Categories
Diet dan Nutrisi

Sering Makan Daging? Awas Kena 7 Gangguan Kesehatan Ini

Selama ini, daging dikenal sebagai makanan sehat yang kaya akan zat besi. Sehingga, tak sedikit yang tergoda untuk memakannya secara berlebihan. Padahal, terlalu sering makan daging ternyata tak baik untuk kesehatan, lho.

Menurut American Heart Association, daging merupakan salah satu makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi. Asupan lemak jenuh ini bisa memberikan efek tertentu pada tubuh.

Efek sering makan daging

Harvard Medical School menyatakan batas konsumsi daging yang disarankan per hari adalah tidak lebih dari 100 gram, atau sekitar 3,5 ons. Konsumsi lebih dari itu akan meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, seperti:

1. Sulit buang air besar

Salah satu efek dari terlalu sering makan daging adalah sulit buang air besar. Mengutip The Healthy, seluruh bagian daging sapi hampir tak memiliki serat yang biasa kamu dapatkan dari sayuran segar dan buah-buahan. Sebaliknya, daging merupakan sumber dari lemak jenuh tinggi.

Lemak berlebih dapat memicu terjadinya ketidakseimbangan nutrisi di dalam tubuh, yang bisa mengganggu proses penyerapan serat dari makanan lain. Hasilnya, organ akan sulit mencerna makanan untuk disalurkan ke usus besar, dan kamu akan rentan mengalami sembelit.

Solusinya, jika sedang makan daging, jangan lupakan sayur dan buah-buahan yang mengandung tinggi serat, seperti bayam, brokoli, buncis, alpukat, pepaya, dan mangga.

2. Berat badan naik

manfaat infused water
Berat badan naik. Sumber gambar: pixabay.

Seperti yang telah disebutkan di atas, daging sapi adalah salah satu sumber dari lemak jenuh. Lemak yang terus masuk ke dalam tubuh dalam porsi tak sedikit akan menyebabkan penumpukan.

Lemak jenuh merupakan jenis lemak yang sulit untuk dibakar lewat aktivitas-aktivitas harian. Oleh karena itu, risiko memiliki tubuh yang gemuk atau obesitas juga semakin tinggi. Jika kamu sedang menjalankan program diet, daging adalah salah satu makanan yang sebaiknya dihindari.

Baca juga: Makanan Mengandung Lemak Baik dan Manfaat untuk Kesehatan

3. Mudah dehidrasi

Efek selanjutnya dari terlalu sering makan daging adalah mudah dehidrasi atau kekurangan cairan. Ini disebabkan oleh kinerja ginjal yang semakin intens dalam membuang racun dan zat berbahaya pada daging.

Saat ginjal membutuhkan banyak air, otomatis bagian tubuh lain mengalami kekurangan asupan. Akhirnya, kamu bisa mengalami berbagai gejala dehidrasi, seperti berkurangnya urine dan pusing tanpa sebab.

4. Kolesterol naik

Saat sering makan daging, tubuh akan lebih banyak mendapatkan asupan lemak jenuh. Padahal, lemak jenis ini bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Gejala dari kolesterol tinggi bisa dirasakan tak lama setelah makan daging, seperti pusing tanpa sebab, lelah secara tiba-tiba, nyeri yang muncul di tengkuk, hingga rasa sakit pada dada sebelah kiri.

Tanda-tanda itu bahkan bisa saja muncul saat kamu sedang makan daging. Kondisi ini umumnya terjadi saat seseorang sudah memiliki riwayat kolesterol tinggi.

5. Risiko terkena penyakit jantung

sering makan daging
Penyempitan pembuluh darah bisa sebabkan penyakit jantung. Sumber foto: www.zivotseniora.sk

Efek selanjutnya dari terlalu sering makan daging adalah meningkatnya risiko terkena penyakit jantung. Hal ini masih berkaitan dengan kadar kolesterol tinggi. Saat kadar kolesterol meningkat, ada banyak plak yang terbentuk di pembuluh darah.

Plak-plak tersebut membuat rongga arteri menjadi sempit. Akibatnya, aliran darah menuju berbagai bagian tubuh menjadi tidak maksimal. Saat sirkulasi darah terganggu, jantung akan menyesuaikan diri dengan bekerja lebih ekstra.

Jika dibiarkan, kondisi ini akan membuat fungsi jantung menurun. Hasilnya, berbagai penyakit kardiovaskular sangat rentan terjadi.

Baca juga: Penyakit Jantung: Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya

6. Tingkatkan risiko kanker

Siapa sangka, sering makan daging ternyata bisa meningkatkan risiko penyakit kanker, lho.

Menurut American Institute for Cancer Research, konsumsi lebih dari 18 ons daging merah dalam seminggu, baik yang diolah sendiri maupun berupa makanan jadi, bisa menyebabkan pertumbuhan sel kanker di lambung dan usus besar.

Alih-alih makan daging, kamu disarankan untuk memilih sumber protein lain, misalnya kacang-kacangan. Tapi jika ingin sekali makan daging, pilih bagian yang mengandung sedikit lemak. Bagian ini ditandai dengan sedikitnya garis-garis putih saat daging belum dimasak.

7. Rentan mengalami peradangan

Jika kamu adalah penyuka daging, fakta yang satu ini tak boleh diremehkan. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada 2012, lemak jenuh yang terdapat pada daging bisa meningkatkan risiko terjadinya peradangan.

Kondisi ini akan diperparah dengan minimnya kandungan antioksidan. Akibatnya, inflamasi yang terjadi akan sulit untuk disembuhkan.

Nah, itulah tujuh efek yang bisa muncul akibat terlalu sering makan daging. Yuk, mulai perhatikan gizi seimbang agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit!

Konsultasi kesehatan bisa ditanyakan pada dokter ahli di Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Categories
Kamus Obat

Berbahaya! Ini Ciri-ciri Keracunan Obat yang Perlu Kamu Waspadai

Obat memang dapat mengatasi rasa sakit akibat dari kondisi tertentu. Namun, obat harus dikonsumsi sesuai dengan dosisinya, jika tidak maka akan menimbulkan keracunan obat. Nah, ada beberapa ciri-ciri keracunan obat yang perlu diketahui seperti penjelasan di bawah ini.

Keracunan obat atau overdosis dapat terjadi karena beberapa alasan, seperti tidak mengikuti anjuran dosis atau bahkan mengonsumsi obat yang lebih kuat dari biasanya.

Meskipun demikian, keracunan obat juga dapat terjadi pada orang yang sensitif pada obat-obatan tertentu. Ciri dan gejala keracunan obat harus diperhatikan dan selalu diwaspadai karena dapat membahayakan tubuh.

Ciri-ciri keracunan obat

Keracunan obat dapat sangat berbahaya bagi tubuh karena dapat mengancam jiwa. Untuk menghindari hal ini, sangat disarankan untuk selalu mengonsumsi obat sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh dokter atau apoteker.  

Ada beberapa ciri-ciri keracunan obat yang harus diwaspadai. Orang yang mengalami keracunan obat mungkin saja tidak memiliki semua ciri-ciri di bawah ini, tetapi mereka akan menunjukkan beberapa ciri dan gejala.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah ciri-ciri keracunan obat yang perlu kamu ketahui.

Baca juga: Mengenal Keracunan Makanan | Dari Penyebab Hingga Pengobatannya

1. Masalah dengan tanda-tanda vital

Ciri-ciri keracunan obat pertama yang perlu kamu ketahui adalah adanya masalah dengan tanda vital, seperti suhu, denyut nadi, serta tekanan darah. Hal ini harus sangat diwaspadai dan diperhatikan karena dapat mengancam jiwa.

2. Pernapasan tidak normal

Ketika tubuh dalam keadaan darurat atau jika saluran udara tersumbat, tubuh akan sering menunjukkan pernapasan yang lambat yang juga dapat dikombinasikan dengan pernapasan cepat atau bahkan terengah-engah seperti mencari udara.

3. Nyeri dada

Masih berhubungan dengan pernapasan yang tidak normal, keracunan obat juga dapat mengakibatkan rasa sakit yang terjadi pada dada. Hal ini dapat disebabkan oleh kerusakan jantung dan paru-paru, yang berujung pada terjadinya napas pendek.

4. Mual dan muntah

Ketika mengalami keracunan atau overdosis obat, seseorang seringkali akan melakukan aspirasi, hal tersebut menyebabkan tubuh merespons dengan memuntahkan isi dari sistem pencernaan.

Jika seseorang tidak sadarkan diri dan muntah, tidak juga dapat mengeluarkan muntah dari mulut dan batang tenggorokannya, mereka mungkin akan tersendak karenanya. Oleh karena itu, jika hal tersebut terjadi harus segera ditangani.

5. Nyeri perut

Sebagian besar penyebab nyeri perut tidak mengkhawatirkan dan dokter dapat mendiagnosis dan mengobati masalah ini.

Meskipun demikian, nyeri perut juga dapat menjadi ciri-ciri masalah yang serius, salah satunya adalah ciri keracunan obat. Maka dari itu, rasa nyeri pada perut tidak boleh disepelekan.

6. Kehilangan kesadaran

Ketika sel-sel otak menerima sejumlah besar racun, mereka dapat dimatikan. Tekanan parah pada otak yang disebabkan oleh penyalahgunaan zat, atau kombinasi suatu zat tertentu yang dapat membahayakan tubuh dapat menyebabkan kehilangan kesadaran.

7. Kejang, ciri-ciri keracunan obat

Pada kasus yang lebih parah, keracunan obat juga dapat menyebabkan kejang atau tubuh gemetar.

Ketika otak dihentikan dari melakukan aktivitas normal dan menjadi terganggu. Aktivitas listrik dicabut atau bahkan dihapus dan menyebabkan sel tidak berfungsi, sehingga dapat menimbulkan kejang.

Ciri-ciri keracunan obat sesuai dengan jenis obat

Selain ciri-ciri keracunan obat secara umum, ciri lain akibat dari keracunan obat juga dapat dilihat dari jenis obat yang dikonsumsi.

Dilansir dari American Addiction Centers, berikut adalah ciri-ciri keracunan obat sesuai dengan jenis obat.

  • Depresan sistem saraf pusat: Pernapasan pendek, denyut nadi lemah, kulit berkeringat, atau bahkan koma
  • Halusinogen: Delusi, halusinasi, serta kejang
  • Inhalansia: Depresi, kehilangan kesadaran, pingsan atau koma, aritmia (gangguan irama jantung), serta dapat menyebabkan kematian mendadak
  • Ganja: Sangat mengantuk, tidak stabil saat berjalan, muntah, takikardia (detak jantung melebihi 100 kali per menit), halusinasi, serta delusi
  • Opioid (penghilang rasa sakit): Depresi, napas berhenti, kulit terasa dingin atau lembap, sianosis (kulit kebiru-biruan), pupil yang menyempit (pupil dapat menjadi membesar ketika terjadi cedera otak anoksik)
  • Stimulan: hipertemia, takikardia, hipertensi, aritmia, halusinasi, gangguan psikotik lainnya, kejang, hingga masalah jantung

Untuk mengatasi suatu penyakit obat memang menjadi pilihan terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut.

Akan tetapi yang harus diperhatikan adalah janganlah mengonsumsi obat secara sembarangan dan harus mengikuti resep dokter. Hal ini untuk menghindari keracunan obat yang membahayakan tubuh.

Jika orang terdekatmu atau kamu mengalami beberapa ciri-ciri keracunan obat di atas, sebaiknya segeralah hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan tepat agar dapat terhindar dari bahaya mengancam jiwa.

Konsultasi kesehatan bisa ditanyakan pada dokter ahli di Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Categories
Info Sehat

Penularan TBC Melalui Apa? Yuk Cari Tahu di Sini!

Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit yang disebabkan bakteri mycobacterium tuberculosis. TBC adalah salah satu penyakit menular yang mematikan dan umumnya menyerang paru-paru. Karena itu, penting untuk mewaspadai penularan TBC. 

Seperti dilansir dari WHO, orang yang menderita TBC dapat menginfeksi 10 sampai 15 orang di dekatnya. Tanpa perawatan tepat, penyakit ini bisa mengakibatkan kematian. Untuk menghindarinya, berikut penjelasan mengenai penularan TBC. 

Melalui apa penularan TBC terjadi?

Penularan TBC dapat terjadi saat penderitanya mengeluarkan droplet atau percikan dahak dari mulut. Dopret bisa terjadi saat seseorang melakukan:

  • Batuk
  • Bersin
  • Bernyanyi
  • Berteriak
  • Meludah
  • Tertawa

Kemudian melalui droplet, kuman atau bakteri akan bercampur dengan udara. Bakteri bisa bertahan berjam-jam berada di udara. Terutama pada ruang lembab atau gelap. Jika orang lain dalam kondisi sehat menghirup udara tersebut, kemungkinan akan tertular TBC.

Apa yang terjadi setelah menghirup udara bercampur bakteri TBC?

Kuman atau bakteri yang terhirup tidak langsung menginfeksi. Bakteri bisa mengendap terlebih dahulu di paru-paru dan tidak aktif atau tertidur. Dalam kondisi ini, bakteri tidak akan membuat orang tersebut sakit dan orang tersebut juga tidak akan menularkan TBC kepada orang lainnya. 

Tapi jika kemudian bakteri terpicu untuk tumbuh dan aktif, maka bakteri tersebut akan bergerak melalui darah ke bagian tubuh lainnya seperti ginjal, tulang belakang dan otak. Melemahnya sistem kekebalan tubuh adalah salah satu pemicu bakteri tersebut aktif dalam tubuh.

Pernyataan yang salah mengenai penularan TBC

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa penularan penyakit ini terjadi jika seseorang menghirup udara yang telah bercampur dengan kuman atau bakteri TBC. Jika tidak menghirupnya, maka bakteri tidak akan masuk ke dalam tubuh dan tidak bisa menginfeksimu.

Karena itu tidak benar jika ada penyebab lain yang dapat menularkan penyakit ini. Dilansir dari cdc.gov, meski sering dikira dapat menularkan TBC, nyatanya hal-hal di bawah ini tidak menjadi media penularan TBC:

  • Menular lewat pakaian
  • Peralatan minum
  • Peralatan makan
  • Jabat tangan

Siapa yang berisiko terhadap penularan TBC?

Penularan bisa terjadi saat orang sehat menghirup udara bercampur kuman. Kuman akan masuk ke dalam tubuh melalui mulut atau saluran pernapasan dan mencapai paru-paru. Karena itu orang yang paling berisiko adalah orang yang berada di dekat pengidap TBC, seperti keluarga. 

Selain orang terdekat, dilansir dari Mayoclinic.org, berikut beberapa faktor yang membuat seseorang lebih rentan terhadap penularan TBC. 

Ketahanan tubuh

Ini terkait dengan kondisi sistem kekebalan tubuh seseorang. Jika mengalami masalah kekebalan tubuh, seperti penderita HIV maka orang tersebut lebih rentan tertular jika berada di sekitar penderita TBC. Selain HIV, berikut kondisi yang juga berisiko tinggi tertular TBC:

  • Penderita diabetes
  • Penyakit ginjal stadium akhir
  • Penderita kanker tertentu
  • Orang yang mengonsumsi obat penekan sistem kekebalan tubuh karena sedang mengobati lupus, psoriasis, rheumatoid arthritis dan kanker. 

Bepergian

Orang yang suka bepergian memiliki risiko tertular lebih tinggi. Apalagi jika bepergian ke daerah dengan tingkat TBC yang tinggi atau memiliki tingkat TBC yang resisten terhadap obat. Beberapa daerah yang termasuk kategori tinggi TBC antara lain:

  • Afrika
  • Eropa Timur
  • Asia
  • Rusia
  • Amerika Latin
  • Kepulauan Karibia

Lingkungan yang kurang mendukung

Beberapa lingkungan dapat memengaruhi tingkat penularan TBC, seperti:

  • Bekerja sebagai petugas kesehatan. Orang-orang ini harus berada di lingkungan yang sama dengan pengidap TBC. Penularan TBC bisa terjadi saat melakukan kontak rutin dengan penderita aktif dalam waktu lama.
  • Tinggal atau bekerja di panti. Lokasi seperti panti tuna wisma, panti jompo atau penampungan, juga lebih mungkin menulari TBC. Tempat yang padat serta ventilasi udara yang kurang sehat membuat TBC mudah menyebar di udara dan menulari orang di sekitar. 
  • Tinggal di negara dengan tingkat TBC yang tinggi. Memungkinkan sekali seseorang tertular TBC dari orang-orang di lingkungannya. 

Kondisi ekonomi

Kemiskinan seringkali membuat seseorang memilih tinggal di lokasi padat penduduk. Di mana kondisi itu berisiko terjadinya penularan. 

Sementara itu, kemiskinan juga membuat seseorang sulit menjangkau akses kesehatan memadai. Sehingga orang yang mengalami gejala tidak dapat didiagnosis dan tidak mendapat perawatan tepat.

Faktor usia

Dilansir dari cdc.gov, anak-anak dan lansia juga termasuk kategori berisiko tinggi terhadap penularan TBC.

Lalu bagaimana mencegah penularan TBC?

Usahakan untuk tidak berada di sekitar orang yang mengidap TBC aktif. Kecuali orang tersebut menggunakan masker untuk mencegah droplet yang keluar dari mulut. Sementara untuk pengidap aktif, hindari kontak dengan orang lain sampai selesai melakukan perawatan.

Terakhir, adalah melakukan vaksinasi. Di Indonesia vaksin ini dikenal dengan nama Bacillus Calmette–Guérin (BCG). Biasanya dilakukan saat masa kanak-kanak. 

Konsultasi kesehatan bisa ditanyakan pada dokter ahli di Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Categories
Kesehatan Seksual

Ketahui Cara Meningkatkan Libido Rendah untuk Kehidupan Seks Menjadi Lebih Baik

Kamu merasa memiliki libido rendah, dan ingin meningkatkan kehidupan seks menjadi lebih baik? Ada beberapa cara meningkatkan libido yang dapat kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari, simak yuk!

Libido rendah atau menurun menggambarkan penurunan minat dalam aktivitas seksual. Tingkat libido sesungguhnya bisa naik turun alias bervariasi sepanjang hidup, dan ini merupakan masalah umum yang memengaruhi banyak pria dan wanita.

Baca Juga: Kenali Mastitis Payudara: Infeksi Jaringan Payudara pada Ibu Menyusui dan Cara Mencegahnya

Cara meningkatkan libido secara natural dengan perubahan gaya hidup

Libido rendah kerap dikaitkan dengan masalah hubungan, stres, hingga kelelahan, namun dapat juga menjadi tanda masalah medis tertentu.

Kamu bisa menerapkan cara meningkatkan libido secara natural dengan beberapa penyesuaian pada gaya hidup, atau perawatan di rumah, sebagai berikut:

Olahraga teratur

Sebuah studi pada 2015 tentang pria yang menjalani terapi kekurangan androgen, yang menurunkan kadar testosteron. Diketahui bahwa olahraga teratur dapat membantu pria mengatasi masalah, seperti masalah citra tubuh, libido rendah, dan perubahan hubungan.

Cara meningkatkan libido dengan mempertahankan berat badan sehat

Cara meningkatkan libido salah satunya dengan mencegah obesitas. Beberapa riset menghubungkan antara kelebihan berat badan dan obesitas dengan dorongan seks rendah, bersama dengan faktor-faktor lain terkait berkurangnya kesuburan.

Beberapa orang yang kelebihan berat badan mungkin juga mengalami efek psikologis, seperti rasa percaya diri lebih rendah. Mempertahankan berat badan sehat dipercaya dapat meningkatkan gairah seks seseorang, baik secara fisik maupun psikologis.

Berhenti merokok

Merokok dapat berdampak negatif pada sistem kardiovaskular. Kesehatan jantung yang baik tentunya penting untuk fungsi seksual yang baik. Orang yang merokok dipercaya akan menemukan tingkat energi dan dorongan seksualnya lebih meningkat, setelah mereka berhenti merokok.

Periksa obat

Lihatlah lemari obat kamu, bisa jadi obat-obatan kamu ada di belakang menurunnya libido.

Selain pil KB, beberapa obat termasuk obat tekanan darah tinggi, penyakit gastroesophageal reflux (GERD), kecemasan, dan depresi, bisa jadi beberapa obat yang memberikan efek samping, dan kamu perlu berkonsultasi dengan dokter.

Makan bersih (clean eating) sebagai cara meningkatkan libido

Sebuah penelitian menemukan hubungan antara kolesterol tinggi dan wanita yang sulit dengan gairah dan orgasme.

Ketika kolesterol menumpuk di arteri, biasanya membuat darah lebih sulit mengalir ke daerah panggul, yang menyebabkan sensasi lebih sedikit terasa, sehingga sulit orgasme. Kurangi kadar kolesterol dalam makanan kamu, dan lebih banyak memakan buah-buahan dan sayur-sayuran.

Mengonsumsi afrodisiak

Tahukah kamu cara meningkatkan libido yakni dengan mengonsumsi makanan-makanan tertentu? Ya, buah ara, pisang, dan alpukat, misalnya, dianggap sebagai makanan peningkat libido, yang dikenal sebagai afrodisiak.

Makanan ini juga mengandung vitamin dan mineral penting yang dapat meningkatkan aliran darah ke alat kelamin dan meningkatkan kehidupan seks yang sehat.

Kamu juga bisa mengonsumsi cokelat, yang dipercaya menjadi simbol gairah. Menurut sebuah penelitian, cokelat mempromosikan pelepasan phenylethylamine dan serotonin ke dalam tubuh, yang mana dapat menghasilkan efek afrodisiak dan peningkatan suasana hati.

Cara meningkatkan libido dengan mengonsumsi rempah

Saat makan malam, kamu bisa menambahkan sedikit kemangi atau bawang putih ke hidangan. Bau kemangi dapat merangsang indera, dan bawang putih mengandung kadar allicin tinggi dan meningkatkan aliran darah, dan efek ini dapat membantu pria dengan disfungsi ereksi.

Ginkgo biloba, ekstrak yang berasal dari daun pohon ginkgo Cina, juga adalah ramuan lain yang dipercaya bisa mengobati disfungsi seksual yang diinduksi antidepresan.

Luangkan waktu untuk meditasi dan hilangkan stres

Meski kamu secara fisik merasa sehat, namun pikiran yang terganggu alias stres akan memengaruhi gairah seks. Wanita rentan terhadap efek stres dalam kehidupan seks. Di sisi lain, pria kadang menggunakan seks untuk menghilangkan stres.

Terkadang perbedaan dalam pendekatan seks ini dapat menyebabkan konflik. Untuk menghilangkan stres, kamu bisa berpartisipasi dalam kegiatan olahraga, berlatih tai chi, hingga mengikuti kelas yoga.

Pertimbangkan akupunktur sebagai cara meningkatkan libido

Praktik akupunktur Tiongkok kuno, di mana seorang praktisi menempatkan jarum secara strategis di tubuh, juga dapat meningkatkan kehidupan seks kamu. Menyeimbangkan dan merilekskan tubuh dengan akupunktur telah lama digunakan untuk meningkatkan libido.

Kualitas tidur baik

Jangan disepelekan, tidur ternyata merupakan cara meningkatkan libido yang efektif. Tidur nyenyak dapat meningkatkan suasana hati dan energi secara keseluruhan.

Beberapa penelitian juga mengaitkan kualitas tidur dengan libido. Sebuah studi pada wanita menunjukkan bahwa tidur lebih banyak di malam hari, meningkatkan hasrat seksual mereka pada hari berikutnya.

Jaga hubungan tetap terkendali

Setelah bertengkar dengan pasangan, kemungkinan kamu tidak ingin berhubungan seks. Bagi wanita, kedekatan emosional penting untuk keintiman seksual.

Ini berarti konflik yang tidak terselesaikan dapat memengaruhi hubungan seksual. Maka dari itu, komunikasi sangat penting untuk membangun kepercayaan.

Bacaa Juga: Jangan Terlewat, Ini Daftar Imunisasi untuk Dewasa yang Perlu Dilakukan

Cara meningkatkan libido dengan obat medis dan terapi

Selain cara meningkatkan libido secara natural dan gaya hidup, berikut ini adalah cara meningkatkan libido melalui obat dan terapi, sebagai berikut:

Obat-obatan medis

Cara meningkatkan libido
Cara meningkatkan libido. Sumber foto: www.forbes.com

Dokter biasanya meninjau obat apa yang sudah kamu pakai, untuk melihat apakah ada di antara obat tersebut yang cenderung menyebabkan efek samping secara seksual. Misalnya, antidepresan, seperti paroxetine (Paxil) dan fluoxetine (Prozac, Sarafem), diketahui menurunkan gairah seks.

Beralih ke jenis obat antidepresan lain seperti bupropion (Wellbutrin SR, Wellbutrin XL), dipercaya bisa meningkatkan gairah seks. Beberapa obat untuk meningkatkan libido di antaranya Flibanserin (Addyi), Bremelanotide (Vyleesi), jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter.

Konseling seks

Cara meningkatkan libido yaitu dengan mencari apa akar permasalahannya. Berbicara dengan terapis seks atau konselor masalah seksual juga dapat membantu terkait dorongan seks rendah. Terapi biasanya mencakup pendidikan tentang respons dan teknik seksual.

Konseling pasangan juga akan membahas masalah hubungan, dan membantu meningkatkan perasaan keintiman dan keinginan.

Terapi hormon

Terapi hormon juga mungkin dilakukan untuk meningkatkan libido. Beberapa terapi hormon meliputi terapi estrogen, testosteron, prasterone (intrarosa), hingga ospemifene (osphena), dan kamu perlu berkonsultasi dengan dokter lebih jauh mengenai hal ini.

Terapi psikologis

Dalam banyak kasus, libido rendah menunjukkan keadaan psikologis tertentu, oleh karena itu terapi psikologis kerap juga disarankan. Kamu bisa membicarakan masalah ini dengan terapis, baik sendiri atau bersama pasangan.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Categories
Kamus Penyakit

7 Penyebab Ketombe di Kulit Kepala dan Cara Mengatasinya

Ketombe merupakan masalah rambut umum terjadi. Kondisi ini menyebabkan kulit kepala mengelupas disertai rasa gatal. Memang sih tidak bahaya, tapi munculnya ketombe dapat mengganggu penampilan. Lalu sebenarnya apa yang menjadi penyebab ketombe di kulit kepala?

Baca Juga: Mengenal Penyakit Chikungunya, Virus Akibat Gigitan Nyamuk

Kulit kering hingga perubahan cuaca jadi penyebab ketombe di kulit kepala 

Beberapa faktor bisa menjadi penyebab ketombe di kulit kepala, selain dari faktor kebersihan area kepala. Berikut sejumlah faktor yang perlu kamu perhatikan.

1. Pola keramas yang tidak teratur

Tahukah kamu ketika mencuci rambut tidak teratur dapat membuat minyak dan sel-sel kulit menumpuk? Nah hal ini merupakan penyebab ketombe di kulit kepala yang cukup umum terjadi. 

Di samping itu, pada pria produksi hormon androgen juga dapat menyebabkan kulit berminyak yang kemudian menimbulkan ketombe bermunculan. 

2. Penyebab ketombe di kulit kepala yakni penyakit dermatitis seboroik

Kondisi dermatitis seboroik merupakan penyebab ketombe di kulit kepala yang paling umum. Dermatitis seboroik ditandai oleh kulit yang memerah dan berminyak. Juga kulit kepala ditutupi oleh serpihan kulit yang berwarna putih atau kuning.

Selain kulit kepala, kondisi ini dapat memengaruhi dan area tubuh lain yang memiliki banyak kelenjar minyak. Mulai dari lipatan di sekitar lubang hidung, bagian belakang telinga, pangkal paha, dan ketiak. 

3. Kulit kering

Bila kamu adalah pemilik jenis kulit yang kering, bisa jadi kulit kepalamu juga mengalami kondisi kulit kering. Kemudian menjadi bersisik, cenderung gatal dan menghasilkan ketombe.

Di samping itu, kondisi medis tertentu seperti eksim juga dapat menjadi salah satu penyebab ketombe di kulit kepala. 

Baca juga: Rambut Rontok Bikin Tak Percaya Diri? Atasi dengan 7 Cara Ini

4. Tidak cocok dengan produk tertentu

Apakah kamu memiliki kulit sensitif? Kalau ya, bisa jadi kulit kepalamu juga menjadi sensitif.

Alergi juga dapat menjadi penyebab ketombe di kulit kepala dan membuatmu menggaruk lebih sering. Untuk itu, pilihlah produk dengan bahan alami dan berlabel hipoalergenik atau memiliki kemungkinan kecil untuk menimbulkan reaksi alergi. 

5. Perubahan cuaca

Perubahan suhu yang drastis dapat memicu masalah kulit kepala. Misalnya dari suhu panas ke dingin atau sebaliknya. Perubahan yang suhu intens ini dapat menyebabkan kulit kering.

Biasanya serpihan ketombe yang muncul akibat kulit kering akan berukuran lebih kecil dibandingkan ketombe yang muncul akibat hal lain.

6. Polusi udara 

Polusi udara juga dapat juga berkontribusi munculnya ketombe di kulit kepala.

Hal ini mungkin terjadi karena banyaknya bahan kimia yang beredar di udara sehingga dapat memengaruhi kulit dan menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada kulit. Ketika kulit iritasi atau alergi, ketombe biasanya lebih mudah untuk muncul. 

7. Penyebab ketombe di kulit kepala yakni stres

Kondisi stres dapat memperburuk kondisi kulit serta merusak sistem kekebalan tubuh. Stres juga memicu mikroba lebih mudah berkembang karena sistem kekebalan tubuh menurun. Kondisi ini dapat membuat ketombe berkembang di kulit kepala. 

Selain itu, stres dapat menyebabkan seseorang menggaruk kepalanya lebih sering. Padahal semakin sering digaruk, biasanya rasa gatal yang akan lebih parah. Untuk itu, penting bagi kamu mengelola stres dengan baik demi meningkatkan kesehatan kulit kepala.

Baca Juga: Hati-Hati Menanganinya! Begini Pertolongan Pertama untuk Cedera Kepala

Cara mengatasi ketombe di kulit kepala

Ketombe memang tidak berbahaya tetapi kemunculannya di kulit kepala tentu dapat mengganggu penampilan. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan beberapa perawatan di rumah, seperti:

  • Mengelola stres. Bukan rahasia lagi jika stres dapat memengaruhi kondisi kesehatan dan membuat kamu rentan terhadap sejumlah kondisi dan penyakit. Termasuk memperparah kemunculan ketombe di kulit kepala. Untuk itu belajarlah mengelola stres dengan baik.
  • Makanlah makanan yang sehat. Pola makan yang baik tentu dapat menunjang kesehatan tubuhmu termasuk di bagian kulit kepala. Pilihlah makanan yang mengandung zinc dan vitamin B, kandungan ini dapat membantu mencegah ketombe.
  • Batasi penggunaan produk styling. Produk untuk menata rambut  seperti hairspray, gel rambut atau pomade dapat menumpuk di kulit kepala dan menimbulkan banyak minyak. 
  • Perbaiki pola keramas. Lakukan keramas tiga hingga empat kali seminggu. Rutin keramas dapat membantu menghilangkan serpihan ketombe, minyak berlebih, serta penumpukan sel kulit mati di kulit kepala. 
  • Berjemur di bawah sinar matahari. Sinar matahari mungkin baik untuk mengendalikan ketombe. Tetapi karena paparan sinar ultraviolet merusak kulit
  • Gunakan pelembap untuk rambut. Ketika berketombe, kulit kepala cenderung mengelupas dan gatal. Nah untuk mengatasi rasa gatal tersebut, kamu bisa coba dengan mengembalikan kelembapan kulit di area kepala. Kamu mungkin bisa mencoba minyak kelapa sebagai pilihan yang alami. 
  • Pilih produk sampo yang cocok. Beberapa sampo anti-ketombe yang dijual di pasaran memiliki efek samping yang berbeda. Sampo merek tertentu dapat membuat rambut menjadi lebih gelap atau kulit kepala lebih kering. Bila kamu tak kunjung menemukan sampo yang tepat, ada baiknya berkonsultasi ke dokter. 

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Categories
Kehamilan

Seberapa Efektif Sistem KB Kalender Cegah Kehamilan? Ini Ulasannya

Jika kamu sedang mencari opsi kontrasepsi yang aman, tanpa obat-obatan, dan risiko rendah, mungkin sistem KB kalender bisa jadi pilihan tepat. Metode ini hanya mengharuskan kamu mencatat siklus menstruasi dengan tepat untuk memprediksi masa subur.

Kamu tak perlu mengonsumsi obat hormonal yang mungkin bisa berdampak pada kesehatan. Pelajari tentang metode sistem KB kalender melalui ulasan di bawah ini.

Baca Juga: Flu Babi G4, Ancaman Pandemi Baru yang Harus Diwaspadai

Apa itu sistem KB kalender

Sistem KB kalender adalah salah satu metode mencegah kehamilan dengan memanfaatkan kalender sebagai alat pemantau siklus masa subur.

Saat menggunakan metode ini perempuan harus mencatat kapan siklus menstruasi yang mereka jalani dan dijadikan sebagai penghitungan masa subur di siklus berikutnya.

Pasangan yang menjalani metode sistem KB kalender pantang melakukan hubungan seks pada masa subur wanita. Jika ingin melakukannya harus menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom.

Metode sistem KB kalender cenderung aman karena tidak menggunakan obat-obatan. Namun metode ini tidak bisa melindungi pasangan dari risiko penyakit infeksi menular seksual.

Bagaimana cara kerja KB kalender?

sistem kb kalender
Perhitungan metode KB kalender untuk menunda kehamilan. Foto: https://skeptics.stackexchange.com

Inti dari metode sistem KB kalender adalah jika kamu ingin menghindari kehamilan maka jangan lakukan hubungan seks saat masa subur. Sedangkan jika ingin hamil, maka lakukan saat masa subur terjadi.

Lalu bagaimana cara mengetahui masa subur wanita atau ciri-ciri wanita sedang masuk masa ovulasi? Kamu bisa mempelajarinya lewat artikel berikut:

Baca Juga : Mengetahui Puncak Masa Subur Wanita, Ini Tanda-tandanya

Seberapa efektif sistem KB kalender?

Efektivitas metode ini sangat bergantung pada kondisi wanita dan juga pasangannya. Ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan metode KB kalender di antaranya:

  • Metode pelacakan kesuburan mana yang kamu gunakan
  • Seberapa teratur siklus menstruasi kamu
  • Seberapa andal atau akurat kamu melacak siklus menstruasi 
  • Berapa lama kamu tidak melakukan hubungan seks di sekitar tanggal ovulasi

Metode KB kalender sangat efektif bagi pasangan yang menjalankan sistem ini secara benar dan konsisten.

Kelebihan sistem KB kalender

Selain tak perlu mengonsumsi berbagai jenis obat hormonal yang bisa berikan efek samping berikut beberapa kelebihan metode KB kalender yang harus kamu tahu:

  • Murah dan butuh biaya yang sangat sedikit
  • Aman digunakan
  • Tidak memerlukan konsumsi obat-obatan
  • Tidak memiliki efek samping
  • Dapat dihentikan dengan mudah dan segera jika kamu dan pasangan memutuskan ingin hamil

Selain itu metode KB kalender juga mengajarkan kamu dan pasangan lebih dalam tentang kesuburan. Nantinya hal ini juga bermanfaat jika kamu dan pasangan ingin merencanakan kehamilan.

Kekurangan metode KB kalender

Selain kelebihan di atas metode ini juga punya beberapa kelemahan. KB kalender tidak melindungi kamu dan pasangan dari infeksi menular seksual, seperti klamidia, herpes, atau HIV.

Berikut beberapa kelemahan lain dari metode sistem KB kalender yang bisa kamu jadikan pertimbangan:

  • Kamu harus secara konsisten mencatat siklus menstruasi setidaknya 6 bulan sebelum benar-benar mengaplikasikannya
  • Kamu dan pasangan tidak boleh berhubungan seks saat masa subur apalagi tanpa pengaman
  • Kedua anggota pasangan harus terlibat dalam proses tersebut
  • Tingkat kegagalan sistem KB kalender lebih tinggi ketimbang kontrasepsi lain seperti pil KB, suntik KB susuk KB, atau kontrasepsi lain. Namun jika dilakukan dengan benar metode ini sama efektifnya dengan metode kontrasepsi lain.

Jika kamu memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, sepertinya metode ini tidak cocok untuk kamu. Sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jenis kontrasepsi mana yang paling cocok.

Apa yang harus dipersiapkan?

Melacak riwayat menstruasi tidak memerlukan persiapan khusus. Namun, jika kamu ingin memulai sistem KB kalender untuk kontrasepsi, bicarakan dengan dokter kamu terlebih dahulu jika:

  • Kamu baru saja menstruasi hari pertama
  • Baru saja punya bayi
  • Belum lama berhenti minum pil KB atau kontrasepsi hormon lainnya
  • Sedang menyusui
  • Mendekati masa menopause
  • Memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur

Bagaimana cara melakukan sistem KB kalender?

Dilansir dari situs Mayo Clinic, berikut tahapan yang bisa kamu dan pasangan lakukan jika ingin mulai menerapkan KB kalender:

1. Catat siklus menstruasi selama 6-12 bulan

Kamu bisa menggunakan aplikasi khusus yang ada di HP atau memanfaatkan kalender biasa untuk mencatat siklus haid kamu selama 6 sampai 12 bulan terakhir.

Hitung dan catat mulai dari haid pertama di bulan sebelumnya sampai haid hari pertama di bulan berikutnya.

2. Tentukan lamanya siklus menstruasi terpendek

Dari catatan siklus menstruasi yang sudah kamu catat tadi lihat pada bulan apa yang periodenya paling pendek. Misal periode terpendek adalah 25 hari, langsung kurangi 25 dengan 18. Jadi 25-18=7 hari.

Angka 7 di sini menunjukkan masa subur pertama dari siklus menstruasi kamu. Itu artinya hari ketujuh dalam siklus menstruasi adalah masa subur pertama kamu.

3. Tentukan lamanya siklus menstruasi terpanjang

Dari catatan siklus menstruasi yang sudah kamu catat tadi lihat pada bulan apa yang periodenya paling panjang. Kurangi 11 dari total hari dalam siklus terpanjang tersebut. 

Angka ini menunjukkan hari subur terakhir dari siklus haid kamu. Misalnya, jika siklus terpanjang kamu adalah 32 hari, kurangi 11 dari 32, yang sama dengan 21. 

Dalam contoh ini, hari pertama siklus kamu adalah hari pertama perdarahan menstruasi dan hari ke 21 dalam siklus kamu adalah hari subur terakhir.

4. Rencanakan seks dengan hati-hati selama masa subur

Jika kamu dan pasangan berharap untuk menghindari kehamilan, seks tanpa kondom sangat terlarang selama masa subur terjadi. 

Di sisi lain, jika kamu dan pasangan berharap untuk hamil, berhubungan seks secara teratur selama masa subur adalah pilihan terbaik.

5. Selalu update data siklus menstruasi kamu

Lanjutkan mencatat lamanya siklus menstruasi kamu tiap bulannya untuk memastikan kamu menentukan masa subur dengan tepat.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.