Categories
Kamus Penyakit

Penyakit Tukak Lambung: Ketahui Gejala dan Pencegahannya

Lambung adalah salah satu bagian terpenting dalam tubuh yang berfungsi sebagai pencerna makanan. Tapi, saat penyakit tukak lambung terjadi, fungsi dari organ tersebut akan menurun, bahkan mampu memicu timbulnya rasa sakit dan nyeri.

Menurut American Academy of Family Physicians, secara global, ada sekitar 10 persen orang dewasa yang mengalami penyakit ini. Artinya, prevalensinya masih cukup tinggi.

Lalu, apa saja gejala dan penyebab dari penyakit ini? Serta, bagaimana langkah pencegahannya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Mengenal penyakit tukak lambung

Penyakit tukak lambung adalah luka terbuka yang ada di lapisan dalam dari perut atau bagian atas dari usus kecil. Penyakit yang juga disebut dengan ulkus peptikum ini dibagi menjadi dua klasifikasi berdasarkan lokasi lukanya, yaitu:

  • Radang lambung, posisi luka ada di bagian dalam dari perut.
  • Ulkus duodenum, posisi luka ada di sekitar atau di dalam usus kecil (deudenum).

Luka tersebut dapat memicu berbagai gejala yang sangat mengganggu. Semua tanda-tandanya berhubungan dengan lambung itu sendiri.

Penyebab penyakit tukak lambung

penyebab penyakit tukak lambung
Bakteri H. pylori pada lambung. Sumber foto: www.link.springer.com

Penyakit ini dapat terjadi saat asam atau cairan pada saluran pencernaan mencapai permukaan bagian dalam dari lambung atau usus kecil. Asam tersebut lalu menyebabkan luka terbuka yang bisa memunculkan rasa sakit. Pada tahapan yang parah, luka bisa disertai perdarahan hebat.

Pada dasarnya, saluran pencernaan manusia dilapisi oleh mukosa, membran atau selaput lendir yang bertugas menangkal asam. Tapi jika kadar asam meningkat dan jumlah lendir berkurang, infeksi akan rentan terjadi. Beberapa penyebabnya adalah:

1. Bakteri Helicobacter pylori

Bakteri ini hidup pada lapisan mukosa yang menutupi jaringan atau lapisan di lambung dan usus kecil. Bakteri H. pylori sendiri umumnya tak menyebabkan masalah. Tapi jumlah yang terlalu banyak bisa memengaruhi kadar asam itu sendiri.

Mengutip Mayo Clinic, masih belum jelas bagaimana bakteri ini bisa memicu infeksi. H. pylori dan bisa ditularkan dari orang ke orang melalui kontak dekat, misalnya berciuman, serta makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Baca juga: Saat Asam Lambung Naik, Tubuh akan Memberikan Sederet Sinyal Ini

2. Penggunaan obat tertentu

Obat-obatan tertentu, terutama pereda nyeri, memiliki efek samping menimbulkan luka pada lambung jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup lama. Obat-obatan ini meliputi ibuprofen, aspirin, ketoprofen, dan naproxen sodium.

Oleh karena itu, tukak lambung lebih umum terjadi pada orang dewasa yang sering mengonsumsi obat-obatan tersebut. Biasanya digunakan untuk osteoartritis atau radang sendi.

Gejala penyakit tukak lambung

Ilustrasi asam lambung yang naik. Sumber foto: www.oslobodjenje.ba

Gejala pada penyakit tukak lambung sangat erat kaitannya dengan perut dan area di sekitarnya. Mulai dari gejala ringan seperti sering bersendawa, hingga tanda-tanda yang menunjukkan tahapan parah seperti munculnya darah pada feses. Gejala-gejala itu meliputi:

1. Sensasi terbakar di perut

Salah satu gejala dari tukak lambung yang paling umum adalah muncul rasa panas pada perut. Sensasi terbakar ini bisa berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama, sehingga seringkali membuat seseorang tak dapat melakukan aktivitas yang biasa dilakukan.

Rasa panas ini dipicu oleh cairan atau asam yang bersentuhan langsung dengan bagian dalam lambung atau usus kecil. Rasa panas disertai nyeri biasanya terjadi pada dada bagian bawah hingga perut.

2. Rasa mual

Rasa mual akan muncul secara otomatis saat ada gangguan pada lambung, apapun jenis penyakitnya. Gejala ini biasanya terjadi pada pagi hari, ketika perut atau lambung masih dalam keadaan kosong.

Peningkatan kadar asam adalah hal yang sering dikaitkan dengan kondisi ini. Iritasi atau radang selaput perut juga bisa memperburuk kondisi.

3. Muntah darah

Tidak hanya mual, seseorang yang memiliki tukak lambung bisa muntah darah. Gejala ini mengindikasikan adanya perdarahan yang sedang terjadi pada lambung. Saat kamu sudah mengalami kondisi ini, tak perlu ragu untuk menghubungi dokter untuk mendapat penanganan medis yang tepat.

4. Penurunan berat badan

Gejala ini merupakan salah satu tanda penyakit tukak lambung yang sering diabaikan. Sebab, berat badan yang menurun adalah kondisi yang sangat wajar. Hanya saja, pada penyakit tukak lambung, penurunan bobot tubuh lebih dipicu oleh hilangnya nafsu makan.

Tukak lambung bisa mengganggu lapisan perut, seperti adanya penyumbatan pada saluran pencernaan dan pembengkakan usus kecil. Efek yang dihasilkan adalah rasa kenyang yang dapat kamu rasakan. Akibatnya, kamu akan enggan makan, dan berat tubuh akan semakin menurun.

5. Kekurangan darah

Penyakit tukak lambung bisa menyebabkan kekurangan darah. Ini disebabkan oleh perdarahan yang terus terjadi. Biasanya, anemia akan muncul saat kamu memasuki fase batuk atau muntah darah.

Saat kekurangan darah, tubuh akan mudah lelah, lemah, rentan pusing, dan pucat. Setelah membuat diagnosis, dokter biasanya akan memberikan resep obat yang bisa memacu produksi sel darah merah.

6. Rasa panas di dada

Gejala ini hampir mirip dengan maag, yaitu dada bagian tengah merasakan sensasi panas yang membuat tak nyaman. Kondisi ini tak lepas dari naiknya asam dari lambung menuju organ kerongkongan.

Keadaan ini umumnya terjadi saat badan sedang tidak dalam kondisi tegak, yang mana gaya gravitasi bisa mencegah naiknya asam. Asam biasanya akan bergerak ke kerongkongan saat seseorang sedang dalam posisi berbaring, membuat katup pada esofagus bagian bawah menjadi terbuka.

7. Perut kembung

Seperti yang telah dijelaskan, penyakit tukak lambung bisa disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori. Jumlah bakteri yang terlalu banyak di dalam usus bisa membuat produksi gas menjadi berlebih. Sehingga, perut bisa saja kembung dan mengeras.

Saat perut sedang kembung, rasa tak nyaman akan mencegahmu untuk melakukan beberapa aktivitas, termasuk makan. Dokter biasanya akan memberi resep antibiotik untuk membunuh bakteri tersebut.

8. Sendawa pada penyakit tukak lambung

Gejala dari tukak lambung yang satu ini mungkin terbilang ringan, tapi bisa mengganggu jika terjadi secara berulang dan intens. Sendawa diakibatkan oleh produksi gas berlebih pada organ pencerna. Kondisi ini dipicu oleh ketidakseimbangan asam pada lambung itu sendiri.

Baca juga: Hal-hal yang Wajib Kamu Ketahui Seputar Penyakit Asam Lambung.

9. Feses berwarna gelap

Feses yang berwarna lebih gelap dari biasanya dapat mengindikasikan adanya ketidakberesan pada lambung. Normalnya, feses memiliki warna kuning kecokelatan. Warna ini dipengaruhi oleh zat bilirubin yang dihasilkan oleh hati.

Warna kuning tersebut juga tak lepas dari kontribusi bakteri baik pada usus. Tapi pada penyakit tukak lambung, feses akan berwarna lebih gelap cenderung kehitaman. Semakin gelap warna feses menandakan tingkat keparahan luka.

Saat kondisi ini terjadi, tak perlu ragu untuk mendatangi dokter. Biasanya, pemeriksaan lebih lanjut pada feses akan dilakukan di laboratorium.

10. Darah pada feses

Tidak hanya feses yang berubah warna menjadi lebih gelap, luka yang ada pada lambung  juga bisa membawa darah keluar dari anus.

Menurut Neil Sengupta, seorang dokter gastroenterologi di University of Chicago Amerika Serikat, pada penyakit tukak lambung, darah yang keluar bersama feses umumnya disertai rasa nyeri di perut bagian atas.

Pemeriksaan lebih lanjut mungkin perlu dilakukan, karena munculnya darah pada feses juga dapat mengindikasikan adanya penyakit lain, seperti kanker perut dan ambeien.

Pemeriksaan penyakit tukak lambung

pemeriksaan penyakit tukak lambung
Pemeriksaan endoskopi. Sumber foto: www.simshospitalsatana.com

Untuk mendeteksi adanya luka pada lambung, dokter bisa melakukan sejumlah pemeriksaan fisik, seperti:

  • Pemeriksaan H. pylori, dilakukan di laboratorium melalui tes darah atau tes feses.
  • Endoskopi, pemeriksaan sistem pencernaan bagian atas, dengan memasukkan tabung atau alat kecil melalui tenggorokan menuju lambung dan usus kecil.
  • Barium swallow, pemeriksaan menggunakan sinar-X untuk mendeteksi sistem pencernaan bagian atas melalui hasil visual kerongkongan, perut, dan usus kecil.

Penanganan penyakit tukak lambung

Penanganan terhadap tukak lambung biasanya menggunakan obat-obatan untuk membunuh bakteri pemicunya dan membantu meredakan peradangan yang terjadi. Obat-obatan ini meliputi:

  • Antibiotik, digunakan untuk membunuh bakteri H. pylori. Penggunaannya disesuaikan dengan tingkat keparahan luka. Obat ini bisa dikonsumsi bersama obat lain untuk mengurangi asam lambung.
  • Obat penghambat asam lambung, bekerja menghambat produksi asam yang berlebih, sehingga meningkatkan peluang kesembuhan luka. Obat ini meliputi omeprazole, rabeprazole, lansoprazole, pantoprazole, dan esomeprazole.
  • Obat penetral asam lambung, berfungsi menetralkan dan menghilangkan rasa sakit dengan efek yang cepat. Obat antasida sering digunakan untuk mendapatkan efek tersebut.
  • Obat pelindung selaput perut dan usus kecil, berfungsi melindungi lapisan dinding perut dan usus kecil dari paparan asam yang dapat menimbulkan luka. Obat ini meliputi sukralfat dan misoprostol.

Pencegahan penyakit tukak lambung

Cuci tangan sebagai pencegahan. Sumber foto: www.thejakartapost.com

Luka yang ada pada tukak lambung bisa memunculkan rasa tak nyaman pada perut hingga kerongkongan. Oleh karena itu, ada baiknya kamu melakukan pencegahan agar terhindar dari penyakit ini.

Mengutip WebMD, kamu bisa melakukan sejumlah hal untuk mencegah terjadinya luka pada lambung, seperti:

1. Hindari paparan bakteri pemicu

Salah satu penyebab tukak lambung adalah infeksi bakteri H. pylori. Dua pertiga orang di seluruh dunia memiliki bakteri ini di dalam tubuhnya, tapi tidak sampai menyebabkan infeksi jika jumlahnya tak berlebih.

Penyakit yang muncul biasanya terjadi akibat bakteri yang berpindah dari satu orang ke orang lain, baik melalui makanan atau air. Gaya hidup bersih adalah salah satu cara untuk menghindari paparan bakteri tersebut, yaitu dengan:

  • Sering cuci tangan dengan sabun. Tangan, terutama bagian telapaknya, adalah bagian tubuh manusia yang mengandung banyak bakteri. Pastikan telapak tangan tetap bersih sebelum makan dan menyentuh wajah.
  • Masak daging atau makanan lain sampai habis. Daging yang tersisa adalah tempat terbaik bagi bakteri yang berkembang, meski ditempatkan di lemari es atau kulkas.
  • Minum air yang bersih. Pastikan seluruh air yang kamu minum telah terjamin kebersihannya. Ini bisa menjadi tantangan tersendiri saat kamu bepergian ke tempat baru. Membawa atau membeli air mineral kemasan bisa menjadi solusi.

Baca juga: 9 Manfaat Pisang, Mengobati Tukak Lambung hingga Risiko Stroke

2. Kelola stres dengan baik

Stres adalah kondisi tubuh yang berhubungan dengan manajemen emosi yang buruk. Saat keadaan ini terjadi, berbagai organ dan bagian tubuh bisa terdampak, termasuk lambung. Tidur adalah solusi terbaik untuk membantu meredakan stres.

3. Jangan merokok dan batasi alkohol

Merokok dan minum alkohol adalah dua kebiasaan yang bisa menyebabkan luka pada lambung. Keduanya bisa membuat lapisan lendir yang melindungi perut dari asam menjadi tipis. Akibatnya, infeksi pada dinding lambung sangat mungkin terjadi.

4. Perbanyak probiotik

Ada jutaan bakteri yang hidup di ususmu, termasuk H. pylori. Ketidakseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat bisa memicu timbulnya berbagai penyakit, termasuk tukak lambung.

Oleh karena itu, kamu perlu memperbanyak bakteri baik dalam tubuh untuk minimalkan risiko ini. Bakteri baik inilah yang disebut probiotik.

Bakteri baik dapat diperoleh pada sejumlah makanan, seperti tempe, kimchi, kedelai, dan sayur kol.

5. Pertimbangkan konsumsi obat

Bisa jadi, luka yang ada pada lambung adalah efek samping dari obat-obatan tertentu. Efek samping ini biasanya diberikan oleh obat pereda nyeri yang diminum dalam jangka waktu panjang.

Obat-obatan tersebut termasuk ibuprofen, aspirin, dan naproxen sodium. Penggunaan dalam jangka waktu tertentu bisa memengaruhi lendir pelindung dinding lambung dari asam.

Nah, itulah ulasan lengkap tentang penyakit tukak lambung yang perlu kamu tahu. Melakukan pencegahan sangat efektif untuk menurunkan risiko munculnya penyakit ini. Tapi jika gejala yang dialami semakin memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapat penanganan yang tepat, ya!

Jangan ragu untuk konsultasikan masalah kesehatanmu bersama dokter terpercaya di Good Doctor. Akses layanannya 24/7 melalui aplikasi Grab Health sekarang juga! Kini, semua informasi kesehatan ada di genggamanmu!

Categories
Kamus Penyakit

Kanker Tulang, Satu dari 6 Kanker yang Kerap Menyerang Anak-anak

Kanker tulang termasuk ke dalam jenis kanker yang langka dibandingkan dengan kanker lainnya. Namun, menurut Yayasan Kanker Indonesia, kanker tulang merupakan salah satu kanker yang paling banyak menyerang anak-anak remaja dengan usia 10 hingga 19 tahun.

Kanker ini menjadi salah satu dari enam jenis kanker yang seringkali menyerang anak-anak di Indonesia, selain kanker darah, kanker mata, kanker saraf, kanker kelenjar getah bening dan kanker tenggorokan.

Meski seringnya menyerang anak-anak dan remaja, tapi kanker jenis ini juga mungkin diderita oleh orang dewasa.

Apa itu kanker tulang?

Kanker jenis ini berawal dari munculnya tumor atau jaringan abnormal di tulang. Kemudian tumor tumbuh menjadi ganas dan memungkinkan adanya penyebaran ke bagian tubuh lain. Tumor ganas inilah yang kemudian disebut sebagai kanker tulang.

Namun sebagian besar tumor tulang tidak berbahaya dan tidak berubah menjadi kanker. Meski tidak berubah menjadi kanker, munculnya tumor pada tulang tetap akan menyebabkan gangguan, misalnya menyebabkan patah. Beberapa jenis tumor yang umum terjadi pada tulang antara lain:

  • Osteochondroma adalah yang paling umum. Ini sering terjadi pada orang di bawah usia 20 tahun.
  • Giant cell tumor biasanya muncul di bagian kaki. Meski jarang terjadi, tumor ini juga bisa berubah menjadi kanker.
  • Osteoid osteoma sering terjadi pada tulang panjang, biasanya di awal usia 20-an.
  • Osteoblastoma adalah tumor langka yang tumbuh di tulang belakang dan tulang panjang, sebagian besar terjadi pada remaja.
  • Enchondroma biasanya muncul di tulang tangan dan kaki. Seringkali tidak memiliki gejala. Ini adalah jenis tumor tangan yang paling umum.

Sementara itu, jika tumor mengganas dan menjadi kanker, maka akan terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah tiga jenis kanker tulang yang paling sering dialami atau yang disebut sebagai jenis kanker tulang primer:

Osteosarcoma

Osteosarcoma umumnya menyerang anak-anak dan remaja usia 10 hingga 19 tahun. Tapi juga bisa terjadi pada orang dengan usia yang lebih dewasa. Cenderung terjadi di lengan atas dan kaki bagian lutut. Tapi bisa juga muncul di pinggul, bahu atau tulang lainnya.

Chondrosarcoma

Kanker ini dapat terjadi di daerah pinggul, paha dan juga bahu orang dewasa. Ini berasal dari jaringan tulang rawan dan menjadi jenis kanker tulang kedua yang paling banyak terjadi setelah osteosarcoma.

Ewing sarcoma

Kasus kanker jenis ini tidak sebanyak dua jenis sebelumnya. Biasanya terjadi di bagian jaringan lunak pada anak-anak dan juga remaja. Kemudian bisa memengaruhi tulang lengan, kaki dan panggul.

Selain ketiga jenis kanker yang sudah disebutkan, ada juga yang disebut sebagai kanker tulang sekunder. Yaitu kanker yang awalnya tidak muncul di tulang. Namun menyebar hingga ke tulang.

Misalnya, pengidap kanker paru-paru yang sudah mengalami penyebaran hingga akhirnya sel kanker juga muncul di tulang pasien tersebut. Penyebaran atau pergerakan sel kanker di dalam tubuh ini disebut sebagai metastasis. Beberapa kanker yang biasanya menyebar ke tulang antara lain:

Apa saja gejala penyakit kanker tulang?

Seseorang tidak bisa memastikan langsung apakah ia menderita kanker tulang atau tidak. Meski ada beberapa gejala yang akan muncul, namun untuk memastikan munculnya kanker tulang, harus melewati serangkaian pemeriksaan dokter. Namun, secara umum gejala kanker tulang antara lain:

  • Nyeri di sekitar area munculnya tumor.
  • Nyeri semakin bertambah parah saat beraktivitas.
  • Nyeri atau sakit hingga membangunkan tidur di malam hari.
  • Demam.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Bengkak di sekitar tulang yang bermasalah.
  • Kelelahan.
  • Penurunan berat badan.

Kapan harus memeriksakan diri ke dokter?

  • Jika nyeri hilang dan kembali muncul dan terus berulang
  • Rasa nyeri semakin menjadi saat malam
  • Rasa sakit tak juga reda meski sudah minum penghilang rasa sakit yang dijual bebas

Apa penyebab terjadinya kanker tulang?

Menurut cancer.org hingga kini belum diketahui pasti apa yang menyebabkan seseorang bisa mengidap penyakit ini. Hingga kini penelitian masih terus dikembangkan untuk mendapat informasi lebih lanjut tentang penyakit ini.

Tapi peneliti percaya bahwa terjadinya kanker tulang berkaitan erat dengan beberapa faktor risiko pengidapnya. Beberapa faktor tersebut antara lain:

  • Berusia di bawah 20 tahun.
  • Pernah punya riwayat penyakit paget tulang. Yaitu kondisi kelainan formasi tulang. Umumnya kondisi ini terjadi pada tulang punggung, kaki, dan panggul.
  • Pernah memiliki riwayat terapi radiasi.
  • Pernah atau sedang mengalami munculnya tumor di tulang rawan, yang merupakan jaringan ikat di tulang.
  • Riwayat keluarga dengan penyakit kanker, khususnya kanker tulang.

Meski sudah ada poin-poin mengenai faktor risiko, namun sebagian besar pengidap kanker tulang justru tidak memiliki faktor risiko tersebut. Hingga kini penelitian masih terus dilakukan untuk mencari tahu hal tersebut.

Bagaimana mendiagnosis kanker tulang?

Jika mencurigai terjadinya kanker tulang, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berdasarkan gejala yang dirasakan pasien. Beberapa pemeriksaan tersebut, yaitu:

  • X-ray atau rontgen. Ini dilakukan untuk memastikan adanya tumor dan untuk melihat ukuran tumor tersebut.
  • Computerized tomography (CT) scans. Dilakukan untuk melihat gambaran yang lebih jelas pada kondisi tulang.
  • Magnetic resonance imaging (MRI) scans. Pengambilan gambar untuk melihat apa yang terjadi di dalam tubuh menggunakan magnet dan gelombang radio yang kuat.
  • Positron emission tomography (PET) scans. Pasien akan disuntikkan glukosa radioaktif untuk melihat sel-sel kanker pada tulang.
  • Bone scans atau pemindai pada tulang. Pasien akan disuntikkan bahan radioaktif, agar hasilnya terlihat lebih jelas.

Selain melakukan pemeriksaan tersebut, dokter juga mungkin akan meminta pasien untuk melakukan biopsi. Yaitu prosedur pengambilan contoh jaringan untuk kemudian diperiksa di laboratorium. Untuk pemeriksaan kanker tulang, biasanya ada dua prosedur biopsi, yaitu:

  • Biopsi dengan memasukan jarum hingga tepat ke area tumor berada dan mengambil contoh jaringan di sana.
  • Atau biopsi yang dilakukan dengan tindakan bedah. Dokter akan membuat sayatan dan mengambil sebagian tumor atau seluruhnya untuk kemudian diperiksa lebih lanjut.

Setelah mendapatkan hasilnya, jika memang hasil menyatakan pasien mengidap kanker, maka dokter akan memeriksa stadium kanker pada pasien. Kanker tulang terbagi menjadi empat stadium berbeda, dengan penjelasan:

  • Stadium 1: belum menyebar dari tulang.
  • Stadium 2: belum menyebar tetapi mungkin menjadi invasif, sehingga menjadi ancaman bagi jaringan lain.
  • Stadium 3: telah menyebar ke satu atau lebih area tulang dan bersifat invasif.
  • Stadium 4: telah menyebar ke jaringan di sekitar tulang dan ke organ lain seperti paru-paru atau otak.

Seperti apa pengobatan kanker tulang?

Pengobatan kanker tulang dilihat dari beberapa faktor, seperti:

  • Stadium kanker
  • Usia pasien
  • Kondisi pasien
  • Riwayat medis pasien
  • Serta lokasi dan ukuran tumor pada tulang

Setiap pasien bisa mendapatkan pengobatan berbeda-beda. Namun umumnya pengobatan kanker tulang meliputi kemoterapi, operasi dan radiasi.

Operasi

Pada kanker tulang, operasi dilakukan untuk mengangkat tumor ganas, menggunakan teknik khusus. Umumnya operasi ini juga akan mengangkat sebagian kecil jaringan sehat yang mengelilinginya.

Jika memungkinkan, dokter akan melakukan pengangkatan tulang dan menggantinya dengan beberapa tulang dari anggota tubuh pasien lainnya. Atau bisa menggunakan bahan dari bank tulang atau menggunakan tulang buatan berbahan logam dan tulang buatan lainnya.

Jika kanker tulang dirasa dalam kondisi yang parah, mungkin saja dilakukan amputasi. Namun seiring perkembangan teknologi, amputasi jarang dilakukan.

Kalaupun dilakukan maka pasien akan dipasangi anggota tubuh buatan dan akan diminta menjalani pelatihan untuk belajar menjalani kegiatan sehari-hari dengan anggota tubuh barunya.

Kemoterapi

Selain operasi, kemoterapi adalah pengobatan yang juga umum dilakukan. Kemoterapi adalah sebuah prosedur pengobatan menggunakan obat anti kanker yang kuat yang disuntikkan melalui vena untuk membunuh sel kanker.

Namun tidak semua jenis kanker tulang cocok dengan perawatan kemoterapi. Seperti pada jenis chondrosarcoma, perawatan kemoterapi tak efektif. Sementara pada jenis osteosarcoma dan ewing sarcoma perawatan jenis ini lebih efektif.

Radiasi

Terapi radiasi adalah pengobatan menggunakan sinar berkekuatan tinggi untuk membunuh sel kanker. Selama prosesnya, pasien akan berbaring di atas meja khusus dan akan terdapat mesin khusus yang mengarahkan sinar pada titik-titik yang sudah disesuaikan sebelumnya di tubuh pasien.

Terapi ini biasanya dilakukan sebelum adanya tindakan operasi pengangkatan tumor. Karena radiasi dapat mengecilkan ukuran tumor dan membuatnya lebih mudah dihilangkan. Dengan begitu akan mengurangi kemungkinan terjadinya amputasi.

Setelah tindakan operasi pun terapi ini masih bisa digunakan untuk membunuh sel kanker yang tersisa. Pada pasien stadium lanjut, terapi ini juga dilakukan untuk mengendalikan gejala seperti rasa nyeri.

Pemberian obat minum

Selain tiga pilihan pengobatan tersebut, seorang pasien pengidap kanker tulang juga akan diberikan obat-obatan. Beberapa obat-obatan tersebut antara lain:

  • Obat pereda nyeri untuk mengatasi peradangan dan mengurangi rasa tidak nyaman.
  • Obat untuk membantu mencegah keropos tulang dan untuk melindungi struktur tulang.
  • Serta obat sitotoksik untuk menghalau pertumbuhan sel kanker.

Pengobatan alternatif

Selain menjalani perawatan pada umumnya, dokter juga bisa menganjurkan melakukan perawatan alternatif. Seperti menggunakan obat herbal. Namun tindakan ini harus atas sepengetahuan dokter karena bisa saja berpengaruh pada kemoterapi atau perawatan radiasi.

Hal lain yang perlu dilakukan

Hal lain yang perlu dilakukan ketika didiagnosis mengidap kanker adalah mencari bantuan dan dukungan mental. Seseorang yang didiagnosis menderita kanker akan mengalami syok dan kebingungan pada awalnya.

Butuh waktu untuk akhirnya bisa menjalani pengobatan dengan tenang. Sebelum akhirnya menjalani proses pengobatan, tidak ada salahnya seorang pasien kanker melakukan hal-hal berikut:

  • Lebih banyak mencari tahu tentang kanker yang diderita. Tanyakan lebih lanjut pada dokter tentang hal-hal yang ingin kamu ketahui. Semakin banyak tahu tentang penyakit tersebut, maka kamu akan semakin percaya diri untuk menjalani perawatan.
  • Mencari dukungan dari orang terdekat. Dukungan dari keluarga atau sahabat akan menguatkan kamu mengalahkan kanker. Dukungan emosional juga diperlukan saat kamu merasa lelah selama menjalani perawatan.
  • Temukan orang yang bisa diajak bicara. Tanyakan tentang support group atau kelompok dukungan. Yaitu perkumpulan orang-orang dengan penyakit yang sama, yang rutin berkumpul untuk memberikan semangat satu sama lain.
  • Berbicaralah tentang ketakutan dan harapan kamu saat menghadapi penyakit ini kepada orang-orang yang kamu percayai.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan masalah kesehatan kamu di aplikasi Grab Health. Dokter terpercaya kami akan membantu dengan layanan 24/7. Yuk berkonsultasi sekarang!

Categories
Kesehatan Seksual

Jarang Diketahui, Berikut Jenis-jenis Alat Kontrasepsi untuk Pria

Jenis alat kontrasepsi untuk pria sebenarnya tersedia cukup banyak. Namun, Kementerian Kesehatan memiliki catatan tersendiri. Hingga saat ini, angka partisipasi penggunaan kontrasepsi pria lebih sedikit dibandingkan penggunaan kontrasepsi pada wanita.

Pada tahun 2013, jenis alat kontrasepsi untuk pria hanya terbatas pada dua pilihan. Dua pilihan itu adalah kondom dan Metode Operasi Pria (MOP) atau lebih dikenal dengan istilah sterilisasi/vasektomi.

Mengutip data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, cakupan vasektomi pada tahun 2007 dan 2012 sebesar 0,2 persen. Sedangkan cakupan penggunaan kondom sebesar 1,3 persen pada tahun 2007 dan 1,8 persen pada tahun 2013.

Jenis alat kontrasepsi untuk pria

Secara umum, jenis alat kontrasepsi untuk pria dibagi menjadi dua jenis, yaitu kontrasepsi hormonal dan non hormonal.

Kontrasepsi hormonal

Uji klinis kontrasepsi hormonal untuk pria dimulai pada 1970-an. Metode ini didasarkan pada penggunaan testosteron eksogen secara tunggal. Selain itu, juga kombinasi bersama dengan progestin untuk menekan produksi testosteron dan spermatogenesis endogen.

Salah satu kontrasepsi hormonal adalah pil kontrasepsi. Pil ini memiliki kandungan senyawa peptida yang bekerja dengan cara menghentikan pergerakan sperma sebelum mencapai sel telur.

Konstrasepsi hormonal lainnya adalah suntik testosteron. Kontrasepsi dengan cara suntik testosteron memiliki tujuan meminimalisir atau menghilangkan jumlah sperma.

Pil kontrasepsi merupakan salah satu dari kontrasepsi hormonal untuk pria. Foto: Freepik.com

Efek samping umum penggunaan kontrasepsi suntik testosteron ini adalah:

  • Muncul jerawat.
  • Perubahan suasana hati termasuk depresi.
  • Perubahan libido yang biasanya ringan dan jarang menyebabkan penghentian.

Kontrasepsi melalui vasektomi

Jenis alat kontrasepsi untuk pria berikutnya adalah vasektomi. Vasektomi bekerja dengan mencegah sperma sejak mulai saat kamu ejakulasi. Selama prosedur, vas deferens yang merupakan saluran pembawa sperma dari testis ke uretra dipotong atau diblokir.

Tujuan dari vasektomi adalah agar pria tidak memiliki sperma saat ejakulasi sehingga tidak dapat menyebabkan kehamilan. Vasektomi adalah salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif.

Menurut American Urological Association, kasus kehamilan yang tetap terjadi setelah vasektomi berada pada kisaran kurang dari 2 dari setiap 1.000 pasangan.

Kekurangan vasektomi

Vasektomi juga merupakan alat kontrasepsi untuk pria yang memiliki kekurangan. Beberapa di antaranya adalah, vasektomi tidak melindungi kamu dari penyakit infeksi menular seksual.

Selain itu, mengembalikan seperti keadaan semula sebelum vasektomi dilakukan lebih rumit untuk dilakukan.

Faktor risiko melakukan vasektomi

Mengambil pilihan untuk melakukan vasektomi bukan tanpa risiko, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Potensi risiko jangka pendek dari vasektomi, yaitu:

  • Pembengkakan
  • Memar
  • Berdarah di dalam skrotum
  • Darah dalam air mani
  • Infeksi

Meskipun jarang terjadi, masalah jangka panjang yang mungkin muncul karena vasektomi, adalah:

  • Penumpukan cairan di testis
  • Sakit kronis
  • Kehamilan

Kondom sebagai alat kontrasepsi paling umum

Kondom merupakan jenis alat kontrasepsi untuk pria yang paling umum dan populer di masyarakat. Selain harganya terjangkau, kondom sangat mudah ditemukan di minimarket, supermarket, apotek bahkan warung tradisional.

Penggunaan kondom untuk pria bekerja dengan cara menghalangi sperma memasuki vagina. Kamu bisa menggunakannya selama melakukan hubungan seksual. seks oral maupun anal. Kondom juga banyak disarankan untuk menghindari infeksi menular seksual (IMS), seperti HIV.

Pastikan selalu kamu menggunakan kondom dengan produk berbasis air saat ingin berhubungan seks. Karena, pelumas berbasis minyak seperti petroleum jelly dapat merusak kondom dan mencegahnya bekerja dengan baik.

Jenis-jenis kondom yang perlu kamu ketahui

Kondom salah satu jenis alat kontrasepsi untuk pria yang paling populer. Foto: Freepik.com

Kondom jenis Latex dan polyurethane

Kondom pada umumnya menggunakan dasar latex, namun jika kamu alergi terhadap latex, kamu bisa menggunakan kondom dari bahan polyurethane.

Kondom lubricated

Lubricated adalah gel atau cairan yang melapisi kondom. Lubricated berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri atau iritasi saat berhubungan seks.

Kondom spermicide

Kondom spermicide cukup jarang ditemui karena tidak semua kondom sudah disertai spermicide. Kondom ini berfungsi untuk mematikan sperma.

Kondom bertekstur

Kondom bertekstur banyak ditemui di pasaran karena fungsinya sama dengan kondom pada umumnya. Hanya saja kondom bertekstur dirancang untuk menambah sensasi saat berhubungan seks.

Jika kamu memiliki pertanyaan terkait jenis alat kontrasepsi untuk pria, silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

Categories
Kehamilan

Moms Sebelum Dipilih, Yuk Ketahui Dulu Plus Minus dari Minum Pil KB

Ada banyak pilihan alat kontrasepsi yang bisa dipilih wanita untuk mencegah kehamilan, salah satunya dengan minum pil KB. Namun, sebelum memutuskan minum pil KB, ada baiknya kamu ketahui dulu bagaimana pil KB bekerja pada tubuh serta kekurangan dan kelebihannya. 

Nah, jika kamu adalah salah satu wanita yang sedang mempertimbangkan untuk minum pil KB, berikut adalah penjelasan selengkapnya. 

Baca Juga: Obat Misoprostol Efektif Atasi Tukak Lambung, Tapi Awas Berbahaya bagi Ibu Hamil

Apa itu pil KB?

Pil KB adalah obat untuk mencegah kehamilan yang perlu diminum setiap hari. Pil KB mengandung beberapa jenis hormon yang dapat mengubah fungsi tubuh sehingga mencegah terjadinya kehamilan. Minum pil KB sangat efektif untuk mengendalikan kerja ovarium dan rahim.

Jenis pil KB

Pil KB terbagi atas dua jenis yakni pil campuran yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Kemudian ada juga pil mini yakni pil yang hanya mengandung progesteron saja. Berikut penjelasan kedua jenis pil.

Pil kombinasi

Pil kombinasi mengandung dua hormon buatan yakni estrogen dan progesteron. Kedua kandungan hormon tersebut akan menghambat kehamilan dengan beberapa cara.

Pertama, mencegah pelepasan sel telur agar tidak terjadi pembuahan. Kemudian membuat perubahan lendir pada leher dinding rahim agar sulit ditembus sperma. Serta mengubah lapisan dinding rahim agar tidak ada sel telur terbuahi yang bisa berkembang di dalamnya.

Biasanya pil kombinasi juga disertakan pil plasebo atau pil kosong yang tidak berisi kandungan aktif. Pil kombinasi pun terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, seperti di bawah ini: 

  • Pil KB monofasik

Pil ini memberikan jumlah estrogen dan progesteron yang sama dalam setiap pil aktif dalam kemasan pil. Karena kadar hormon yang konsisten dalam setiap pil, jenis pil KB ini mungkin menyebabkan efek samping yang lebih kecil.

  • Pil KB bifasik

Pil KB bifasik memberikan jumlah estrogen yang sama setiap hari, tetapi jumlah progesteronnya meningkat sekitar setengah dari siklus pil.

Pada paruh pertama siklus, rasio progesteron atau estrogen biasanya lebih rendah. Kemudian, pada paruh kedua siklus, rasio progesteron atau estrogen cenderung lebih tinggi. 

  • Pil KB trifasik

Pil KB trifasik mengandung tiga dosis hormon yang berbeda sehingga kombinasi hormon berubah kira-kira setiap tujuh hari di setiap paket pil. Jumlah progesteron atau estrogen yang ada dalam pil KB trifasik pun berbeda-beda, tergantung merek yang kamu gunakan. 

Pil mini

Pil mini merupakan pil KB yang hanya mengandung hormon progesteron saja. Jenis pil yang satu ini biasanya digunakan oleh sebagian wanita yang tidak bisa atau tidak cocok menggunakan pil yang mengandung estrogen. 

Pil mini mencegah kehamilan dengan cara memperlambat perkembangan sel telur, mengentalkan lendir serviks, serta membuat lapisan dinding rahim menjadi tipis. Hal-hal tersebut tentunya berguna untuk mencegah sperma mencapai sel telur. Terkadang pil mini juga dapat menekan ovulasi.

Bila kamu memilih jenis pil yang satu ini, kamu tidak akan menemukan pil plasebo. Melainkan hanya ada pil aktif. Inilah alasan terkadang wanita yang mengonsumsi pil progesteron saja tidak mengalami menstruasi. 

Kemasan pil KB

Pil KB dikemas dalam beberapa bentuk. Kamu dapat memilihnya berdasarkan kebutuhan serta saran dari dokter. 

  • Pil 21 hari. Pil dengan kemasan paket ini harus diminum pada waktu yang sama setiap hari selama 21 hari dengan dosis satu pil. Lalu tunggu 7 hari sebelum memulai paket obat baru. Pada 7 hari tersebut, kamu akan mengalami menstruasi.
  • Pil 28 hari. Minumlah satu pil pada waktu yang sama setiap hari selama 28 hari. Pada pil 21-26 biasanya, terkandung hormon estrogen dan progesteron. Sisanya adalah pil plasebo. Kemudian kamu akan mengalami menstruasi selama 4-7 hari terakhir.
  • Pil 91 hari. Minumlah satu pil pada waktu yang sama setiap hari selama 84 hari. Pada 7 pil terakhir, biasanya hanyalah berisi estrogen atau pil plasebo. Kemudian kamu akan mengalami menstruasi selama 7 hari terakhir.
  • Pil 365 hari. Minumlah satu pil pada waktu yang sama setiap hari selama setahun penuh. Menstruasi yang kamu alami dapat menjadi lebih ringan atau bahkan berhenti sama sekali.

Baca juga: Patut Dicoba! Ini 7 Tips Seks Populer yang Sehat dan Utamakan Kenyamanan

Menentukan jenis pil KB

Nyatanya tidak semua jenis pil KB cocok untuk setiap wanita. Sebelum minum pil KB, kamu perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan jenis pil yang paling cocok.  Berikut faktor-faktor yang dapat memengaruhi pilihanmu: 

  • Gejala menstruasi yang dialami
  • Kesehatan kardiovaskular
  • Obat lain yang mungkin sedang digunakan
  • Kondisi medis tubuh
  • Apakah kamu menyusui atau tidak

Di samping itu, kamu mungkin mendapat larangan minum pil KB bila kamu memiliki kondisi berikut: 

  • Baru saja melahirkan
  • Berusia lebih dari 35 tahun dan merokok
  • Memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dengan baik
  • Memiliki kelainan pembekuan darah atau riwayat trombosis vena dalam 
  • Memiliki riwayat emboli paru 
  • Memiliki riwayat kanker payudara
  • Memiliki riwayat stroke atau penyakit jantung
  • Memiliki komplikasi terkait diabetes
  • Memiliki penyakit hati atau kantung empedu
  • Memiliki perdarahan uterus
  • Mengalami migrain dengan aura
  • Akan menjalani operasi besar

Seberapa efektif minum pil KB?

Jika diminum dengan benar, pil KB sangat efektif mencegah kehamilan. Kontrasepsi jenis ini sudah digunakan sejak lama dan terbukti dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

Berdasarkan data yang diperoleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC, pil kombinasi dan pil mini memiliki tingkat kegagalan sebesar 9 persen. Berarti dari 100 wanita yang menggunakan pil, ada kemungkinan 9 di antaranya akan hamil.

Nah supaya bekerja dengan efektif, pil progestin maupun pil kombinasi harus diminum sesuai jadwal dan dosis yang sudah ditentukan. 

Di samping itu, pil KB yang kamu gunakan mungkin kehilangan efektivitasnya bila kamu mengonsumsi beberapa jenis obat tertentu secara bersamaan. Seperti:

  • Rifampisin (antibiotik)
  • Lopinavir dan saquinavir (obat HIV)
  • Topiramate dan carbamazepine (obat anti kejang)

Kondisi lain seperti muntah atau diare juga akan menghilangkan efektivitas pil KB yang kamu konsumsi.

Bila kamu mengalami sakit perut, muntah atau diare segeralah hubungi dokter. Kamu juga bisa menggunakan pilihan alat kontrasepsi lain hingga kamu memastikan pil KB yang kamu konsumsi aman untuk tubuh.  

Apa kelebihan dari minum pil KB?

Nah sebelum mengonsumsi pil KB, ada baiknya kamu mengetahui sederet manfaat dari alat kontrasepsi ini. Berikut di antaranya: 

  • Teruji aman. Melindungi kamu selama berhubungan intim dan tidak mengganggu kenyamanannya. 
  • Efektif. Pil KB termasuk pilihan kontrasepsi yang efektif terbukti mencegah kehamilan 
  • Membantu mengatur siklus menstruasi. Pada wanita yang mengalami siklus menstruasi tidak beraturan, minum pil KB dapat membantu. 
  • Fleksibel. Ketika kamu berhenti minum pil KB, siklus reproduksi dalam tubuh bisa kembali normal dan kamu bisa tetap hamil di kemudian hari.

Baca juga: Berhubungan Seks saat Hamil? Boleh, asal Perhatikan Hal-Hal Penting Ini

Nggak hanya mencegah kehamilan pil KB kombinasi memiliki manfaat lain yang lebih spesifik lho. Seperti:

  • Mencegah jerawat
  • Mengurangi risiko anemia
  • Mengurangi risiko perdarahan hebat saat menstruasi (menorrhagia)
  • Membuat kram menstruasi menjadi lebih ringan 
  • Mengurangi risiko tumbuhnya benjolan payudara (bukan kanker)
  • Mengurangi risiko kehamilan di luar kandungan (hamil ektopik) 
  • Menjaga kepadatan mineral tulang
  • Menurunkan risiko kanker pada ovarium, endometrium, dan kolorektal
  • Menstruasi lebih terprediksi, lebih singkat atau tidak menstruasi

Sedangkan pil progestin juga memiliki manfaat lain karena pil yang satu ini aman untuk kelompok wanita berikut: 

  • Tidak cocok dengan terapi konsumsi estrogen
  • Perokok dan berusia di atas 35 tahun
  • Memiliki riwayat pembekuan darah
  • Akan menyusui

Lalu apa kekurangan dari minum pil KB?

Pil KB memang menawarkan berbagai manfaat serta keuntungan bagi penggunanya. Tetapi penggunaan pil KB juga tetap memiliki kekurangan, di antaranya adalah:  

  • Bila terlambat atau terlewat dalam meminumnya, efektivitas obat dapat berkurang
  • Tidak ada perlindungan terhadap penyakit menular seksual, termasuk HIV
  • Peningkatan risiko kolesterol tinggi, serangan jantung dan stroke
  • Peningkatan risiko pembekuan darah, terutama bagi perokok dan wanita yang berusia lebih dari 35 tahun
  • Peningkatan risiko kanker serviks dan kanker payudara
  • Menimbulkan efek samping seperti pendarahan tidak teratur, kembung, nyeri payudara, mual, depresi, penambahan berat badan dan sakit kepala

Baca juga: Jangan Asal Pasang, Begini Cara Tepat Penggunaan Kondom

Cara minum pil KB

Untuk menjaga efektivitasnya, minumlah pil setiap hari pada waktu yang sama juga. Hal ini sangat penting terutama jika kamu adalah pengguna pil mini atau pil yang hanya mengandung progesteron saja.

Bila kamu lupa dan melewatkan jadwal minum pil KB  dalam kurun lebih dari 48 jam, segeralah minum sesuai dosis yang kamu lewatkan. 

Ingatlah bahwa melewatkan satu pil saja dapat meningkatkan risiko kehamilan. Untuk itu, kamu juga perlu menggunakan kontrasepsi cadangan seperti kondom atau hindari berhubungan seks terlebih dahulu. Setidaknya sampai kamu minum pil yang mengandung hormon selama 7 hari berturut-turut.

Namun bila yang terlewat adalah pil plasebo, kamu tidak perlu khawatir melewatkan pil ini tidak meningkatkan peluang kamu untuk hamil. Pil plasebo digunakan untuk menjaga kebiasaan minum obat setiap hari. 

Efek samping dan risiko minum pil KB

Bagi sebagian besar wanita, pil KB memang aman untuk dikonsumsi. Meski begitu, pil KB tetap memiliki beberapa efek samping dan risiko bagi penggunanya. Berikut adalah beberapa efek samping yang dialami sebagian wanita setelah minum pil KB: 

  • Gairah seks menurun
  • Mual
  • Perdarahan vagina, di luar jadwal menstruasi
  • Nyeri payudara

Selain itu, minum pil KB jenis kombinasi juga dapat menimbulkan risiko serius yakni pembekuan darah. Saat pembekuan darah terjadi, gangguan kesehatan lain pun dapat muncul. Misalnya: 

  • Trombosis vena dalam 
  • Serangan jantung
  • Stroke
  • Emboli paru

Perlu kamu ketahui bahwa risiko pembekuan darah akibat minum pil KB tergolong rendah. Namun, risiko pembekuan darah akan lebih tinggi untuk wanita yang termasuk ke dalam kelompok berikut 

  • Memiliki kondisi tubuh yang sangat gemuk
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Telah beristirahat di tempat tidur untuk waktu yang lama

Cara berhenti minum pil KB

Kamu bisa berhenti kapan saja sesuai keinginanmu. Bila kamu berhenti menggunakan pil KB kamu mungkin mengalami perdarahan yang tidak teratur untuk sementara waktu. Kamu juga bisa mengalami ovulasi kembali setidaknya dalam waktu 2 minggu setelah berhenti minum pil KB. 

Itu dia informasi yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan untuk minum pil KB. Bila kamu sudah menemukan obat yang cocok, pastikan kamu minum pil KB sesuai dosis dan waktu yang sudah ditentukan ya. 

Pastikan hubungan seksual yang kamu lakukan tetap aman. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter di Good Doctor seputar masalah seks dan kesehatan. 

Categories
Kamus Obat

Chloramphenicol

Chloramphenicol merupakan antibiotik yang hanya boleh digunakan untuk infeksi yang serius. Obat chloramphenicol juga mengobati infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri dan tidak akan bekerja untuk jenis infeksi mata lainnya.

Untuk apa obat chloramphenicol?

Chloramphenicol adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi dan disebabkan oleh bakteri. Chloramphenicol tetes telinga bekerja dengan cara membunuh bakteri atau mencegah pertumbuhannya.

Apa fungsi dan manfaat obat chloramphenicol?

Chloramphenicol termasuk salah satu antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi mata, seperti konjungtivitis. Tak hanya itu, chloramphenicol tetes telinga juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi pada telinga.

Chloramphenicol dapat digunakan untuk obat tetes telinga, namun hanya dengan resep dokter. Untuk infeksi telinga, kamu akan mulai merasa baik setelah beberapa hari.

Merek dan harga obat chloramphenicol

Secara umum, chloramphenicol memiliki nama merek dagang lain yakni Chloramphenicol IV dan Chloromyectin. Obat chloramphenicol ini tersedia dalam beberapa bentuk, termasuk sirup, tablet, kapsul, obat tetes, hingga injeksi.

Harga chloramphenicol tablet akan memiliki perbedaan tergantung pada masing-masing apotek yang menjualnya. Namun, biasanya untuk cChloramphenicol tetes telinga dijual dengan harga Rp7.800 hingga Rp 20.800, atau bahkan lebih.

Bagaimana cara pakai obat chloramphenicol?

Sebagai obat tetes

Berikut merupakan cara untuk menggunakan obat tetes chloramphenicol:

  • Cuci tangan sebelum kamu meneteskan obat ke mata. Untuk menghindari kontaminasi bakteri, jangan biarkan ujung pipet tersentuh oleh tangan atau bahkan dengan mata dan permukaan lainnya
  • Jangan memakai lensa kontak saat menggunakan obat chloramphenicol
  • Miringkan kepala ke belakang, lihat ke atas, tekan jari secara lembut dengan menarik bagian kelopak mata ke bawah untuk membuat ruang, arahkan pipet langsung di atas mata dan teteskan 1 tetes. Biasanya obat tetes mata akan digunakan selama 2 sampai 6 kali dalam sehari, atau sesuai dengan anjuran dokter
  • Lepaskan kelopak mata dan tutup mata dengan lembut
  • Usahakan untuk tidak berkedip dan jangan menggosok mata
  • Tutup mata dan berikan tekanan pada sudut mata bagian dalam (dekat hidung) dengan jari, tujuannya agar obat bisa sampai ke bagian yang terinfeksi. Lakukan hal ini selama 1 sampai 2 menit
  • Kalau kamu menggunakan obat mata jenis lain seperti salep, tunggu setidaknya sampai 10 menit sebelum menggunakan obat lain. Gunakan tetes mata sebelum salep berfungsi untuk memastikan obat tetes mata masuk ke dalam

Jika kamu khawatir tidak memasukkan obat tetes ke mata dengan benar, kamu bisa memasukkan satu tetes lagi ke dalam mata dengan cara yang sama.

Sebagai obat salep

  • Cuci tangan hingga benar-benar bersih terlebih dahulu
  • Miringkan kepala ke belakang
  • Tarik bagian kelopak mata dengan lembut hingga terbentuknya sebuah ruang
  • Peras salep tipis ke dalam ruang
  • Potongan salep 1 cm (sekitar 1/3 inci) biasanya sudah cukup, kecuali jika dokter memberi tahu untuk menggunakan jumlah salep yang berbeda
  • Lepaskan kelopak mata dan tutup dengan lembut
  • Tutup mata selama 1 hingga 2 menit agar salep terkena sampai ke bagian yang terinfeksi

Untuk menjaga agar obat terbebas dari kuman, jangan menyentuh ujung aplikator dengan permukaan apapun, termasuk mata. Setelah kamu menggunakan chloramphenicol salep mata, usap ujung tabung salep menggunakan tisu bersih dan jaga tutup tabung tertutup dengan rapat

Dilansir Web MD, jika kamu memiliki dosis lebih dari 1 tetes, maka ulangi langkah-langkah tersebut. Setelah menggunakan obat, maka tutup kembali pipet dan jangan mencuci bagian pipet.

Gunakan chloramphenicol salep mata secara teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Agar kamu tidak lupa, maka jadwalkan pemakaian obat di waktu yang sama setiap harinya.

Berhenti mengonsumsi obat sebelum waktunya bisa membuat bakteri untuk terus tumbuh, dan mengakibatkan infeksi kembali. Segera menghubungi dokter jika kondisi kamu tidak berubah atau bahkan memburuk.

Berapa dosis obat chloramphenicol?

Dosis obat chloramphenicol biasanya berbeda untuk setiap penggunanya. Ikutilah resep dokter atau baca petunjuk pada label yang tersedia dalam kemasan.

Informasi tersebut hanya mencakup dosis rata-rata dari chloramphenicol salep kulit. Jika dosis kamu berbeda, jangan mengubahnya kecuali dokter yang menyuruh untuk melakukannya.

Jumlah obat yang diminum tergantung dosis yang disarankan setiap hari oleh dokter.

Chloramphenicol kapsul dan suspensi

  • Dewasa dan remaja :

Dosis didasarkan pada berat badan. Dosis yang digunakan biasanya 12,5 miligram (mg) per kilogram (kg) (5,7 mg per pon) dari berat badan, di minum setiap 6 jam sekali.

  • Anak-anak :
    • Bayi di bawah usia 2 minggu: dosis didasarkan pada berat badan. Dosis yang digunakan biasanya ,25 mg per kg (2,8 mg per pon) dari berat badan. Diminum setiap 6 jam sekali.
    • Bayi di atas usia 2 minggu: Dosis didasarkan pada berat badan. Dosis yang digunakan biasanya 12.5 mg per kg (5,7 mg per pon) dari berat badan, diminum setiap 6 jam sekali. Atau 25 mg per kg (11, mg per pon) dari berat badan, diminum setiap 12 jam sekali.

Chloramphenicol injeksi

  • Dewasa dan remaja:

Dosis didasarkan pada berat badan. Dosis yang digunakan biasanya 12,5 mg per kg (5,7 mg per pon) dari berat badan, dilakukan setiap 6 jam sekali.

  • Anak-anak:
    • Bayi di bawah 2 minggu: dosis didasarkan pada berat badan. Dosis yang digunakan biasanya 6,25 mg per kg (2,8 mg per pon) dari berat badan, dilakukan setiap 6 jam sekali.
    • Bayi di atas usia 2 minggu: Dosis didasarkan pada berat badan. Dosis yang digunakan biasanya 12,5 mg per kg (5,7 mg per pon) dari berat badan, dilakukan setiap 6 jam sekali, atau 25 mg per kg (11,4 mg per pon) dari berat badan dilakukan setiap 12 jam sekali

Apakah obat chloramphenicol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Selama kehamilan, chloramphenicol tablet bisa digunakan hanya ketika sangat dibutuhkan, karena kemungkinan obat chloramphenicol bisa membahayakan bayi ketika lahir (sindrom bayi abu-abu).

Jika chloramphenicol tablet masuk ke ASI mungkin akan mempunyai efek yang tidak diinginkan pada bayi. Karena itu, chloramphenicol tablet tidak dianjurkan untuk ibu yang sedang menyusui.

Namun, jika kamu membutuhkan obat chloramphenicol, maka konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Apa efek samping obat chloramphenicol yang mungkin terjadi?

Suntikan chloramphenicol dapat menyebabkan efek samping. Beri tahu dokter kamu jika salah satu dari gejala ini parah atau bahkan tidak hilang:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Luka lidah atau mulut
  • Sakit kepala
  • Depresi
  • Kebingungan

Beberapa efek samping bisa serius. Jika kamu mengalami salah satu dari gejala ini, maka hubungi dokter kamu segera:

  • Gatal-gatal
  • Ruam
  • Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, lidah, bibir, mata, tangan, kaki, pergelangan kaki, atau kaki bagian bawah
  • Suara serak
  • Kesulitan menelan atau bernapas
  • Feses berair atau berdarah (hingga 2 bulan setelah perawatan)
  • Keram perut
  • Nyeri atau kelemahan otot
  • Berkeringat
  • Perasaan mati rasa, sakit, atau kesemutan di lengan atau kaki
  • Perubahan tiba-tiba dalam penglihatan
  • Sakit dengan gerakan mata

Peringatan dan perhatian obat chloramphenicol

Sebelum memutuskan untuk menggunakan chloramphenicol salep mata, penting untuk kamu mempertimbangkannya. Inilah yang harus kamu ketahui sebelum mengkonsumsi obat tersebut:

  • Alergi

Segera beritahu dokter jika kamu pernah mengalami reaksi yang tidak biasa seperti alergi setelah menggunakan chloramphenicol salep mata sebelumnya. Untuk produk non-resep, baca label pada kemasan dengan sangat hati-hati.

Produk ini mungkin mengandung bahan-bahan yang tidak aktif, dan dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain. Konsultasikan dengan dokter kamu agar lebih jelas.

  • Kondisi medis

Obat chloramphenicol tidak boleh digunakan jika kamu memiliki kondisi medis tertentu. Kondisi medis yang dimaksud seperti, infeksi mata karena virus (herper, varicella), jenis infeksi mata lainnya (tiberkulosis, jamur), riwayat reaksi buruk terhadap chloramphenicol.

  • Riwayat kesehatan

Sebelum menggunakan chloramphenicol salep kulit, beri tahu dokter atau apoteker kamu tentang riwayat kesehatan kamu, terutama dari: penyakit hati, penyakit ginjal, anemia (sel darah merah rendah), dan terapi radiasi.

  • Penglihatan yang kabur

Setelah menggunakan obat chloramphenicol, penglihatan akan menjadi kabur untuk sementara. Oleh sebab itu, dalam keadaan seperti ini jangan kamu melakukan aktivitas apa pun yang membutuhkan penglihatan yang jelas seperti mengemudi, dan aktivitas lainnya.

Hal yang perlu diketahui jika dosis chloramphenicol salep mata terlewatkan

Kalau kamu melewatkan satu dosis, maka minumlah sesegera mungkin. Namun, jika sudah hampir waktunya untuk menggunakan dosis berikutnya, lewatilah dosis yang terlewatkan dan kembali ke jadwal dosis rutin kamu. Jangan menggandakan dosis di waktu yang bersamaan.

Cara penyimpanan obat chloramphenicol yang tepat

Agar kualitas obat tetap terjaga, kamu harus memastikan chloramphenicol tetes telinga tersimpan di tempat yang aman meliputi:

  • Simpan obat dalam keadaan wadah tertutup rapat dalam suhu kamar, taruh di tempat yang jauh terpapar sinar matahari, lembap, dan panas. Jauhkan juga dari tempat yang dingin seperti freezer.
  • Simpan di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak
  • Jangan menyimpan obat yang tidak habis atau obat sudah tidak lagi diperlukan

Tindakan pencegahan terhadap efek samping obat chloramphenicol

Jika gejala tidak membaik dalam beberapa hari, atau bahkan menjadi lebih buruk, segeralah hubungi dokter. Sangat penting untuk dokter memeriksa kamu untuk memastikan tidak adanya efek samping yang terkena pada darah karena mengkonsumsi chloramphenicol salep mata.

Chloramphenicol dapat menyebabkan masalah darah. Masalah-masalah ini dapat menyebabkan kemungkinan infeksi yang lebih besar, penyembuhan yang lambat, dan pendarahan pada gusi.

Karena itu, kamu harus berhati-hati saat menggunakan sikat gigi, benang gigi, dan tusuk gigi. Kamu bisa melakukan hal tersebut sebelum meminum chloramphenicol tablet atau tunda sampai jumlah darah menjadi normal.

Hal yang harus dihindari saat konsumsi obat chloramphenicol

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat menggunakan chloramphenicol tetes telinga, chloramphenicol tablet, ataupun chloramphenicol salep kulit, hindari ini ya:

  • Jangan berbagi chloramphenicol salep mata untuk orang lain
  • Obat chloramphenicol hanya diresepkan sesuai dengan kondisi. Jangan menggunakannya untuk infeksi lain, kecuali jika dokter yang merekomendasikannya
  • Lakukan pemeriksaan laboratorium atau tes medis lainnya seperti, cek darah dan cek trombosit. Kamu bisa melakukannya secara berkala untuk memantau kemajuan kondisi kamu dan memeriksa efek sampingnya

Demikian informasi tentang obat chloramphenicol yang perlu kamu ketahui. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakannya supaya lebih efektif.

Jika kamu ingin Konsultasikan dengan dokter untuk perincian lebih lanjut. Kamu bisa chat online dokter dengan cara buka aplikasi Grab lalu buka menu Grab Health. Atau kamu bisa klik disini!

Categories
Kamus Penyakit

Jangan Diabaikan! Inilah Seluk Beluk Penyakit Kanker Mulut yang Perlu Diwaspadai

Kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Kanker dapat menyerang bagian tubuh mana saja dan memiliki banyak jenis. Salah satu kanker yang harus diwaspadai adalah penyakit kanker mulut.

Penyakit kanker mulut dapat muncul di area mana saja di dalam mulut, termasuk bagian dalam pipi dan gusi. Jika kanker muncul di area tersebut, ini juga merupakan jenis kanker kepala dan leher.

Oleh karenanya, kanker mulut juga merupakan beberapa jenis kanker yang dikelompokkan dalam kategori kanker leher dan kepala.

Apa itu penyakit kanker mulut?

Bagian-bagian di dalam mulut. Sumber foto: https://www.brainkart.com/

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa kanker mulut dapat muncul di area mana saja dan bukan hanya di bagian dalam pipi dan gusi, tetapi juga area lainnya, seperti, bibir, lidah, langit-langit, serta dapat muncul di lantai mulut (bawah lidah).

Penyakit ini dimulai di sel-sel mulut. Tumor kanker (ganas) merupakan sekelompok sel kanker yang dapat tumbuh dan menghancurkan jaringan di sekitarnya. Sel kanker ini juga dapaat menyebar (bermetafisis) ke bagian tubuh lain.

Ketika kanker mulut menyebar, biasanya kanker menyebar melalui sel limfatik. Sel-sel kanker yang memasuki sistem limfatik dibawa bersama oleh getah bening, cairan bening dan berair. Sel-sel kanker sering muncul pertama kali di kelenjar getah bening terdekat di leher.

Sel kanker juga dapat menyebar ke bagian lain dari leher, paru-paru, serta bagian lain tubuh. Ketika ini terjadi, tumor baru memiliki jenis yang sama dengan tumor sebelumnya.

Sebagai contoh, jika kanker mulut menyebar ke paru-paru, sel kanker yang terdapat di dalam paru-paru sebenarnya adalah sel kanker mulut.

Apa penyebab penyakit kanker mulut?

Penyakit kanker mulut terbentuk ketika sel-sel di bibir atau di dalam mulut mengalami perubahan (mutasi) dalam DNA mereka. Sel DNA mengandung instruksi yang memberi arahan pada sel apa yang harus dilakukan.

Akumulasi sel kanker mulut yang abnormal dapat membentuk tumor. Seiring waktu mereka dapat menyebar di dalam mulut dan dan area lain dari kepala serta leher dan juga bagian tubuh lainnya.

Kanker mulut umumnya di mulai di sel-sel datar dan tipis (sel skuamosa) yang melapisi bibir dan bagian dalam mulut.

Sebagian besar kanker mulut adalah karsinoma sel skuamosa, yang merupakan kanker yang terjadi pada rongga mulut dan terlihat sebagai plak keratosis, ulserasi, serta kemerahan.

Tidak jelas apa yang menyebabkan mutasi pada sel skuamosa yang menyebabkan kanker mulut. Akan tetapi dokter telah mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker mulut.

Baca juga: Jangan Sepelekan Sering Sakit Kepala! Kenali 8 Gejala Kanker Otak yang Perlu Diwaspadai

Siapa saja yang berisiko terkena penyakit kanker mulut?

Dokter tidak selalu dapat menjelaskan mengapa seseorang dapat mengembangkan kanker dan yang lainnya tidak. Meskipun demikian, kita tahu bahwa penyakit ini bukanlah penyakit yang menular.

Faktor risiko dapat menunjukkan bahwa seseorang lebih mungkin mengembangkan kanker mulut daripada orang lain. Faktor risiko sendiri adalah segala sesuatu yang meningkatkan peluang terkena penyakit.

Berikut ini adalah faktor risiko kanker mulut:

Tembakau

Penggunaan tembakau menjadi salah satu faktor risiko dari penyakit ini. Merokok, menggunakan tembakau kunyah, atau menghisap tembakau semua itu terkait dengan kanker mulut. Perokok berat yang menggunakan tembakau sejak lama merupakan paling berisiko.

Alkohol

Seseorang yang mengonsumsi alkohol lebih mungin mengembangkan kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsinya.

Risiko dapat meningkat tergantung dari jumlah alkohol yang dikonsumsi seseorang. Serta akan lebih besar jika orang tersebut mengonsumsi tembakau secara bersamaan.

Paparan sinar matahari

Kanker mulut dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari. Menggunakan lotion atau lip balm dapat mengurangi risiko terkena kanker. Mengenakan topi juga bisa menghalangi sinar matahari yang berbahaya. Risiko akan meningkat jika orang tersebut merokok.

Riwayat pribadi kanker kepala dan leher

Seseorang yang memiliki kanker kepala dan leher dapat meningkat risiko mengembangkan kanker kepala dan leher lainnya. Merokok juga dapat meningkatkan risiko ini.

Infeksi HPV

HPV merupakan infeksi virus yang sering ditularkan secara seksual atau melalui kontak kulit-ke-kulit lainnya.

Diagnosis pada penyakit kanker mulut

Pada pemeriksaan tahap awal, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik. Ini termasuk pemeriksaan langit-langit di dalam mulut, lantai mulut, serta bagian belakang tenggorokan, lidah, pipi, serta kelenjar getah bening di leher.

Jika dokter tidak menemukan mengapa kamu mengalami gejala kanker mulut, mungkin saja dokter akan merujuk kamu ke spesialis THT. Jika dokter menemukan tumor, pertumbuhan, atau lesi yang mencurigakan, mereka akan melakukan biopsi sikat atau biopsi jaringan.

Biopsi sikat adalah serangkaian tes yang tidak dapat menimbulkan rasa sakit yang bekerja dengan cara mengumpulkan sel-sel dari tumor dengan cara menyikatnya.

Sedangkan biopsi jaringan melibatkan pengangkatan sepotong jaringan sehingga dapat diperiksa di bawah mikroskop untuk mendeteksi sel-sel kanker.

Sebagai tambahan, dokter mungkin saja melakukan tes lainnya seperti:

  • X-rays, untuk melihat perkembangan sel-sel kanker jika menyebar ke rahang, dada, atau paru-paru.
  • CT scan, untuk mengungkap tumor lain di dalam mulut, tenggorokan, leher, paru-paru, atau pada bagian tubuh lain.
  • PET scan, untuk menentukan apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain.
  • MRI scan, untuk mennunjukkan gambar yang lebih akurat dari kepala dan leher, serta menentukan tingkat atau stadium dari kanker.
  • Endoskopi, untuk memeriksa saluran hidung, sinus, tenggorokan bagian dalam, batang tenggorokan (trakea).

Gejala penyakit kanker mulut

Sama seperti penyakit pada umumnya, kanker mulut pun juga dapat menunjukkan gejala. Dilansir dari Healthline, berikut adalah gejala dari kanker mulut:

  • Luka di bibir atau di mulut yang tidak kunjung sembuh
  • Terjadi suatu pertumbuhan di area mana saja di dalam mulut
  • Perdarahan dari mulut
  • Gigi lepas
  • Sakit atau kesulitan mengunyah
  • Kesulitan memakai gigi palsu
  • Timbul benjolan di leher
  • Sakit telinga yang tidak kunjung sembuh
  • Penurunan berat badan yang drastis
  • Bibir bagian bawah, wajah, leher, atau pipi mati rasa
  • Timbul bercak putih, merah dan putih, atau bercak merah di mulut atau bibir
  • Tenggorokan sakit
  • Rahang sakit atau kaku
  • Lidah terasa sakit

Beberapa gejala di atas seperti sakit tenggorokan atau sakit telinga, mungkin saja mengindikasikan kondisi lain.

Jika gejala-gejala yang sudah disebutkan tidak kunjung sembuh, sebaiknya segeralah hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Stadium penyakit kanker mulut

Kanker mulut memiliki 4 stadium dan stadium ini harus diperhatikan untuk mengetahui tingkat penyebaran kanker. Berikut adalah stadium dari kanker mulut.

  • Stadium 1: Kanker berukuran 2 cm atau lebih kecil, dan kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium 2: Tumor berukuran 2-4 cm, dan sel-sel kanker masih belum menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium 3: Tumor berukuran lebih besar dari 4 cm dan belum menyebar ke kelenjar getah bening. Namun ukuran tumor lainnya sudah menyebar ke salah satu kelenjar getah bening, tetapi tidak ke bagian tubuh lain.
  • Stadium 4: Ukuran tumor berbeda-beda serta sel-sel kanker telah menyebar ke jaringan di dekatnya, kelenjar getah bening, atau bagian tubuh lain.

Pengobatan pada penyakit kanker mulut

Pengobatan untuk kanker mulut sangat bergantung pada lokasi dan stadium kanker, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Pengobatan dapat merupakan satu jenis perawatan atau kombinasi perawatan kanker. Oleh karena itu, sebaiknya diskusikanlah hal ini terlebih dahulu dengan dokter.

Berikut adalah pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit kanker mulut.

1. Operasi

Operasi pada pengobatan kanker mulut dapat meliputi:

Operasi untuk menghilangkan tumor

Dokter bedah akan memotong tumor dan margin jaringan sehat yang mengelilinginya untuk memastikan semua sel kanker telah dihilangkan.

Kanker yang lebih kecil dapat diangkat dengan operasi kecil, sedangkan tumor yang lebih besar memerlukan prosedur yang lebih luas. Misalnya saja dengan mengeluarkan sebagian tulang rahang atau sebagian lidah.

Operasi untuk menghilangkan kanker yang telah menyebar ke leher

Jika sel-sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di lehermu atau jika terdapat risiko tinggi lainnya, mungkin saja direkomendasikan untuk melakukan prosedur operasi untuk menghilangkan kelenjar getah bening dan jaringan terkait di leher (diseksi leher).

Operasi untuk merekonstruksi mulut

Setelah operasi pengengkatan atau menghilangkan kanker, dokter bedak akan merekomendasikan operasi rekonstruksi untuk membangun kembali mulut yang dilakukan untuk mendapatkatkan kembali kemampuan makan dan berbicara.

2. Terapi radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar berenergi tinggi, seperti sinar-X, dan proton, untuk membunuh sel kanker. Pengobatan jenis ini biasanya dilakukan setelah operasi.

Namun, terkadang ini dapat digunakan tanpa operasi jika kanker mulut masih stadium awal. Dalam situasi lain, terapi ini dikombinasikan dengan kemoterapi.

Efek samping dari terapi radiasi adalah mulut terasa kering, kerusakan gigi, serta kerusakan tulang rahang.

3. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan pengobatan yang menggunakan bahan kimia untuk membunuh sel kanker. Pengobatan ini merupakan pengobatan yang populer untuk mengibati kanker. Kemoterapi dapat meningkatkan efektivitas terapi radiasi sehingga keduanya sering dihubungkan.

Efek samping dari pengobatan ini bergantung dari jenis obat kemoterapi apa yang diberikan. Efek samping yang umum meliputi, mual, muntah, dan kerontokan rambut.

4. Terapi obat

Obat-obat yang ditargetkan mengobati kanker mulut ditunjukkan untuk mengubah aspek-aspek spesifik sel kanker yang memicu pertumbuhan. Pengobatan ini dapat dilakukan sendiri atau dengan mengombinasikan terapi radiasi serta kemoterapi.

5. Imunoterapi

Imunoerapi menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker. Sistem kekebalan tubuh yang melawan penyakit mungkin saja tidak menyerang kanker karena sel-sel kanker menghasilkan protein yang membutakan sel-sel sistem kekebalan tubuh.

Imunoterapi bekerja dengan mengganggu proses tersebut. Pengobatan imunoterapi umumnya diperuntukkan bagi orang-orang dengan kanker mulut lanjut yang tidak mempan diobati dengan perawatan standar.

Bagaimana mencegah penyakit kanker mulut?

Tidak ada acara yang terbukti untuk mencegah penyakit ini. Meskipun demikian, kamu dapat melakukan beberapa cara untuk menurunkan risiko terkena penyakit ini, seperti:

  • Jangan merokok atau jangan mulai untuk merokok.
  • Jangan mengonsumsi alkohol secara berlebihan.
  • Hindari paparan sinar matahari berlebihan pada bibir.
  • Jika kamu melakukan pemeriksaan gigi rutin, mintalah pada dokter gigi untuk memeriksa seluruh mulut untuk memeriksa penyakit ini.

Penyakit kanker mulut tidak boleh disepelekan. Jika kamu mengalami gejala-gejala penyakit ini segeralah hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan secara cepat agar kanker tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Jika kamu ingin lebih mengetahui penyakit kanker mulut, kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter melalui Aplikasi Grab Health. Dokter terpercaya kami akan menjawab semua pertanyaanmu selama 24/7.