilan

Makan Jeroan Mentah Bisa Bantu Tingkatkan Kesuburan? Cari Tahu Faktanya!

March 28, 2022 | Muhammad | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Heidy Montag, bintang reality show asal Amerika Serikat, baru-baru ini menjadi perbincangan hangat. Bukan tanpa alasan, wanita berusia 35 tahun itu menyampaikan ke publik soal hobinya mengonsumsi jeroan mentah agar bisa hamil.

Lantas, benarkah mengonsumsi jeroan atau organ dalam binatang yang mentah ada pengaruhnya pada tingkat kesuburan seseorang? Yuk, temukan jawabannya dengan ulasan berikut!

Hobi makan jeroan mentah

Dalam pernyataannya kepada People, Heidy menjelaskan bahwa makan jeroan mentah adalah hobi barunya dalam beberapa tahun terakhir. Selain karena menyukai hal-hal baru, jeroan mentah disebut mengandung kadar nutrisi yang tinggi.

Menurutnya, jeroan yang merupakan organ atau bagian paling penting dari hewan, mengandung banyak nilai gizi yang dapat bermanfaat untuk kesuburan. Istri dari Spencer Pratt itu merasakan peningkatan libido, energi, dan perbaikan menyeluruh pada nyeri kronis yang selama ini dialami.

Siklus menstruasi juga berangsur membaik. Artinya, proses ovulasi terjadi secara normal. Meski begitu, Heidy mengakui bahwa selalu ada risiko dari mengonsumsi makanan mentah.

Maka dari itu, mengonsumsi jeroan mentah tidak dijadikan Heidy sebagai pola makan primer, tapi hanya “suplemen” yang melengkapi diet utama.

Baca juga: Gemar Makan Daging Mentah? Awas, Penyakit Ini Mengintai!

Benarkah jeroan bisa bantu kesuburan?

Menurut penjelasan Amanda Baker Lemein, MS, RD, pakar nutrisi asal Chicago, Amerika Serikat, jeroan secara tidak langsung bisa memengaruhi kesuburan seseorang.

Ada beberapa nutrisi yang terkandung, seperti zat besi, vitamin D, dan folat. Ketiganya terlibat dalam proses kesuburan wanita. Bahkan, daging jeroan juga memiliki vitamin A, zinc, dan kolin, bisa membantu perkembangan janin di dalam kandungan.

Namun, daging ataupun jeroan sebaiknya tetap diolah matang sebelum dikonsumsi. Risiko mengalami penyakit dari makan daging mentah lebih tinggi ketimbang yang sudah matang. Sebaliknya, beberapa orang memilih menyantap makanan mentah dengan alasan ada penurunan kadar gizi jika melalui proses pengolahan.

Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat memaparkan, memasak daging memang bisa mengurangi kandungan vitamin dan mineral tertentu. Namun, penelitian lain juga menyebutkan, kadar zat besi, zinc, dan tembaga, meningkat setelah daging dimasak.

Solusinya, pilih makanan lain yang lebih aman dikonsumsi mentah-mentah, misalnya kacang-kacangan atau biji-bijian. Zat besi di dalamnya tak kalah baik dengan daging.

Risiko makan daging mentah

Dikutip dari laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), daging hewan yang masih mentah paling mudah terkontaminasi dengan kuman penyebab penyakit, baik virus, bakteri, maupun parasit.

Bahkan, memasaknya setengah matang pun masih berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Daging mentah biasanya mengandung Salmonella, E.coli, Yersinia, dan beberapa bakteri lainnya.

Efek buruknya, bisa menyebabkan tipes, diare, infeksi saluran pencernaan, hingga infeksi saluran kemih.

Cara aman untuk mengonsumsi daging adalah diolah dengan benar-benar matang. Sebab, hal tersebut dapat membunuh bakteri yang ada pada daging.

Baca juga: Hati-hati, Ternyata Mencuci Ayam Mentah Sebelum Dimasak Itu Berbahaya!

Gejala yang bisa terjadi

Seperti disebutkan sebelumnya, makan daging mentah bisa menimbulkan berbagai penyakit. Tanda yang paling sering muncul adalah mual dan muntah, diare, kram perut, demam, hingga sakit kepala. Beberapa gejala bahkan bisa bertahan hingga berhari-hari.

Infeksi yang serius bisa menyebabkan keluhan lebih lama hingga membutuhkan perawatan medis secara intensif. Jadi, sebisa mungkin untuk selalu mengonsumsi daging jeroan dalam keadaan matang demi meminimalkan risiko munculnya penyakit merugikan.

Makanan untuk bantu tingkatkan kesuburan

Alih-alih mengonsumsi daging jeroan mentah, masih ada banyak makanan yang bisa membantumu untuk tingkatkan kesuburan, di antaranya adalah:

  • Buah-buahan sitrus
  • Tomat
  • Asparagus
  • Tiram
  • Kuning telur
  • Nanas
  • Salmon
  • Kayu manis.

Nah, itulah ulasan tentang gaya hidup makan daging jeroan mentah yang belakangan ini dilakukan oleh Heidy Montag. Jadi, apakah kamu masih tertarik untuk mengonsumsi daging jeroan mentah-mentah?

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Sudah punya asuransi kesehatan dari perusahaan tempatmu bekerja? Ayo, manfaatkan layanannya dengan menghubungkan benefit asuransi milikmu ke aplikasi Good Doctor! Klik link ini.

register-docotr