Kehamilan

Apakah Bayi Bisa Merasakan Kedinginan dan Kepanasan di Dalam Kandungan?

November 20, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Pernahkah Moms penasaran seperti apa suhu bayi di dalam kandungan? Apakah bayi bisa merasakan panas dan dinginnya cuaca di luar?

Kehamilan pada beberapa wanita membuat mereka menjadi mudah merasa hangat atau kegerahan. Namun bukan berarti bayi juga merasakan kegerahan seperti ibunya, lho.

Apakah bayi bisa merasa kedinginan atau kepanasan di dalam kandungan?

Suhu bayi di dalam kandungan biasanya akan mengikuti suhu inti tubuh atau core body temperature dari sang ibu.

Core body temperature ini biasanya cenderung normal dan stabil meski suhu di luar tengah panas atau dingin. Maka dari itu suhu bayi juga akan stabil mengikuti suhu inti tubuh dari ibunya.

Bayi mungkin saja bereaksi terhadap suhu dingin

Melansir Net Mums, bayi di dalam kandungan mungkin saja bereaksi terhadap air dingin, lho. Jika Moms pernah mengalami momen di mana Moms tidak bisa merasakan tendangan bayi, bidan mungkin menyarankan bumil untuk minum segelas air dingin.

Ini adalah trik yang terkadang digunakan untuk membuat bayi bergerak. Suhu dingin bisa sedikit membangunkan bayi di dalam kandungan!

Namun jika Moms merasakan gerakan bayi berkurang, jangan menunggu, laporkan langsung ke bidan atau dokter kandungan untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

Baca Juga : Bolehkah Paracetamol untuk Ibu Hamil? Ini Dosis Aman dan Alternatif Penggantinya!

Kenapa saat hamil jadi mudah gerah?

Jika Moms merasa lebih mudah gerah saat hamil, jangan khawatir karena ini adalah hal yang normal. Beberapa perubahan tubuh selama kehamilan dapat sedikit meningkatkan suhu tubuh, dan itu tidak masalah.

Setiap tahap kehamilan dapat sedikit menaikkan suhu tubuh bumil. Kulit Moms mungkin terasa lebih hangat saat disentuh dan Moms mungkin lebih banyak berkeringat dan bahkan mungkin berkeringat di malam hari.

Peningkatan suhu tubuh ini disebabkan oleh banyak faktor seperti meningkatnya kinerja organ hati, meningkatnya aliran darah, dan suhu panas dari bayi di dalam kandungan Moms sendiri.

Moms, hindari paparan suhu panas terlalu banyak ya!

Namun Moms tetap harus menghindari paparan suhu panas dalam waktu lama. Saat Moms terpapar terlalu banyak panas, Moms bisa merasa tidak enak badan dan itu dapat memengaruhi perkembangan si Kecil.

Selain itu menurut sebuah studi, stres akibat panas dapat menyebabkan masalah dengan perkembangan sumsum tulang belakang dan tulang punggung bayi. Komplikasi ini disebut cacat tabung saraf.

Jika suhu tubuh ibu hamil naik di atas 39,2 derajat Celcius dalam 12 minggu pertama kehamilan, maka risiko bayi lahir cacat sedikit meningkat.

Namun jangan khawatir, suhu tubuh wanita biasanya tidak akan terlalu tinggi tanpa demam atau berolahraga di iklim yang sangat panas dan lembab sebelum menyesuaikan diri.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari terlalu memaksakan diri, terutama pada trimester pertama kehamilan. Jika tiba-tiba terjadi gelombang panas dan cuaca sangat panas serta lembap, Moms harus santai dan menghindari berolahraga. 

Waspada dengan suhu ekstrem, Moms!

Tak hanya suhu panas, Moms juga harus menghindari suhu terlalu ekstrem. Melansir Natera, wanita hamil yang terpapar kondisi panas atau dingin ekstrem selama kehamilan 2,5 kali lebih mungkin memiliki bayi dengan berat lahir rendah.

Salah satu alasan yang mungkin di balik ini adalah suhu yang ekstrem mengurangi aliran darah ke rahim, sehingga mempengaruhi pertumbuhan janin. Oleh karenanya, ibu hamil harus berhati-hati dan menghindari paparan kondisi cuaca buruk selama kehamilan.

Para peneliti mencari korelasi antara hipertensi yang diderita banyak wanita hamil dan perubahan cuaca musiman atau ekstrem. 

Di beberapa negara, misalnya, perubahan cuaca selama musim hujan dapat menyebabkan komplikasi kehamilan seperti preeklampsia dan eklampsia, dengan risiko yang terakhir secara signifikan lebih tinggi. 

Namun, hubungan antara eklampsia dan musim hujan tidak membuktikan adanya hubungan sebab akibat, karena ada banyak faktor lain yang terlibat.

Apa yang harus dilakukan terhadap perubahan cuaca saat hamil?

Secara umum, belum ada bukti kuat yang mendukung klaim perubahan musim yang memengaruhi bayi yang tumbuh di dalam rahim. 

Namun, mengingat beberapa penelitian yang meneliti fenomena ini, melakukan tindakan sedikit kehati-hatian tidak ada salahnya.

Jadi untuk bermain aman, jaga tubuh tetap sejuk di musim panas, berhati-hatilah dalam kondisi dingin, dan lihat situs web yang didedikasikan untuk melacak dampak cuaca ekstrem. 

Yang terpenting, dengarkan apa yang tubuh coba katakan kepada Moms dengan perubahan mood atau rasa sakit dan nyeri, dan bicarakan segera dengan dokter kandungan jika merasakan gejala tidak biasa.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kehamilan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Berita Terkait
register-docotr